Thursday, June 20, 2024
spot_img

Sadis, Anak Tega Bunuh Ibu Kandung

BIREUEN | CITIZENKITA — Mus, 45 tahun, tega menghabisi nyawa ibu kandungnya, Maryam. Pembunuhan yang menggegerkan Desa Lamkuta, Bireuen, itu dipicu penolakan sang ibu menyerahkan kupon pembagian zakat kepada anaknya.

Pembunuhan tragis itu terjadi di rumah yang didiami korban dan pelaku di Dusun Lamkuta, Desa Lancok-Lancok, Kecamatan Kuala, Bireuen, Sabtu (31/10/2015). Diduga kuat, korban dihabisi nyawa oleh anak kandungnya karena tidak mau menyerahkan kupon zakat seperti diminta pelaku.

Informasi yang dihimpun acehkita.com menyebutkan, Mus mengamuk dan tega menghabisi nyawa orang yang telah melahirkannya itu menggunakan benda tumpul.

Usai membunuh, Mus yang sehari-hari bekerja sebagai buruh tambak pergi ke areal persawahan. Di sana, ia bertemu dengan warga dan memberitahukan bahwa ibunya meninggal akibat terjatuh.

Warga, terasuk Kepala Dusun Lamkuta Junaidi, langsung menunju rumah Maryam. Betapa terkejutnya warga mendapati Maryam bersimbah darah dengan kondisi wajah bengkak dan terdapat satu bekas tusukan.

Warga curiga bahwa kematian Maryam tidak wajar. Ia dibunuh oleh anak kandungnya secara sadis. Warga melaporkan kejadian ini ke kepolisian setempat.

Tim identifikasi Polres Bireuen turun ke lokasi untuk olah tempat perkara. Di lokasi, polisi menemukan satu pisau dalam gulungan tikar yang berlumuran darah.

Polisi menduga setelah membunuh korban membersihkan jasad ibunya, yang selanjutnya dibawa ke dalam kamar. Pelaku lalu pergi membawa sapi dan memberitahukan kepada warga sekitar.

Polisi membawa jenazah Maryam ke Rumah Sakit Umum dr Fauziah Bireuen untuk otopsi.
Kepala Kepolisian Resort Bireuen AKBP M. Ali Kadhafi menyebutkan, korban dibunuh setelah diminta kupon pembagian zakat. Maryam ogah menyerahkan karena khawatir kupon itu akan dijual oleh anaknya.

“Sebab itulah pelaku memukul serta menikam korban di bagian kepala hingga meninggal,” ujar Ali Kadhafi.

Kepolisian Sektor Juang berhasil menangkap Mus yang mencoba kabur. “Pelaku tidak berkutik saat kami tangkap, lalu langsung digiring ke Mapolres,” lanjut Ali. []

TARMIZI A. GANI (CITIZEN)

Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

Baca Tulisan Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Stay Connected

0FansLike
21,903FollowersFollow
24,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -

TERBARU