Thursday, December 8, 2022
spot_img

USK Luncurkan Mobil Listrik Urban R5.0, Siap Berkompetisi di Shell Eco-marathon

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Tim Malem Diwa Universitas Syiah Kuala (USK) kembali melahirkan inovasi dengan meluncurkan mobil listrik yang diberi nama Malem Diwa Urban R5.0. Mobil listrik tersebut akan diikutsertakan dalam kompetisi Shell Eco-marathon yang digelar di Sirkuit Mandalika pada Oktober 2022 mendatang.

Mobil listrik Urban R5.0 yang merupakan inovasi mahasiswa Fakultas Teknik USK tersebut diluncurkan oleh Rektor USK Prof Marwan di Gedung AAC Dayan Dawood, Jumat (16/9). Turut disaksikan pembina dan sponsor utama mobil listrik tersebut yaitu Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA).

Rektor USK Prof Marwan mengucapkan selamat dan rasa bangganya atas capaian Tim Malem Diwa USK ini karena mampu terus berinovasi dan mengukir prestasi gemilang di setiap pergelaran Shell Eco-marathon. Kompetisi ini dinilai sangat bagus sebagai platform untuk menuangkan kreativitas dan inovasi mahasiswa.

“Inovasi dan prestasi yang berkelanjutan seperti ini tentu tidak mudah. Maka ini kebanggaan kita semua dan pimpinan universitas akan terus mendukung,” ujar Marwan dalam keterangan tertulis Humas USK, Jumat.

Ketua Tim Malem Diwa M Haikal Mahadi mengatakan, Urban R5.0 merupakan capaian terbesar Malem Diwa dari mobil listrik yang diciptakan sebelumnya. Karena Urban R5.0 memiliki sejumlah keunggulan, di antaranya bobot body sangat ringan yaitu 7 kilogram. Bobot ini jauh lebih ringan dari generasi sebelumnya yaitu 40 kilogram.

Ia menjelaskan, mobil Urban R5.0 menggunakan material yang sangat ringan yaitu serat karbon. Begitu pula aksesoris mesin lainya didesain lebih efisien. Mobil listrik ini menggunakan baterai 2.400 watt yang mampu menempuh jarak 20 km/jam setiap pengisian baterai. Adapun kecepatannya 130 km/kWh jauh melampaui generasi sebelumnya yang hanya 57,5 km/kWh.

“Jadi kita berupaya meningkatkan efisiensi mobil listrik ini,” sebutnya.

Dekan Fakultas Teknik USK Prof Alfiansyah Yulianur menyampaikan, Tim Malem Diwa terbentuk sejak Juni 2015 untuk mengikuti Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) di Malang. Tim ini mampu meraih peringkat empat besar nasional untuk kategori Prototype Listrik.

Ia menyebut, sejumlah prestasi gemilang berhasil diraih Tim Malem Diwa USK baik skala nasional dan internasional. Di antaranya, peringkat delapan kelas Urban Concept di Shell Eco-marathon Asia 2018 di Singapura, dan peringkat sebelas pada kelas yang sama di Shell Eco-marathon Asia 2019 di Malaysia.

“Mobil listrik ini telah menjadi icon mahasiswa kita, bahwa kita punya inovasi yang diakui dunia internasional,” ujarnya.

Perwakilan Shell Indonesia Susi Hutapea mengatakan USK patut berbangga atas capaian tersebut. Mengingat kompetisi Shell Eco-marathon akan diikuti sekitar 70 peserta dari 12 negara dan bertanding di sirkuit kelas dunia.

Selain itu, kata Susi, inovasi ini menunjukkan mahasiswa USK mampu berpikir visioner untuk meletakkan pondasi pembangunan bangsa. “Mendapat undangan masuk sirkuit saja merupakan prestasi. Karena aturannya sangat ketat dan persaingannya antar negara,” ujarnya. []

Baca Tulisan Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Stay Connected

0FansLike
21,649FollowersFollow
23,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -

TERBARU