Sunday, November 17, 2019

Mobil Listrik Unsyiah ‘Malim Diwa Urban’ Ikut Kompetisi Shell Eco-marathon di Malaysia

Must Read

Pusat Data Geospasial Aceh Diluncurkan

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Badan Perencenaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Aceh meluncurkan Pusat Data Geospasial Aceh, untuk memudahkan pengaksesan...

Facebook Difilmkan

JAKARTA | ACEHKITA.COM - Kisah sukses situs jejaring sosial yang didirikan Mark Zuckerberg akan segera diangkat ke layar lebar....

Gubernur Cerita soal Toleransi kepada Dubes RI

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Gubernur Aceh Zaini Abdullah menerima kunjungan kerja Duta Besar RI untuk Kerajaan Swedia dan...

Misi Menang, Ini Perkiraan Pemain Persiraja Banda Aceh vs Persika Karawang

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Bertempat di Stadion H Dimurthala Lampineung, malam ini akan berlangsung laga lanjutan Liga 2...

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Mobil listrik dari Fakultas Teknik Unsyiah, Malim Diwa Urban, bakal mengikuti ajang Shell Eco-marathon Asia 2019 di Kuala Lumpur, Malaysia pada 29 April – 2 Mei 2019. Pelepasan tim mobil listrik Unsyiah yang bakal bertolak ke Malaysia itu dilakukan oleh Rektor Unsyiah Samsul Rizal didampingi oleh Presiden Direktur Shell Indonesia Darwin Silalahi di Gedung AAC Dayan Dawood, Banda Aceh, Kamis (25/4).

Rektor menyebutkan, Shell Eco-marathon merupakan kompetisi balapan mobil futuristik yang menggunakan berbagai sumber energi seperti bensin, baterai elektrik, diesel/solar, etanol ataupun hidrogen. Lantas peserta akan bertanding untuk meraih gelar kendaraan paling hemat energi.

Dalam keterangan kepada jurnalis disebutkan, tahun ini ada 26 tim dari mahasiswa Indonesia termasuk Tim Malim Diwa Urban dari Unsyiah yang akan berkompetisi pada ajang yang mengusung tema ‘Make the Future Live Asia 2019‘.

“Tahun ini adalah kali kedua keikutsertaan Unsyiah. Sebelumnya, Tim Malim Diwa Unsyiah berhasil meraih peringkat delapan dari 23 peserta tingkat Asia pada Shell Eco-Marathon Asia di Singapura,” sebut Samsul.

Ia menyampaikan, kali ini tim Malam Diwa Urban siap meraih prestasi yang lebih baik, dengan mengusung kendaraan Urban Concept yang bahan bakarnya Battery Electric.

Samsul menambahkan, anak-anak muda Indonesia harus diberi ruang dan kesempatan untuk mengembangkan ide-ide cemerlang mereka. Shell secara konsisten telah memberikan wadah bagi anak-anak muda seluruh dunia, termasuk Indonesia untuk berkembang dan memberikan kontribusinya bagi kepentingan masyarakat dunia.

“Semoga kolaborasi ini bisa memberikan kontribusi positif bagi lingkungan dan membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ucap Rektor.

Selain itu Rektor berharap, tim Malim Diwa Urban bisa mengharumkan nama Unsyiah di ajang bergengsi tersebut. Rektor mengingatkan agar mereka tidak perlu takut dan mengeluarkan kemampuan terbaiknya.

“Kompetisi ini diharapkan bisa menginspirasi kita untuk terus berinovasi. Dari ajang seperti inilah kita belajar untuk melakukan sesuatu yang bermanfaat untuk masa depan,” tuturnya.

Sementara itu, Darwin Silalahi yang tampil memberikan kuliah umum untuk mahasiswa dengan tema Leadership In A Changing World menyampaikan bahwa, Shell merasa bangga melihat antusiasme dari perguruan tinggi khususnya Unsyiah, dalam memberikan dukungan kepada mahasiswanya untuk melakukan inovasi dalam pembuatan kendaraan hemat energi.

Dalam 10 tahun terakhir, Shell Eco-marathon Asia 2019 telah menjadi wadah bagi para mahasiswa untuk mendapatkan kesempatan berkompetisi di ajang internasional. Sejak pertama kali ajang Shell Eco-marathon Asia diadakan tahun 2010, tim mahasiswa Indonesia selalu berpartisipasi dan menunjukkan prestasi di ajang tersebut.

“Melalui ajang ini, kami berharap seluruh perguruan tinggi di Indonesia bisa berpartisipasi menghasilkan terobosan baru, untuk menciptakan kendaraan dengan bahan bakar hemat energi, ramah lingkungan serta memperhatikan aspek keselamatan, yang akhirnya mampu menjadi solusi dalam menjawab tantangan energi di masa depan,” sebut Darwin.[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

‘Saweu Gampong’ Bertemu Ulama, Menag Fachrul Razi Tiba di Aceh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Menteri Agama Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn) Fachrul Razi tiba di Aceh melalui Bandara...

Bermain Imbang, Persiraja dan Sriwijaya FC Melaju ke Semifinal Liga 2 2019

Persiraja Banda Aceh lolos ke semifinal Liga 2 2019 setelah bermain imbang dengan Sriwijaya FC dalam laga terakhir babak 8 besar, Sabtu (16/11). Laga...

Masyarakat Aceh Masih Kurang Percaya Vaksin untuk Imunisasi Anak

Masyarakat Aceh masih kurang percaya dengan vaksin, hingga jumlah anak yang diimunisasi menjadi sangat rendah. Faktornya karena ada vaksin seperti untuk campak dan rubella...

Aceh Dilanda Gempa Magnitudo 5,1

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,1 dengan kedalaman 175 kilometer terjadi di perairan laut Kota Sabang, Aceh, Jumat (15/11/2019) pukul...

Gempa Berpotensi Tsunami Guncang Maluku Utara dan Sulut

JAKARTA | ACEHKITA.COM - Gempa bumi magnitudo 7,4 melanda perairan dekat Jailolo, Maluku Utara, dan Sulawesi Utara (Sulut) pada pukul 23.17 WIB. Badan Meteorologi...

More Articles Like This