Wednesday, December 11, 2019

Tangkal Hoaks, 28 Jurnalis di Bireuen Ikut Google News Initiative Training Network

Must Read

Besok, Pejabat Filipina Belajar Proses Perdamaian di Aceh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM- Sejumlah pejabat senior Filipina akan mengadakan kunjungan ke Aceh pada tanggal 6-8 Juni 2013. Kunjungan...

Tangkap Punkers, Kapolda Ditelepon Dubes Asing

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Penangkapan 65 punkers di Banda Aceh oleh pihak kepolisian berbuntut panjang. Kepala Kepolisian Aceh...

Persiraja Mulai Latihan

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Mulai hari ini, Rabu (28/9), Persiraja akan menggelar Training Camp (TC) di Stadion H...

Jelang Deklarasi Calon, PA Diimbau tak Kerahkan Banyak Massa

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Kepala Kepolisian Daerah Aceh Inspektur Jenderal Iskandar Hasan mengimbau Partai Aceh agar tidak terlalu...

BIREUEN | ACEHKITA.COM – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Bireuen bekerja sama dengan Google News Initiative dan Internews menggelar Google News Initiative Training Network selama dua hari, Sabtu dan Minggu (7-8/9/2019) di Meuligoe Hotel, Kabupaten Bireuen, Aceh.

Pelatihan untuk menangkal informasi hoaks di media sosial tersebut diikuti oleh 28 jurnalis dari Kabupaten Bireuen, Kota Lhokseumawe, Aceh Tengah, dan Bener Meriah. Pelatihan ini menghadirkan pemateri Agus Perdana dan Iwan Bahagia.

Materi yang dipaparkan meliputi penggunaan tools di Google untuk mendukung pekerjaan jurnalis sehari-hari. Selain itu, peserta juga dibekali materi cara membedakan hoaks dan fakta, serta memverifikasi informasi di media sosial.

Agus Perdana dari Google News Initiative menyebutkan, jurnalis yang mengikuti pelatihan di Bireuen termasuk beruntung karena selama ini acara serupa hanya dilaksanakan di ibu kota provinsi.

“Tapi AJI Bireuen diberikan kesempatan dan kepercayaan kali ini, sehingga harus dapat dimanfaatkan secara baik mengingat  training ini sangat bermanfaat bagi jurnalis. Karena banyak tools di Google yang bisa dipergunakan para jurnalis dalam memverifikasi informasi,” kata Agus Perdana.

Sementara Iwan Bahagia, yang menjadi pemateri, menuturkan banyak hoaks yang berseliweran di dunia maya yang terkadang tanpa disadari, juga dijadikan rujukan oleh jurnalis.

“Jurnalis harus mampu memilah dan memilih mana informasi hoaks dan fakta. Banyak cara untuk mengecek mana yang fakta dan hoaks, salah satu caranya dengan memanfaatkan tools di Google, baik itu untuk memverifikasi teks berita, foto, dan video,” kata pria yang juga pengurus AJI Bireuen ini.

Foto: Halim Mubary/Acehkita.com

Ferizal Hasan, salah seorang peserta kepada acehkita.com mengatakan, training yang diikutinya sangat bermanfaat terutama tentang penggunaan sejumlah tools di Google yang bisa dipergunakan untuk mengecek hoaks atau fakta.

“Sehingga jurnalis dituntut untuk seakurat mungkin menulis berita dan jauh dari hoaks,” kata Ferizal.

Sebelumnya pada Jumat (6/9/2019), AJI Bireuen juga membekali seratusan mahasiswa dan dosen Universitas Almuslim (Umuslim), Peusangan, Bireuen, melalui Workshop Hoax Busting and Digital Hygiene di kampus setempat.

Ketua AJI Bireuen, Bahrul Walidin mengatakan, program yang diinisiasi AJI dan Google News Initiative tersebut bertujuan mengenalkan kepada peserta tentang isu-isu dunia digital dan memberikan pemahaman terhadap perilaku penggunaan internet yang sehat dan cara menangkal hoaks. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

LPSK: Saatnya Pemerintah Selesaikan Pelanggaran HAM Berat Masa Lalu

JAKARTA | ACEHKITA.COM — Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) berpendapat inilah saatnya negara...

Aceh Butuh Tenaga Non-kependidikan

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Majelis Pendidikan Aceh (MPA) melakukan Focus Group Discussion (FGD) hasil kajiannya tentang Tenaga Kependidikan Non Guru SMA/SMK dan Madrasah...

5 Pelari ‘Run To Care’ Anak Aceh Telah Selesaikan 250 Km

Memori perjuangan anak Aceh, menggerakkan kaki lima pelari Run To Care untuk lakukan misi kebaikan. Nicky Hogan, Carla Felany, Gatot Sudariyono, Vonny Anggraini, dan...

Mengabdi di Pedalaman Aceh, Sulastri Terima Penghargaan Guru Inspiratif dari Menag

Kepala Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Kala Wih Ilang, Sulastri mendapat penghargaan dari Menteri Agama RI dalam acara Ekspose Kompetensi dan Profesionalitas Guru Madrasah 2019....

Ambil Video acehkita dan acehkini, EO Festival Danau Lut Tawar Minta Maaf

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Event Organizer (EO) Bima Rakan Sejahtera (BRS), yang menjadi panitia pelaksana Festival Danau Lut Tawar 2019 meminta maaf atas...

More Articles Like This