Sunday, March 29, 2020

Ulama Mesir Tausiyah di Masjid Peusangan

Must Read

FOTO | Perajin Dompet

Salah seorang warga membuat kerajinan dompet di Desa Baet Lampu'ot, Kecamatan Suka Makmur, Aceh Besar, Selasa (5/2/2013). Pembuatan...

Diskusi Masa Depan Aceh Pascapilkada, Yuk!

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM –Kamis (19/4) pagi pukul 09.30 WIB, akan berlangsung sebuah diskusi publik bertajuk Menatap Masa Depan...

Kawanan Gajah Rusak Kebun Warga

ACEH UTARA | ACEHKITA.COM -- Puluhan hektar tanaman sawit, pinang, dan kakao milik warga Desa Keude Cot Girek, Kecamatan...

Prodi S1 Statistika Unsyiah Raih Akreditasi Peringkat B

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Program Studi (Prodi) S1 Statistika Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) mendapatkan akreditasi pertamanya dengan peringkat...

BIREUEN | ACEHKITA.COM – Seribuan jamaah mengikuti tausiyah dan kajian sanad Alquran bersama Syaikh Sayyid Harun Azzahabi di Masjid Besar Peusangan, Bireuen, Senin 21 Mei 2018.

Selain warga, ratusan santri juga turut mengikuti pengajian di bawah bimbingan ulama qiraat Al Azhar, Mesir tersebut. Dalam tausiyahnya, Syaikh mengupas secara mendalam sejarah lahirnya dan pengumpulan ayat-ayat Alquran, hingga dijadikan mushaf Alquran seperti yang dikenal sekarang ini.

Menurut ulama ahli qiraat ini, Alquran selain sebagai pedoman hidup umat Islam, juga berperan sebagai pemersatu kaum muslimin di seluruh dunia. “Karena isi Alquran, mulai dari jumlah huruf, ayat, surat, hingga jus dalam sejak diturunkan pertama sekali oleh Allah melalui Rasulullah 14 abad silam, hingga saat ini, terjaga keasliannya,” ungkapnya dalam bahasa Arab yang diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia oleh Tgk Munawar Anwar, salah seorang putra Peusangan, murid Syaikh Sayyid.

Lebih jauh lagi, lanjut Syaikh Sayyid, dalam membaca Alquran yang perlu diperhatikan adalah sanadnya atau tata cara membaca Alquran sesuai dengan petunjuk yang disunnahkan Rasul. “Selama ini banyak orang membaca Alquran dengan sejumlah irama, namun kurang memperhatikan tajwid dan tahsinnya. Sehingga kebiasaan ini akan terus berlangsung jika tidak ada pembimbing yang mengerti sanad dengan baik,” paparnya.

Diakhir bimbingannya, Syaikh Sayyid meminta salah seorang peserta untuk membacakan Surat Al Fatihah lalu mengoreksinya jika ada yang keliru dalam bacaannya.

Ketua Ikatan Alumni Timur Tengah (IKAT) Aceh, M Fadhil Rahmi Lc mengatakan, road show Syaikh Sayyid Harun di Aceh telah berlangsung sejak Jumat lalu yang dumulai dari Sigli, Kota Lhokseumawe, Bireuen, Sabang, dan Meulaboh. Kehadiran Syaikh Sayyid di Aceh difasilitasi oleh IKAT Aceh

“Selain memberikan tausiyah dan mengajarkan sanad, Syaikh Sayyid juga menjadi imam terawih di sejumlah masjid di Aceh,” kata Fadhil Rahmi.

Sebelum mengakhiri rangkaian road show di Aceh, sambung Fadhil, Syaikh juga akan memberikan sanad Alquran dengan mengkarantinakan peserta selama 12 hari, mulai 26 Mei hingga 6 Juni 2018 di Aceh Besar.

Sebelumnya di Masjid Besar Peusangan Yayasan One Care menggalang bantuan dana dari jamaah untuk disumbangkan kepada rakyat Palestina, Rohingya, dan Yaman.

Aksi yang berlangsung setelah shalat subuh tersebut, berhasil mengumpulkan uang Rp 2 juta lebih. Kemungkinan dana yang masuk akan terus bertambah. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Cegah Corona, Masjid Raya Baiturrahman Disemprot Disinfektan Sebelum Salat Jumat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Enam belas personel gabungan dari unit KBR (kimia, biologi, radio aktif) Detasemen Gegana Satuan...

Cegah Penyebaran Corona, Arab Saudi Hentikan Shalat Berjamaah di Masjid

RIYADH – ACEHKITA.COM – Pemerintah Arab Saudi, hari Selasa waktu setempat (Rabu dini hari WIB), menghentikan sementara pelaksanaan shalat berjamaah di semua masjid negara...

Antisipasi Penyebaran Virus Corona, Pemerintah Aceh Liburkan Sekolah Mulai Besok

Mengantisipasi meluasnya penyebaran virus corona atau Covid-19, Pelaksana Tugas Gubernur Aceh Nova Iriansyah, meliburkan sekolah-sekolah di bawah kewenangan Pemerintah Aceh, mulai besok, Senin (16/3/2020). Penegasan...

Biaya Haji Aceh 2020 Rp 31.454.602, Termurah se-Indonesia

Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun 1441 H/2020 untuk Jamaah Calon Haji asal embarkasi Aceh sebesar Rp 31.454.602 per jamaah, sedangkan besaran Bipih 1441 H/2020...

Persiraja Jadi Klub Pertama di Liga 1 2020 yang Didenda Komdis PSSI

Komite Disiplin (Komdis) PSSI mengeluarkan keputusan dari hasil sidang yang dilakukan pada Senin (9/3/2020) lalu. Ada 3 hukuman yang diberikan buat klub dan individu...

More Articles Like This