Friday, May 29, 2020

Mobil Listrik Unsyiah ‘Malim Diwa Urban’ Ikut Kompetisi Shell Eco-marathon di Malaysia

Must Read

KIP Lanjutkan Tahapan Pilkada

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh menegaskan bahwa tahapan pemilihan kepala daerah yang telah ditetapkan...

Teror Berdampak pada Komitmen Donor: Walikota B. Aceh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Walikota Banda Aceh Mawardy Nurdin menyatakan kekhawatirannya terkait sejumlah aksi teror yang menimpa warga...

Unsyiah Wisuda 1.968 Lulusan

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) kembali mewisuda 1.968 lulusan untuk periode Agustus-Oktober 2017 dalam dua...

Punk: Apa Salah Kami Ditangkap?

SEULAWAH | ACEHKITA.COM -- KEPALANYA plontos sudah. Licin. Pemandangan ini kontras dengan sehari sebelumnya: berambut panjang dan acak-acakan. Sore...

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Mobil listrik dari Fakultas Teknik Unsyiah, Malim Diwa Urban, bakal mengikuti ajang Shell Eco-marathon Asia 2019 di Kuala Lumpur, Malaysia pada 29 April – 2 Mei 2019. Pelepasan tim mobil listrik Unsyiah yang bakal bertolak ke Malaysia itu dilakukan oleh Rektor Unsyiah Samsul Rizal didampingi oleh Presiden Direktur Shell Indonesia Darwin Silalahi di Gedung AAC Dayan Dawood, Banda Aceh, Kamis (25/4).

Rektor menyebutkan, Shell Eco-marathon merupakan kompetisi balapan mobil futuristik yang menggunakan berbagai sumber energi seperti bensin, baterai elektrik, diesel/solar, etanol ataupun hidrogen. Lantas peserta akan bertanding untuk meraih gelar kendaraan paling hemat energi.

Dalam keterangan kepada jurnalis disebutkan, tahun ini ada 26 tim dari mahasiswa Indonesia termasuk Tim Malim Diwa Urban dari Unsyiah yang akan berkompetisi pada ajang yang mengusung tema ‘Make the Future Live Asia 2019‘.

“Tahun ini adalah kali kedua keikutsertaan Unsyiah. Sebelumnya, Tim Malim Diwa Unsyiah berhasil meraih peringkat delapan dari 23 peserta tingkat Asia pada Shell Eco-Marathon Asia di Singapura,” sebut Samsul.

Ia menyampaikan, kali ini tim Malam Diwa Urban siap meraih prestasi yang lebih baik, dengan mengusung kendaraan Urban Concept yang bahan bakarnya Battery Electric.

Samsul menambahkan, anak-anak muda Indonesia harus diberi ruang dan kesempatan untuk mengembangkan ide-ide cemerlang mereka. Shell secara konsisten telah memberikan wadah bagi anak-anak muda seluruh dunia, termasuk Indonesia untuk berkembang dan memberikan kontribusinya bagi kepentingan masyarakat dunia.

“Semoga kolaborasi ini bisa memberikan kontribusi positif bagi lingkungan dan membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ucap Rektor.

Selain itu Rektor berharap, tim Malim Diwa Urban bisa mengharumkan nama Unsyiah di ajang bergengsi tersebut. Rektor mengingatkan agar mereka tidak perlu takut dan mengeluarkan kemampuan terbaiknya.

“Kompetisi ini diharapkan bisa menginspirasi kita untuk terus berinovasi. Dari ajang seperti inilah kita belajar untuk melakukan sesuatu yang bermanfaat untuk masa depan,” tuturnya.

Sementara itu, Darwin Silalahi yang tampil memberikan kuliah umum untuk mahasiswa dengan tema Leadership In A Changing World menyampaikan bahwa, Shell merasa bangga melihat antusiasme dari perguruan tinggi khususnya Unsyiah, dalam memberikan dukungan kepada mahasiswanya untuk melakukan inovasi dalam pembuatan kendaraan hemat energi.

Dalam 10 tahun terakhir, Shell Eco-marathon Asia 2019 telah menjadi wadah bagi para mahasiswa untuk mendapatkan kesempatan berkompetisi di ajang internasional. Sejak pertama kali ajang Shell Eco-marathon Asia diadakan tahun 2010, tim mahasiswa Indonesia selalu berpartisipasi dan menunjukkan prestasi di ajang tersebut.

“Melalui ajang ini, kami berharap seluruh perguruan tinggi di Indonesia bisa berpartisipasi menghasilkan terobosan baru, untuk menciptakan kendaraan dengan bahan bakar hemat energi, ramah lingkungan serta memperhatikan aspek keselamatan, yang akhirnya mampu menjadi solusi dalam menjawab tantangan energi di masa depan,” sebut Darwin.[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

AJI Desak Politikus PSI Cabut Laporan terhadap Jurnalis Senior Farid Gaban

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia mengecam tindakan politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Muannas Alaidid yang melaporkan jurnalis senior Farid...

Martabat dan Gengsi di tengah Pandemi

Martabat dan Gengsi di tengah Pandemi Saiful Mahdi* Saya hanya mengikuti selintas heboh "nasi anjing". Nasi bungkus ini dibagikan di kawasan Tanjung Priok, Jakarta pada akhir...

Soal Larangan Mudik, Kankemenag Kabupaten/Kota se-Aceh Diminta Pantau ASN

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Pelaksana Tugas Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, Djulaidi, kembali mempertegas larangan mudik Idul Fitri 1441 H bagi...

17 Tahun Darurat Militer Aceh: Merawat Ingatan Kolektif Dampak Kekerasan

KontraS Aceh menggelar diskusi publik via online Zoom Meeting, Selasa (19/5/2020). Pertemuan ini menguak pengalaman dari sudut pandang pembicara, yakni; Faisal Hadi (Manajer Program...

Update Corona 14 Mei: Kasus Positif Covid-19 di Aceh Tak Bertambah dalam Sepekan Terakhir

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Kasus positif terinfeksi virus Corona di Aceh tidak ada penambahan kasus baru dalam sepekan terakahir. Kasus positif Covid-19 terakhir...

More Articles Like This