Wednesday, April 8, 2020

Pelajar Aceh Tolak Valentine

Must Read

Hutan Mangrove Terus Dirambah

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Hutan mangrove (bakau) yang ada di sepanjang pantai timur Aceh terus dijarah oleh oknum...

Mendagri Isyaratkan Qanun Bendera Dibahas Lagi

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi mengisyaratkan pembahasan kembali Qanun No 3/2013 tentang Bendera dan...

DPRA Bantah Qanun Wali Nanggroe Diskriminatif

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh dari Fraksi Partai Aceh Abdullah Saleh mengatakan bahwa tidak...

Sambut Putusan MK, KAMMI Aksi di Simpang Lima

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Aceh menggelar aksi damai dan teatrikal di Bundaran...
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Para pelajar di Kota Banda Aceh diharuskan turun ke jalan untuk menolak perayaan Hari Valentine atau Hari Kasih Sayang yang dirayakan saban 14 Februari.

Aksi penolakan Hari Kasih Sayang itu berlangsung Sabtu (13/2/2016) sore di Bundaran Simpang Lima dan Perempatan Simpang Surabaya, Simpang Mesra, dan Simpang Jam.

Para pelajar yang berasal dari sejumlah sekolah tingkat pertama dan menengah atas serta kejuruan itu berdiri di pinggir jalan, mengusung spanduk, poster, dan membagi-bagikan selebaran kepada pengguna jalan. Aksi ini mendapat pengawasan langsung dari pihak sekolah.

Pesan yang disampaikan: mereka menolak ikut serta merayakan Hari Kasih Sayang. Sejumlah di antara mereka juga terlihat membawa spanduk yang bertuliskan hashtag #ValentineBukanUntukKami. Ini merupakan tagar yang dalam sepekan terakhir dikampanyekan oleh Pemko Banda Aceh.

Walikota Banda Aceh Illiza Saaduddin Djamal terlihat hadir di antara pelajar, begitu pula Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Syaridin serta sejumlah kepala dinas.

“Jangan karena sebatang coklat, sebuah boneka, dan setangkai bunga, lantas bisa merusak akidah kita. Menjadi kewajiban kita bersama untuk menjaga akidah sebagai seorang muslim,” ujar Illiza dalam orasinya.

Sebelumnya, Walikota Banda Aceh dan otoritas ulama mengeluarkan larangan untuk merayakan Valentine. Menurut imbauan itu, merayakan Hari Kasih Sayang merupakan perbuatan haram. []

@efmg

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Tiga Pasien Positif COVID-19 di Aceh Sembuh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Tiga pasien positif corona atau COVID-19 di Aceh dinyatakan sembuh. Mereka diperbolehkan pulang setelah...

200 Pengemudi Ojek Daring di Aceh Peroleh Bantuan Sembako

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 200 pengemudi ojek daring di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar, Aceh, memproleh bantuan sembako dari Forum...

Update Corona di Aceh: Sudah 37 PDP COVID-19 Pulang dari RS dan Sehat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 37 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Virus Corona atau COVID-19 di Aceh dilaporkan sembuh dan telah pulang dari...

Update Corona di Aceh: ODP Bertambah Jadi 893, PDP 45, dan Hasil Swab EY Negatif

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona atau COVID-19 di Aceh kembali bertambah. Kali ini ODP bertambah 96 orang menjadi...

Surat Wali Nanggroe Kepada Para Tenaga Medis

Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk Malik Mahmud Al Haytar menyampaikan rasa terima kasih kepada para tenaga medis yang saat ini menjadi garda...

More Articles Like This