Thursday, August 11, 2022
spot_img

Museum Tsunami Aceh Dapat Penghargaan Internasional Hamaguchi Award dari Jepang

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Penghargaan bergensi Hamaguchi Award dari Menteri Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi, dan Pariwisata Jepang kembali digelar pada tahun 2020. Museum Tsunami Aceh mewakili Indonesia terpilih sebagai salah satu penerima penghargaan internasional Hagamuchi Award 2020 tersebut.

“Alhamdulillah sekali, dari Indonesia hanya satu Museum Tsunami Aceh yang berhasil lolos finalisasi hingga mendapatkan penghargaan yang diumumkan pada hari Kamis (5/11/2020) waktu setempat,” kata Koordinator Museum Tsunami Aceh, Hafnidar, dalam keterangannya, Senin (9/11).

Hafnidar menyampaikan, Museum Tsunami Aceh sendiri ikut menjadi nominasi sejak kegiatan ini dimulai pada bulan Mei lalu.

“Pengajuan untuk menjadi nominasi dimulai dari 11 Mei hingga 10 Juni 2020. Pada Juni-Juli proses seleksi nominator dan finalisasi pada bulan Oktober – November. Sementara pengumuman sekaligus ceremony penyerahan penghargaan di Tokyo baru-baru ini,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh, Jamaluddin, menyambut bahagia atas terpilihnya Museum Tsunami Aceh dalam penghargaan internasional dari Jepang tersebut.

“Tentunya ini jadi prestasi yang membanggakan, Museum Tsunami Aceh mewakili Indonesia mendapatkan penghargaan khusus dari Jepang khususnya untuk ikon Aceh sebagai tempat edukasi dan mitigasi bencana tsunami,” sebutnya.

Menurutnya, nama penghargaan ini sendiri diambil dari nama Hamaguchi Goryo yang telah melindungi dan menyelamatkan penduduk desa di Wakayama Jepang dari tsunami pada tahun 1854.

Selain Museum Tsunami Aceh, Komite Promosi Internasional untuk Teknologi Ketahanan Bencana Tsunami Jepang, juga memberikan penghargaan Hamaguchi Award 2020 kepada Profesor Fumihiko Direktur Imamura, Institut Penelitian Ilmu Bencana Internasional, Universitas Tohoku dan Profesor Costas Synolakis – Profesor Teknik Sipil, Universitas California Selatan, AS dan Yunani.

Penghargaan yang digagas sejak tahun 2016 ini, diinisiasi oleh Komite Promosi Internasional untuk Teknologi Ketahanan Bencana Tsunami/Pesisir yang bertepatan dengan peringaan “World Tsunami Awareness Day” pada 5 November.

Penghargaan bertaraf internasional yang diberikan kepada individu dan organisasi tersebut, telah memberikan kontribusi ilmiah atau pragmatis yang signifikan untuk peningkatan ketahanan pantai terhadap tsunami, gelombang badai, dan bencana pesisir lainnya melalui riset, pembangunan teknis dan aktivitas lokal dengan tujuan akan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang ketahanan bencana.[AF]

Baca Tulisan Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Stay Connected

0FansLike
21,584FollowersFollow
23,500SubscribersSubscribe
- Advertisement -

TERBARU