Wednesday, January 22, 2020

Razia Pakaian Ketat, Tiga Pria Terjaring

Must Read

Sertijab Danyon 112 Raider

Panglima Kodam Iskandar Muda, Mayor Jenderal L. Rudy Polandi melantik Mayor Infanteri Awang Danuarto sebagai Komandan Bataliyon 112 Raider/Darma...

FOTO | Tendangan Salto Djibril

Pemain tengah Aceh Selection, Dialio Abdulaye Djibril, melakukan tendangan ke gawang Persiba Bantul, Sabtu (2/7) di Banda Aceh. Aceh...

Pencari Keureuling Krueng Teunom

Krueng Teunom salah satu sungai yang memiliki panjang hingga 52 kilometer yang berhulu dari Cot Kuala di Kecamatan Mane,...

Galeri Foto Rehabilitasi Jalan di Tangse

Foto-foto yang direkam pada Senin (5/3) memperlihatkan kerusakan yang ditimbulkan banjir bandang di Tangse, Pidie. Sejumlah ruas jalan dan...
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Tiga pria yang menggunakan celana pendek terkena razia pakaian ketat dalam sebuah razia di Banda Aceh, Kamis (7/6/2012). Sementara 50 perempuan juga ikut terjaring karena menggunakan pakaian yang dinilai ketat.

Petugas Wilayatul Hisbah dan Satuan Polisi Pamong Praja menggelar razia pada pukul 10.00 WIB hingga menjelang pelaksanaan salat Dhuhur di Jalan Muhammad Jam, dekat Masjid Raya Baiturrahman. Warga yang terjaring razia dicatat namanya sesuai kartu pengenal, diberikan brosur tentang qanun soal Syariat Islam.

Tiga pria yang menggunakan celana pendek terjebak razia sehingga harus berhadapan dengan petugas Polisi Syariat. “Saya buruh bangunan, Ibu. Saya sedang memasang batu-bata. Ke sini mau beli cat, jadi buru-buru,” kata Munawar kepada seorang petugas Wilayatul Hisbah.

Namun, ia tetap saja diminta turun dari sepeda motor dan menyerahkan KTP untuk dicatatkan namanya.

“Saya setuju saja pelaksanaan syariat Islam,” kata Munawar. Namun ia berharap petugas tidak mengangkap pria yang memakai celana pendek. “Tapi mau bagaimana sudah begini peraturannya,” ujar Munawar.

Kepala Seksi Penertiba dan Penindakan Wilayatul Hisbah Samsuddin mengatakan, masyarakat belum sepenuhnya mengikuti tatacara berbusana sesuai dengan Islam. Meski begitu, ia mengakui bahwa jumlah pelanggar syariat yang tertangkap sudah mulai menurun.

Samsuddin menyebutkan, dalam waktu dekat akan menyurati toko pakaian untuk tidak memperjual-belikan pakaian ketat. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Djulaidi Kasim Jabat Plt Kakanwil Kemenag Aceh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Menteri Agama RI Jenderal (Purn) Fachrul Razi menunjuk Drs Djulaidi Kasim, M. Ag sebagai...

Pemerintah Aceh Sampaikan Duka Cita atas Meninggalnya Bupati Bireuen

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Pemerintah Aceh menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya Bupati Bireuen, Saifannur, di Rumah Sakit Siloam Dhirga Surya, Kota...

Bupati Bireuen Saifannur Meninggal Dunia

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Bupati Bireuen, Saifannur, dikabarkan meninggal dunia di Rumah Sakit Siloam Dhirga Surya, Kota Medan, Sumatera Utara. Ia menghembuskan nafas...

Panglima Militer Thailand Belajar Penanganan Konflik dan Teken Kerja Sama di Aceh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Panglima Angkatan Darat Kerajaan Thailand atau Royal Thailand Army (RTA), Jenderal Apirat Kongsompong, melakukan kunjungan ke Aceh, pada Selasa...

Bruno Dybal Resmi Diperkenalkan sebagai Pemain Persiraja di Liga 1

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Manajemen Persiraja Banda Aceh secara resmi memperkenalkan Bruno Dybal sebagai pemain barunya di Liga 1 2020. Bruno Dybal merupakan...

More Articles Like This