Sunday, January 26, 2020

Tiga Penjual Sisik Trenggiling di Aceh Ditangkap Polisi

Must Read

Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Banda Aceh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Gempa bermagnitudo 5,2 mengguncang Kota Banda Aceh pada Rabu (21/11/2018) pukul 22.49 WIB. Tidak berpotensi...

Aguswandi: PRA Babu Rakyat

BANDA ACEH, acehkita.com. Calon anggota legislatif dari Partai Rakyat Aceh (PRA) diminta untuk menjadi pelayan rakyat, bukan malah dilayani...

Ketemu Gubernur, Korban Kebakaran Berharap Dibangun Toko Permanen

KEUMALA | ACEHKITA.COM-- Korban kebakaran keude Keumala berharap kepada Gubernur Aceh Zaini Abdullah untuk membangun kembali keude yang ludes...

Kontroversi Kemenangan Qory Sandioriva

Tiga hari tidak membuka internet tiba-tiba halaman facebook saya dipenuhi kontroversi soal terpilihnya wakil Aceh, Qory Sandioriva, menjadi Puteri...

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Unit Tipiter Satuan Reserse Kriminal Polresta Banda Aceh mengamankan tiga pemuda yang melakukan tindak pidana konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistem di dua lokasi terpisah di Aceh. Ketiganya dinyatakan terlibat dalam perdagangan sisik trenggiling.

Kasat Reskrim Polresta Banda Aceh, AKP M. Taufiq, mengatakan penangkapan ketiga tersangka penjual sisik trenggiling berawal dari diamankan pemuda berinisial KF oleh Personel Unit Tipiter Satuan Reserse Kriminal Polresta Banda Aceh di Sei Hotel, Banda Aceh, Senin, (19/8/2019). KF ditangkap setelah tim mendapatkan informasi dan melakukan penyelidikan tentang informasi adanya penjual dengan sengaja memperniagakan kulit, tubuh atau bagian-bagian satwa yang dilindungi oleh undang-undang.

KF pada saat dilakukan pemeriksaan oleh personel Satuan Reserse Kriminal Polresta Banda Aceh tersebut sedang membawa tas berwarna coklat. Setelah dilakukan penggeledahan, didapatkan isi berupa sisik atau kulit tenggiling di dalam tas miliknya.

“Tersangka KF diamankan oleh unit Tipiter dengan cara melakukan cover buy pada tersangka,” ujar Taufiq pada konferensi pers di Mapolresta Banda Aceh.

Setelah mengamankan tersangka KF, polisi kemudian melakukan pencarian dan penangkapan terhadap tersangka AZ, karena diduga AZ merupakan pemilik sisik trenggiling tersebut.

“Dari hasil interogasi terhadap kedua tersangka, kami kembali memperoleh informasi di Desa Seuneubok, Kecamatan Seulimum, Aceh Besar, ada satu tersangka lainnya dan kami langsung melakukan pencarian dan penangkapan terhadap tersangka FA,” kata Taufiq.

Ia menyebut ketiga tersangka melakukan tindak pidana perdagangan bagian satwa yang dilindungi undang-undang. Mereka dipersangkakan Pasal 21 ayat (2) huruf (b) dan (d) Jo Pasal 40 ayat (2) Undang-undang Republik Indonesia Nomor 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem dengan ancaman pidana 5 tahun kurungan penjara dan denda 100 juta rupiah.

Dari ketiga tersangka, polisi berhasil mengamankan barang bukti yang harusnya tidak diperjualbelikan berupa 6,3 kilogram sisik trenggiling, dan 115 duri landak serta 1 buah tas warna coklat.

“Saat ini ketiga tersangka berada di sel Mapolresta Banda Aceh, untuk mempertanggungjawabkan kejahatan yang mereka lakukan,” sebutnya.[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

AJI-UNICEF Gelar Pelatihan Liputan Hak Anak untuk 25 Jurnalis Aceh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Banda Aceh menggelar workshop peliputan hak anak untuk 25 jurnalis...

Djulaidi Kasim Jabat Plt Kakanwil Kemenag Aceh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Menteri Agama RI Jenderal (Purn) Fachrul Razi menunjuk Drs Djulaidi Kasim, M. Ag sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor...

Pemerintah Aceh Sampaikan Duka Cita atas Meninggalnya Bupati Bireuen

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Pemerintah Aceh menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya Bupati Bireuen, Saifannur, di Rumah Sakit Siloam Dhirga Surya, Kota...

Bupati Bireuen Saifannur Meninggal Dunia

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Bupati Bireuen, Saifannur, dikabarkan meninggal dunia di Rumah Sakit Siloam Dhirga Surya, Kota Medan, Sumatera Utara. Ia menghembuskan nafas...

Panglima Militer Thailand Belajar Penanganan Konflik dan Teken Kerja Sama di Aceh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Panglima Angkatan Darat Kerajaan Thailand atau Royal Thailand Army (RTA), Jenderal Apirat Kongsompong, melakukan kunjungan ke Aceh, pada Selasa...

More Articles Like This