Friday, February 28, 2020

Sebelum Dihukum Cambuk Berkas Mucikari dan PSK Online Akan Segera Diserahkan Ke JPU

Must Read

[3] Mengapa Saya Menolak Todung Jadi Jaksa Agung?

Mengapa Saya Menolak Todung Jadi Jaksa Agung? (2) Sampai di sini, dari kacamata kami (SePAK), para board Yayasan Acehkita dengan...

Tiga Anak Punk Diamuk Massa

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Tiga remaja yang diduga anak punk diamuk massa di Desa Gani, Kecamatan Ingin Jaya,...

Bertandang ke Perserang, Persiraja Banda Aceh Target Curi Poin

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM –Persiraja Banda Aceh siap mencuri poin saat menghadapi Perserang Serang dalam laga lanjutan Liga 2...

BIN Deteksi Pilkada Aceh Rawan Intimidasi

JAKARTA | ACEHKITA.COM – Badan Itelijen Negara (BIN) mengungkapkan selain Papua, Pilkada Aceh rawan intimidasi kolompok bersenjata. Aceh Timur...

Kepolisian Resot Kota Banda Aceh saat ini sedang melakukan P21 (berkas lengkap) terhadap mucikari dan satu orang yang diduga PSK online yang ditangkap beberapa waktu lalu. Setelah berkas pemeriksaan kedua tersangka ini lengkap,  pihak poltabes Banda Aceh akan menyerahkan MRS dan AY ke jaksa penuntut umum (jpu) sebelum dikenakan qanun jinayah.

MRS mucikari dan AY PSK online, keduanya saat ini masih menjalani penahanan. MRS ditahan di Mapolresta Banda Aceh dan AY di LP Lhoknga, Aceh Besar. Kapolres juga membantah mengenai isu yang berkembang dikalangan masyarakat, bahwa polisi tidak memproses dan telah melepaskan para PSK.

“Tidak benar bahwa Polresta Banda Aceh telah melepaskan pelaku prostitusi. Saya tegaskan bahwa Polresta masih melakukan proses pemeriksaa terhadap pelaku prostitusi oline. Sekarang sudah memasuki tahap satu,   menunggu P21 (berkas lengkap)  dan akan diserahkan ke jaksa penuntut umum,” tambahnya.

Sementara enam wanita lain yang diduga PSK tidak ditahan lantaran mereka tidak mengakui perbuatannya, oleh karena itu mereka dibebaskan dan hanya dikenakan wajib melapor setiap senin dan kamis.

“Yang bersangkutan diduga psk itu tidak mengakui perbuatan kapan dan dimana, oleh sebab itu kita tidak proses. Polisi hanya menemukan foto mereka di dalam hanphone MRS saat pemeriksaan. Sehingga mereka hanya kita bina dan wajib lapor,” jelas Trisno, Selasa (10/4).

Trisno menjelaskan dalam masa proses pemeriksaan terhadap MRS, di dalam Handphonenya  polisi menemukan foto  ataupun daftar nama wanita. Sehingga ditanya kepada terhadap sang mucikari, lalu polisi mengundang keenam wanita tersebut untuk diperiksaan dan menjalani pembinaan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Jajan Pakai Uang Palsu, Dua Warga Aceh Ditangkap Polisi

LHOKSEUMAWE | ACEHKITA.COM - Dua warga Aceh ditangkap polisi di Kota Lhokseumawe, setelah jajan makanan dan minuman dengan uang...

Diskusi Quo Vadis Rencana Investasi Aceh, Yuk!

Institute for Strategic and Policy Studies (ISPS) yang berkantor di Jakarta, bekerja sama dengan Aceh Bisnis Club (ABC) Jakarta, dan Donya Ekonomi Aceh (DEA),...

Wali Nanggroe Bertemu Dubes Uni Eropa Bahas MoU Helsinki

JAKARTA | ACEHKITA.COM - Wali Nanggroe Malik Mahmud Al-haythar bertemu Duta Besar (Dubes) Uni Eropa delegasi untuk Indonesia dan Brunei Darussalam Vincent Piket, membahas...

Daftar Nama 22 Petugas Haji 2020 Kloter Aceh yang Lolos Seleksi

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh mengumumkan 22 nama calon petugas haji Aceh yang lulus dalam seleksi petugas haji...

Busana Rumoh Syar’i di Aceh Wedding Expo 2020 Dapat Pujian dari Ketua DWP

Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Setda Aceh, Safrida Yuliani, memuji keindahan busana muslim hasil karya Rumoh Syar'i. Ia terpukau menyaksikan peragaan model yang mengenakan...

More Articles Like This