Saturday, October 1, 2022
spot_img

Update Corona di Aceh: ODP Bertambah Jadi 893, PDP 45, dan Hasil Swab EY Negatif

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona atau COVID-19 di Aceh kembali bertambah. Kali ini ODP bertambah 96 orang menjadi 893 orang. Sementara Pasien Dalam Pengawasan (PDP) bertambah 1 menjadi 45 orang.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanggulangan COVID-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani, kembali mengupdate kasus COVID-19 di Aceh. Hingga Rabu (1/4/2020) pukul 15.00 WIB, ada 5 kasus positif, 45 PDP, 893 ODP dan 2 meninggal dunia.

“Jumlah ODP tercatat sebanyak 893 kasus. Ada penambahan ODP sebanyak 96 kasus dibandingkan catatan kemarin, yang masih 797 kasus. ODP Aceh yang sebanyak 893 kasus tersebut, 162 kasus di antaranya sudah selesai masa pemantauannya, dan 731 kasus lainnya masih proses pemantauan,’ ujar Saifullah dalam keterangan tertulis, Rabu (1/4) sore.

Sedangkan jumlah PDP, kata Saifullah, sebanyak 45 kasus. Ada penambahan satu kasus dibandingkan data kemarin, 44 kasus. Jumlah PDP dalam perawatan saat ini sebanyak 9 kasus.

“Mereka ada yang dirawat di rumah sakit rujukan RSUDZA Banda Aceh, dan ada yang dirawat di rumah sakit rujukan kabupaten/kota,” kata dia.

Lebih lanjut, ia menambahkan, jumlah PDP di Aceh yang telah terkonfirmasi sebagai PDP positif COVID-19 sebanyak 5 kasus, yakni 4 kasus di antaranya saat ini dirawat oleh tim Medis Respiratory Instensive Care Unit (RICU) RSUDZA Banda Aceh, dan satu kasus meninggal dunia.

Sementara satu kasus PDP yang meninggal dunia di RSUDZA Banda Aceh pada Rabu (25/3) lalu yang kemudian dikebumikan di Kabupaten Aceh Utara, kata Saifullah, pihaknya telah menerima hasil swab almarhum dari Balitbangkes pada Rabu (1/4), dan terkonfirmasi hasilnya negatif.

“Alhamdulilah, almarhum tidak terbukti mengalami infeksi corona. Artinya, PDP inisial EY itu tidak terbukti terinfeksi virus corona,” sebutnya.

Meski demikian, keluarga dekat maupun kontak dekat almarhum diimbau untuk tetap menjaga kesehatan dan menjaga jarak antarsesama, seperti orang lain. “Apabila merasakan gelaja demam, batuk atau flu, segera memeriksa diri ke rumah sakit,” ujar Saifullah.[]

Baca Tulisan Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Stay Connected

0FansLike
21,618FollowersFollow
23,600SubscribersSubscribe
- Advertisement -

TERBARU