Trafo Listrik Meledak, Disangka Bom

0
818

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Sebuah trafo pembangkit listrik di gardu milik PT Perusahaan Listrik Negara yang terletak di depan kantor Badan Pengelola Data Elektronik meledak, Kamis (24/11) siang. Suara keras ledakan menyebabkan puluhan pegawai berhamburan keluar kantor.

Suara ledakan yang terjadi pada pukul 14.30 itu cukup membuat kegaduhan di kantor BPDE dan kantor Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh. Pegawai dari dua kantor yang terletak di Kompleks Gedung Arsip Aceh itu berhamburan keluar ruangan untuk memastikan ledakan keras itu. Apalagi, usai ledakan, alarm mobil yang diparkir di dekat gardu, meraung-raung.

“Tadi saya lihat ada percikan api di trafo listrik,” ujar seorang pegawai Gedung Arsip yang melihat ledakan trafo itu.

Tak hanya pegawai BPDE dan KIP, petugas Satuan Pengamanan (Satpam) dan polisi yang berjaga-jaga di Kantor KIP Aceh juga ikut mencari-cari sumber suara ledakan itu.

Ledakan trafo itu malah sempat disangka bom. “Saya pikir itu suara bom,” kata seorang pengunjung Media Center KIP Aceh. Media Center terletak hanya 30 meter dari lokasi ledakan.

“Kepanikan” ini berlasan. Apalagi politik di Aceh tengah memanas menjelang putusan final Mahkamah Konstitusi sore ini yang akan menentukan nasib pemilihan kepala daerah Aceh. []

ACEHKITA.COM menerima bantuan dana dari Google News Initiative (GNI) melalui program Journalism Emergency Relief (JER) Fund sebesar US$5.000

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.