Tuesday, February 18, 2020

Tiga Penjual Sisik Trenggiling di Aceh Ditangkap Polisi

Must Read

Sosok Algojo di Balik Jubah [3]

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Tak semua anggota WH diberi kesempatan jadi algojo. Mereka dipilih sesuai kriteria yang telah...

Aceh Bentuk Museum Perdamaian Virtual

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Konsorsium Aceh Baru, sebuah lembaga sipil di Aceh, meluncurkan situs museum virtual yang dinamakan...

Aceh Kenang Setahun Tsunami Jepang

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Ratusan siswa dari empat sekolah di Aceh mengikuti doa bersama mengenang satu tahun gempa...

Memahat Patung

Franz dan Jane, turis asing, belajar memahat patung dari warga setempat di bukit Tuk-Tuk, Samosir, Sumut. Karena ketertarikan pada...

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Unit Tipiter Satuan Reserse Kriminal Polresta Banda Aceh mengamankan tiga pemuda yang melakukan tindak pidana konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistem di dua lokasi terpisah di Aceh. Ketiganya dinyatakan terlibat dalam perdagangan sisik trenggiling.

Kasat Reskrim Polresta Banda Aceh, AKP M. Taufiq, mengatakan penangkapan ketiga tersangka penjual sisik trenggiling berawal dari diamankan pemuda berinisial KF oleh Personel Unit Tipiter Satuan Reserse Kriminal Polresta Banda Aceh di Sei Hotel, Banda Aceh, Senin, (19/8/2019). KF ditangkap setelah tim mendapatkan informasi dan melakukan penyelidikan tentang informasi adanya penjual dengan sengaja memperniagakan kulit, tubuh atau bagian-bagian satwa yang dilindungi oleh undang-undang.

KF pada saat dilakukan pemeriksaan oleh personel Satuan Reserse Kriminal Polresta Banda Aceh tersebut sedang membawa tas berwarna coklat. Setelah dilakukan penggeledahan, didapatkan isi berupa sisik atau kulit tenggiling di dalam tas miliknya.

“Tersangka KF diamankan oleh unit Tipiter dengan cara melakukan cover buy pada tersangka,” ujar Taufiq pada konferensi pers di Mapolresta Banda Aceh.

Setelah mengamankan tersangka KF, polisi kemudian melakukan pencarian dan penangkapan terhadap tersangka AZ, karena diduga AZ merupakan pemilik sisik trenggiling tersebut.

“Dari hasil interogasi terhadap kedua tersangka, kami kembali memperoleh informasi di Desa Seuneubok, Kecamatan Seulimum, Aceh Besar, ada satu tersangka lainnya dan kami langsung melakukan pencarian dan penangkapan terhadap tersangka FA,” kata Taufiq.

Ia menyebut ketiga tersangka melakukan tindak pidana perdagangan bagian satwa yang dilindungi undang-undang. Mereka dipersangkakan Pasal 21 ayat (2) huruf (b) dan (d) Jo Pasal 40 ayat (2) Undang-undang Republik Indonesia Nomor 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem dengan ancaman pidana 5 tahun kurungan penjara dan denda 100 juta rupiah.

Dari ketiga tersangka, polisi berhasil mengamankan barang bukti yang harusnya tidak diperjualbelikan berupa 6,3 kilogram sisik trenggiling, dan 115 duri landak serta 1 buah tas warna coklat.

“Saat ini ketiga tersangka berada di sel Mapolresta Banda Aceh, untuk mempertanggungjawabkan kejahatan yang mereka lakukan,” sebutnya.[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Daftar Nama 22 Petugas Haji 2020 Kloter Aceh yang Lolos Seleksi

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh mengumumkan 22 nama calon petugas haji Aceh yang...

Busana Rumoh Syar’i di Aceh Wedding Expo 2020 Dapat Pujian dari Ketua DWP

Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Setda Aceh, Safrida Yuliani, memuji keindahan busana muslim hasil karya Rumoh Syar'i. Ia terpukau menyaksikan peragaan model yang mengenakan...

Persiraja Resmi Kontrak Pemain Timnas Lebanon Samir Ayass

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Persiraja resmi mengikat kontrak pemain Timnas Lebanon, Samir Ahmed Ayass, selama satu musim. Tanda tangan kontrak pemain untuk slot...

Puluhan Anak Muda Aceh Suarakan Pemenuhan HKSR

Puluhan anak muda Aceh yang mewakili lintas komunitas dan Forum Perempuan Muda menyuarakan pemenuhan Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi (HKSR) untuk kelompok muda Aceh....

Jelang Kenduri Kebangsaan, Yayasan Sukma Gelar Seminar Keacehan di Unsyiah

Yayasan Sukma Bangsa bersama Forbes Anggota DPR dan DPD RI asal Aceh dan Universitas Syiah Kuala menggelar seminar Keacehan bertema ‘Kearifan Masa Lalu Kejayaan...

More Articles Like This