Tuesday, April 7, 2020

Pemerintah Akan Bangun 7050 Rumah Duafa di Aceh

Must Read

Singa Meurante Kalah Tipis

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Skuad acehkita.com FC kalah tipis dari tim Bank Tabungan Negara (BTN) 9-8 di laga...

Irwandi Persilakan DPRA Ajukan Hak Angket

LHOKSEUMAWE | ACEHKITA.COM -- Rencana Fraksi Partai Aceh (PA) mengajukan hak angket terkait dicopotnya mantan Sekretaris Dewan DPRA Iskadar...

Razia Busana, WH Bagikan Jilbab dan Sarung

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Petugas Wilayatul Hisbah atau Polisi Syariah Provinsi Aceh menggelar razia busana di ruas jalan...

Es Timun kerok, menu wajib berbuka puasa

Timun kerok telah bertahun – tahun terhidang di meja meja keluarga di Aceh selama bulan Ramdan. Menu praktis ini...
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM— Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan, pemerintah pusat berencana untuk membangun sebanyak 7050 unit rumah duafa dan korban konflik di seluruh kabupaten/kota di Aceh pada tahun 2013 ini. Tahun lalu, pemerintah pusat telah membangun sebanyak 3000 lebih rumah yang diperuntukkan untuk kaum duafa dan korban konflik.

“Tahun ini 7050 rumah akan kita bangun yang akan diperuntukkan untuk korban konflik dan kaum duafa,” kata SBY dalam sambutannya saat membuka PKA ke-6 di Taman Ratu Safiatuddin, Banda Aceh, Jumat (20/9/2013).

Sebelumnya, Gubernur Aceh Zaini Abdullah meminta pemerintah pusat untuk membantu membangun sebanyak 5000 rumah duafa dan korban konflik di seluruh Aceh. “Kami minta pemerintah pusat untuk membantu pengentasan kemiskinan di Aceh dengan membangun rumah duafa dan korban konflik,” kata Zaini dalam sambutannya.

Menurut SBY, pemerintah pusat berkeinginan untuk membangun 7050 rumah untuk korban konflik dan kaum duafa mengingat banyaknya korban yang berjatuhan saat konflik masih berkecamuk. “Korban terlalu banyak, jangan sampai perdamaian ini terkoyak oleh alasan apapun,” ungkap SBY.

Selain rumah duafa, pemerintah pusat juga akan membangun rumah sakit regional dan wilayah di Aceh. Untuk membangun rumah sakit ini, kata SBY, pemerintah pusat terpaksa menggunakan dana pinjaman lunak luar negeri sebesar Rp1,1 triliun. Selain itu, pemerintah pusat juga memberikan anggaran pembangunan kesehatan sebesar Rp 948,9 miliar pada 2013.

“Saya telah setujui untuk pembangunan kesehatan seperti usulan Gubernur Aceh,” jelas presiden.[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Tiga Pasien Positif COVID-19 di Aceh Sembuh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Tiga pasien positif corona atau COVID-19 di Aceh dinyatakan sembuh. Mereka diperbolehkan pulang setelah...

200 Pengemudi Ojek Daring di Aceh Peroleh Bantuan Sembako

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 200 pengemudi ojek daring di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar, Aceh, memproleh bantuan sembako dari Forum...

Update Corona di Aceh: Sudah 37 PDP COVID-19 Pulang dari RS dan Sehat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 37 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Virus Corona atau COVID-19 di Aceh dilaporkan sembuh dan telah pulang dari...

Update Corona di Aceh: ODP Bertambah Jadi 893, PDP 45, dan Hasil Swab EY Negatif

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona atau COVID-19 di Aceh kembali bertambah. Kali ini ODP bertambah 96 orang menjadi...

Surat Wali Nanggroe Kepada Para Tenaga Medis

Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk Malik Mahmud Al Haytar menyampaikan rasa terima kasih kepada para tenaga medis yang saat ini menjadi garda...

More Articles Like This