Thursday, April 9, 2020

Pembangunan Kampus IAIN Kelar Dua Tahun Lagi

Must Read

Pilkada 2006, Awal Retaknya Para Kombatan [1]

Pengantar Menyongsong Pilkada 2017, para punggawa bekas Gerakan Aceh Merdeka (GAM) saling berebut kuasa untuk memimpin Aceh. Mereka duduk...

Pasang Logam Penyu

Petugas Patroli Pantai dari Yayasan Pulau Banyak (YPB) sedang memasang tanda logam (taging) pada seekor Penyu Hijau (chelonia mydas)...

Pementasan Teater

Para pegiat teater dari Teater Nol Unsyiah, KTM Rongsokan, Home Serambi, dan Bestek Ekonomi Unsyiah melakukan pertujukan seni di...

Duka Selimuti Keluarga Pangdam

BANDA ACEH, acehkita.com. Duka karena musibah jatuhnya pesawat Foker 27 milik TNI AU di Hanggar Pangkalan Angkatan Udara Bandara...
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Setelah menanti sekian lama, pembangunan kembali IAIN Ar Raniry, Banda Aceh setelah diterjang tsunami 2004 silam, akhirnya dimulai. Peletakan batu pertama dimulainya rehabilitasi dan rekontruksi kampus itu digelar di Darussalam, Selasa (19/10).

Lutfi Amni, Ketua Pelaksana Pembangunan menyatakan, pembangunan ditargetkan kelar pertengahan 2012. “Pertengahan 2012 aktivitas belajar mengajar sudah bisa dipusatkan di sini lagi,” ujarnya.

Kampus itu dibangun dengan dana pinjaman luar negeri dari Islamic Devopment Bank (IDB) melalui Pemerintah Pusat sebesar Rp340 milyar.

Setelah sebagian besar sarana hancur dihempas tsunami enam tahun silam, IAIN Ar Raniry dibangun berstandar internasional, kata Rektor IAIN Ar Raniry, Farid Wajdi dalam sambutannya.

Ia berharap, kelak IAIN Ar Raniry akan menjadi pusat riset agama Islam dunia. “Tidak hanya di Asia, tetapi menjadi Islamic research center dunia,” ujarnya.

Farid meminta maaf atas keterlambatan pembangunan IAIN yang sudah direncanakan sejak baru-baru tsunami. Dia juga meminta maaf atas dipindahkannya segala aktifitas belajar mengajar mahasiswa ke kampus swasta di Banda Aceh sejak 1 Januari lalu, karena kampusnya jelang direhab. “Ini bukan keinginan kita,” sebutnya.

Sekretaris Daerah Aceh, Husni Bahri Tob yang hadir diacara peletakan batu pertama berharap, IAIN Ar Raniry terus membenahi manajemennya dan meningkatkan mutu lulusan.[]

3 COMMENTS

  1. Aww, ahlan, insya Allah kampus baru IAIN Arraniry baru nanti selesai tepat waktu dan tidak menimbulkan masalah apapun.

  2. Sebagai Alumnus Fak-Syari’ah IAIN Ar-Raniry dan pernah menjadi Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Program Pascasarjana Unpad (IMPPU), kami melihat kita perlu mengumpulkan segala potensi yang dimiliki dengan segala kemampuan untuk mendukung lembaga pendidikan Aceh. Kita harus mendukung setiap insan yang memuliakan pendidikan, termasuk pembangunan Kampus jantung rakyat Aceh Tercinta IAIN Ar-Raniry, sebagai lembaga penggali nilai-nilai Grundnorm seantero jagat pengetahuan, seiring dengan itu tidak hanya pembangunan fisik saja diharapkan perlu dibangun, tetapi juga kemampuan SDM, dan IAIN jangan tidur harus menyatakan diri berniat, mampu dan sanggung membuka jaringan ke banyak lembaga yang ada di tanah air sampou ke tingkat Internasional, dan tidak putus hubungan dengan alumni, diharapkan berkesinambungan bagi pembangunan besar Aceh jangka panjang, dgn itu diharapkan IAIN Ar-Raniry mampu mengajarkan banyak disiplin ilmu pengetahuan kedepan, oleh karena itu apakah PTN IAIN Ar-Raniry perlu diperluas menjadi Universitas Islam Ar-Raniry ?, tentu perlu dimusyawarahkan segenap komponen. Wassalam. Salam Hormat Kami kepada seluruh pejuang pendidikan Aceh.

  3. Sy hrp kan kpd bpk rektor iain,km berhrp kampus km jng d perlambat lg,karna km susah kali ngajar/mengajar d tmpt org lain.Jng d sebut2 lg iain sgr d rehab.Tu jaman dulu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Tiga Pasien Positif COVID-19 di Aceh Sembuh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Tiga pasien positif corona atau COVID-19 di Aceh dinyatakan sembuh. Mereka diperbolehkan pulang setelah...

200 Pengemudi Ojek Daring di Aceh Peroleh Bantuan Sembako

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 200 pengemudi ojek daring di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar, Aceh, memproleh bantuan sembako dari Forum...

Update Corona di Aceh: Sudah 37 PDP COVID-19 Pulang dari RS dan Sehat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 37 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Virus Corona atau COVID-19 di Aceh dilaporkan sembuh dan telah pulang dari...

Update Corona di Aceh: ODP Bertambah Jadi 893, PDP 45, dan Hasil Swab EY Negatif

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona atau COVID-19 di Aceh kembali bertambah. Kali ini ODP bertambah 96 orang menjadi...

Surat Wali Nanggroe Kepada Para Tenaga Medis

Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk Malik Mahmud Al Haytar menyampaikan rasa terima kasih kepada para tenaga medis yang saat ini menjadi garda...

More Articles Like This