Saturday, April 4, 2020

Pameran Contemporary Worlds Indonesia Digelar di Galeri Nasional Australia

Must Read

Tim Pemenangan Irwandi Ragukan Hasil Quick Count

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Hasil perhitungan cepat Pilkada Aceh yang dilakukan dua lembaga survei belum dapat dijadikan patokan...

15 Rumah dan Lima Toko Terbakar di Kota Sigli

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 15 rumah berkonstruksi kayu dan lima toko terbakar di Desa Kramat Dalam, Kecamatan...

PSSB Raih Kemenangan Perdananya

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- PSSB Bireuen akhirnya meraih kemenangan perdananya usai mengalahkan PSP Padang 3-0 pada kompetisi Grup...

Ini Juara Lomba Menembak HUT Banda Aceh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Memperingati hari lahir yang ke-810, Pemerintah Kota Banda Aceh menggelar lomba menembak di lapangan...

CANBERRA | ACEHKITA.COM – Dua puluh seniman muda paling berbakat dan berpengalaman dari Bali dan pusat seni Pulau Jawa di Bandung, Yogyakarta dan Jakarta memamerkan karya terbaik mereka dalam sebuah pameran besar seni kontemporer Indonesia bertempat di Galeri Nasional Australia, Canberra. Pameran Contemporary Worlds: Indonesia diselenggarakan mulai 21 Juni hingga 27 Oktober 2019.

Melalui beragam pendekatan seni, pameran Contemporary Worlds: Indonesia mencerminkan perubahan sosial dan politik yang dialami Indonesia dalam kurun waktu 20 tahun terakhir. Seniman yang berpartisipasi termasuk Eko Nugroho, Zico Albaiquni, Tisna Sanjaya, Melati Suryodarmo dan FX Harsono.

Pameran bertempat di Galeri Nasional Australia mencakup lukisan, patung, instalasi, gambar bergerak, fotografi dan tekstil, serta menampilkan seni pertunjukan dan pemutaran film serial yang dikurasi oleh sutradara film terkenal Indonesia Garin Nugroho.

Contemporary Worlds: Indonesia menggarisbawahi semakin pentingnya industri kreatif bagi hubungan Australia-Indonesia serta menyediakan wadah bagi para seniman dan wirausahawan kreatif kami untuk lebih mengenal satu sama lain,” kata Duta Besar Australia untuk Indonesia, Gary Quinlan.

“Ini adalah pameran seni kontemporer Indonesia terbesar di Australia, dan salah satu yang terbesar di luar Indonesia. Saya sangat senang bahwa Galeri Nasional Australia memiliki visi untuk menciptakan proyek penting ini. Memulai kegiatan dengan ukuran dan skala seperti ini akan memberikan gambaran baru tentang tetangga terbesar kami bagi pemirsa Australia,” sebutnya.

Dikurasi secara bersama oleh tim Kurator Seni Asia dan Seni Kontemporer Galeri Nasional, serta berangkat dari keahlian Indonesia, Pameran Contemporary Worlds: Indonesia menampilkan karya-karya terbaru dan pengerjaan skala besar.

“Seni memberi cara yang bermakna dan menarik bagi penikmat seni Australia untuk belajar dan memahami tentang salah satu tetangga paling penting kami, Indonesia,” kata Direktur Galeri Nasional Australia Nick Mitzevich.

Menurutnya, kumpulan karya dari beberapa seniman paling dinamis di Indonesia tersebut merupakan manifestasi yang sangat menarik dan mendalam dari transformasi besar yang telah dialami Indonesia dalam dua dekade terakhir.

Galeri Nasional Australia di Canberra adalah museum nasional dan lembaga budaya untuk seni visual Australia, menampilkan pameran-pameran kelas dunia dari seniman Australia dan internasional. Terdapat lebih dari 150.000 koleksi dunia seni, termasuk galeri khusus untuk Seni Asia yang menampung koleksi seni Indonesia yang luas.[]

RILIS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Update Corona di Aceh: Sudah 37 PDP COVID-19 Pulang dari RS dan Sehat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 37 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Virus Corona atau COVID-19 di Aceh dilaporkan...

Update Corona di Aceh: ODP Bertambah Jadi 893, PDP 45, dan Hasil Swab EY Negatif

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona atau COVID-19 di Aceh kembali bertambah. Kali ini ODP bertambah 96 orang menjadi...

Surat Wali Nanggroe Kepada Para Tenaga Medis

Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk Malik Mahmud Al Haytar menyampaikan rasa terima kasih kepada para tenaga medis yang saat ini menjadi garda...

Ruang Outbreak Pinere RSUDZA Dijadikan Tempat Isolasi Pasien COVID-19

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - RSUDZA Banda Aceh telah memiliki 12 ruang Outbreak Pinere (Penyakit Infeksi New-Emerging dan Re-Emerging) pada Selasa (31/3/2020). Ke-12 ruang...

Update Corona di Aceh: 5 Positif, 2 Meninggal, 44 PDP, 797 ODP

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Angka Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona di Aceh bertambah 177 orang menjadi 797 orang per Selasa (31/3/2020) pukul 15.00...

More Articles Like This