Wednesday, November 30, 2022
spot_img

Ungkap Jaringan Narkoba Internasional, Polisi Sita 81 Kg Sabu dan 100 Ribu Ekstasi

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Aceh mengungkap kasus penyelundupan narkoba jaringan internasional, Malaysia-Aceh. Dalam pengungkapan ini, polisi mengamankan 8 pelaku dan 1 tersangka lainnya tewas ditembak karena berusaha kabur saat ditangkap.

Selain itu, polisi juga berhasil menyita 81 kilogram sabu dan 20 kilogram ekstasi atau jumlahnya lebih dari 100 ribu butir.

Kapolda Aceh, Irjen Pol Wahyu Widada, mengatakan pengungkapan kasus tersebut bermula pada 27 Oktober 2020 lalu. Ditresnarkoba Polda Aceh menerima informasi adanya dugaan penyelundupan narkoba asal Malaysia ke Aceh lewat jalur laut.

“Ini komplotan internasional. Jadi saya ingatkan ya bagi orang-orang di luar, jangan main-main di Aceh soal narkoba. Kita tidak segan-segan membersihkan wilayah Aceh ini dari narkoba,” ujar Wahyu pada konferensi pers di Mapolda Aceh, Selasa (3/11).

Wahyu menjelaskan, penangkapan atas pelaku penyelundupan narkoba jaringan internasional itu dilakukan pada Jumat (30/10) lalu. Dalam penyergapan ini, seorang tersangka berinisial J terpaksa ditembak mati karena melarikan diri saat hendak ditangkap.

Adapun delapan tersangka lainnya yang berhasil diamankan petugas terdiri dari MU, HA, IB, AR, KH, NA, AZ dan IB. Komplotan penyelundupan narkoba ini diamankan di empat lokasi di wilayah Aceh Timur, Aceh.

Selain mengamankan para pelaku dan barang bukti narkoba, sambung Wahyu, juga ada sejumlah barang bukti yang turut disita. Terdiri dari 1 unit Toyota Innova, 1 unit Suzuki Ertiga, 2 unit Honda Jazz, 1 Unit Toyota Alfard, 1 unit sepeda motor Yamaha R15, 1 unit Yamaha N-Max, 2 unit Honda Beat. Kemudian 13 handphone, 5 dompet, 1 tas, 2 buku tabungan, dan paspor.

Lebih lanjut, Wahyu menambahkan, saat ini Aceh kerap dijadikan wilayah peredaran narkoba jaringan internasional, sebab luasnya wilayah pantai Aceh yang berbatasan langsung dengan negara lain.

“Kita akan terus mengawasi wilayah-wilayah ini, bekerja sama dan berkolaborasi dengan berbagai elemen, termasuk masyarakat,” sebutnya.[]

Baca Tulisan Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Stay Connected

0FansLike
21,637FollowersFollow
23,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -

TERBARU