Tuesday, April 7, 2020

Malik Mahmud Berpidato, Peserta Halal Bihalal Pulang

Must Read

Isak Tangis Warga Warnai Doa untuk Diana

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Seribuan warga Kota Banda Aceh dari berbagai kalangan melakukan doa bersama untuk Diana di...

Plt Gubernur Ajak Masyarakat Aceh Zikir dan Doa Bersama Cegah Virus Corona

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi pada zikir...

Di PKPJ, Shireen Pakai Pakaian Adat Aceh

TRIENG GADENG | ACEHKITA.COM -- Pemeran Fitri dalam sinetron Cinta Fitri, Shireen Sungkar, didapuk mengenakan pakaian adat Aceh saat...

1.000 Polisi Aceh Terlibat Narkoba

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Kepala Kepolisian Daerah Aceh Inspektur Jenderal Iskandar Hasan menyebutkan, sebanyak 850 hingga 1.000 personel...
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Kegiatan halal bihalal Ikatan Keluarga Nagan Raya (IKNR) yang digelar di Padepokan Pencak Silat Nasional Taman Mini Indonesia Indah Jakarta, Senin (26/9) malam, diwarnai insiden pulangnya warga. Insiden tersebut terjadi ketika petinggi Gerakan Aceh Merdeka (GAM) Malik Mahmud berpidato di depan para peserta halal bihalal.

Dalam rilis yang dikirim ke redaksi acehkita.com, disebutkan lebih dari separuh yang hadir pada halal bihalal memilih pulang ketika Maluk Mahmud sedang berpidato. Peserta yang pulang itu beralasan Partai Aceh terlalu arogan.

Masa acara halal bihalal pun diintervensi untuk kepentingan politik seperti itu. Sangat tidak terpuji saya kira. Kasihan rekan-rekan IKNR tidak bisa berkutik karena intervensi mereka,” keluh seorang peserta yang tidak mau disebutkan namanya.

Peserta tersebut menyebutkan, dirinya hadir untuk mendengar ceramah agama Teungku Yusri Puteh bukan malah harus mendengar pidato politik Malik Mahmud.

“Bagaimana tidak, demikian lama ia bicara, yang disampaikan sama sekali tidak ada sesuatu yang baru. Cuma masalah sumbangan kapal dari Aceh untuk Indonesia dan kampanye bahwa Zaini Abdullah akan menjadi kandidat gubernur Aceh.”

Menurut dia, harusnya Malik sebagai tokoh masyarakat tahu menempatkan pembicaraan yang sesuai dengan kegiatan. “Masa IKNR yang bikin acara justru partai yang ambil keuntungan kampanyekan orangnya,” kata dia.

Ketua panitia halal bihalal IKNR, Sabaruddin, menyebutkan sebelumnya tidak ada agenda bahwa Malik Mahmud dan Zaini Abdullah akan hadir. Namun, kata dia, tiba-tiba mendapat kabar bahwa keduanya menyatakan akan hadir.

“Salah seorang meminta panitia agar memberikan kesempatan bagi Malik Mahmud untuk juga bicara yang dijanjikan hanya akan berbicara lebih kurang 15 menit saja. Tapi ia malah berbicara sampai satu jam lebih,” ujar dia.

Acara Halal Bihalal IKNR di Jakarta yang menghadirkan penceramah kondang Teungku Yusri Puteh itu dihadiri sekitar seribuan peserta. Anggota Dewan DPRA, Abdullah Saleh, yang juga masyarakat Nagan Raya ikut hadir pada acara tersebut. []

13 COMMENTS

  1. taleke doa be mnang partai PA,adak mng gue tanyo na 2 pilihan adak hna senang kpasti udep lage sot,tpi adak yg laen yg ka mee tontonton tetap gagal membuat perobahan rakyat aceh,PA Insya Allah mnang d aceh

  2. sudah t’bkti skrng org2 dr Partai Aceh yg t’plih jd wakil rakyat bkn memihak kpd rakyat mlh sibuk dgn kemewahan…
    Mklum lah pejabat kemaren sore…

  3. Biet muka tubai hana malee awak PA, bak acara ceramah agama…kadijak ceramah politik, ka abeeh akai awak PA kali nyoe…beurangkapue jeut dipeuget lee awak PA nyan….tp kali nyoe awak PA hana meunang..ka ilee beuh kujak sipak BOLA ATOM ilee hehehe…..

  4. orang sudah terlalu pinter…jadi sikapnya kaya orang bodoh..ga bisa menjaga waktu dan tempat..

  5. Seharusnya pak Malik Mahmud ini bisa memanfaatkan momentum..bukan ajang politik di pakai berpolitik wajarlah kalau mereka pd pergi..berpolitik ada tempat dan saatnya pak Malik , karena semua orang Aceh belum tentu bisa menerima anda, walaupun kita sama-sama orang Aceh kalau tdk satu irama pasti banyak yg tidak menerima jga..

  6. he..he..he..orang sudah bingung berkampanye ng bisa menempatkan di mana harus berkampanye..halal bihalal sebagai ajang politik,,sudah ng waras lagi mereka ini.

  7. Seharusnya pak Malik Mahmud ini bisa memanfaatkan momentum..bukan ajang politik di pakai berpolitik wajarlah kalau mereka pada pergi..berpolitik ada tempat dan saatnya pak Malik , karena semua orang Aceh belum tentu bisa menerima anda, walaupun kita sama-sama orang Aceh kalau tdk satu irama pasti banyak yg tidak menerima jga..

  8. ya, begitulah KPA/PA yang menjuliki dr sebagai partai-nya orang Aceh. namun sayangnya rakyat Aceh, yang d korbankan oleh mereka untuk kepentingan kelompok. memang benar apa yang di utarakan oleh salah seorang peserta halal bi halal, yang sejauh ini memang sikap yang serupa terjadi di aceh, ketika partai tsb berkuasa, yang hanya menyalahkan golongan orang lain. pada hal golong tsb, mereka2 pada hal sama orang yang berjuang untuk aceh, cuma mereka lain haluan saja. jadi mengenai warga nagan yang membelakangi

  9. Saya sebagai warga nagan raya yg berdomisili dijakarta,sangat menyangkan atas kejadian ini.kl dijakarta berpidato politik percuma,toh kami saat memilih gubenur,kami tidak bisa memilih.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Tiga Pasien Positif COVID-19 di Aceh Sembuh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Tiga pasien positif corona atau COVID-19 di Aceh dinyatakan sembuh. Mereka diperbolehkan pulang setelah...

200 Pengemudi Ojek Daring di Aceh Peroleh Bantuan Sembako

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 200 pengemudi ojek daring di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar, Aceh, memproleh bantuan sembako dari Forum...

Update Corona di Aceh: Sudah 37 PDP COVID-19 Pulang dari RS dan Sehat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 37 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Virus Corona atau COVID-19 di Aceh dilaporkan sembuh dan telah pulang dari...

Update Corona di Aceh: ODP Bertambah Jadi 893, PDP 45, dan Hasil Swab EY Negatif

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona atau COVID-19 di Aceh kembali bertambah. Kali ini ODP bertambah 96 orang menjadi...

Surat Wali Nanggroe Kepada Para Tenaga Medis

Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk Malik Mahmud Al Haytar menyampaikan rasa terima kasih kepada para tenaga medis yang saat ini menjadi garda...

More Articles Like This