Wednesday, April 8, 2020

Polisi Gerebek Kantor DK PBB Gadungan

Must Read

Persiraja Bungkam PSPS Pekanbaru

PEKANBARU -- Persiraja Banda Aceh kembali meneguhkan kemenangannya. Bermain di Stadion Kaharuddin Nasution, Rumbai, Pekanbaru, Riau, skuad Kutaraja itu...

Ini Penyebab Masyarakat Aceh Banyak Menderita Penyakit Jantung

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM-- Jumlah penderita penyakit jantung di Aceh merupakan yang tertinggi di Sumatera. Saban bulan, sekitar 1.400...

Besok, Pesta Blogger 2009 Dimulai

JAKARTA | ACEHKITA.COM -- Ratusan blogger dari seluruh Indonesia akan menghadiri Pesta Blogger 2009 yang digelar di Gedung SMESCO...

Pementasan Teater

Para pegiat teater dari Teater Nol Unsyiah, KTM Rongsokan, Home Serambi, dan Bestek Ekonomi Unsyiah melakukan pertujukan seni di...
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Polisi menggerebek sebuah rumah dijalan Gurutee nomor 10 Blower Banda Aceh, Minggu (25/4) malam. Rumah itu selama ini digunakan sebagai Kantor Dewan Keamanan Persatuan Bangsa-Bangsa (DK PBB) yang keberadaannya dinilai ilegal.

Sebelum penggerebekan, polisi telah menangkap Marzuki Abdullah (36) asal Aceh Utara, Minggu sore,  yang mengaku sebagai wakil ketua DK PBB Aceh dan telah menerima mandat dari lelaki berinisial NJ yang mengaku Ketua DK PBB Aceh.

Marzuki kini sudah ditahan di Mapolda Aceh untuk pemeriksaan. Polisi masih mengejar NJ yang kini masuk DPO, kata seorang perwira polisi di Polda Aceh.

Dalampenggerebekan, polisi menyita beberapa unit komputer dan sejumlah dokumen.

Pantauan acehkita.com penggerebekan berjalan mulus tanpa ada perlawanan. Saat penggerebekan, rumah dua lantai itu kosong dari aktivitas. Penggerebekan jadi tontonan warga.

Informasi diperoleh situs ini, keberadaan kantor itu diduga kuat ilegal. Kantor itu diduga hanya dimanfaatkan untuk penipuan dengan mengatasnamakan PBB dan Pemerintah Indonesia.

Warga sekitar mengaku tak tahu dengan aktivitas rumah yang berpamplet DK PBB itu. “Mereka tertutup dengan warga sekitar,” kata Ketua Pemuda Blower, Arfiansyah.

Kantor itu telah beroprasi sejak empat bulan lalu dan rencananya akan dipeusijuek pada Senin besok.

Gubernur Aceh Irwandi Yusuf heran dengan keberadaan kantor DK PBB di Aceh. “Saya sendiri nggak tahu soal itu,” katanya Sabtu lalu.

Polisi masih mendalami kasus ini.[]  

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Tiga Pasien Positif COVID-19 di Aceh Sembuh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Tiga pasien positif corona atau COVID-19 di Aceh dinyatakan sembuh. Mereka diperbolehkan pulang setelah...

200 Pengemudi Ojek Daring di Aceh Peroleh Bantuan Sembako

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 200 pengemudi ojek daring di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar, Aceh, memproleh bantuan sembako dari Forum...

Update Corona di Aceh: Sudah 37 PDP COVID-19 Pulang dari RS dan Sehat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 37 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Virus Corona atau COVID-19 di Aceh dilaporkan sembuh dan telah pulang dari...

Update Corona di Aceh: ODP Bertambah Jadi 893, PDP 45, dan Hasil Swab EY Negatif

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona atau COVID-19 di Aceh kembali bertambah. Kali ini ODP bertambah 96 orang menjadi...

Surat Wali Nanggroe Kepada Para Tenaga Medis

Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk Malik Mahmud Al Haytar menyampaikan rasa terima kasih kepada para tenaga medis yang saat ini menjadi garda...

More Articles Like This