Sunday, January 26, 2020

Mahasiswa Tata Boga Unsyiah Pamer Modifikasi Makanan Khas Aceh

Must Read

Kuburan Massal Korban Tsunami Dipindahkan

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Setelah sewindu tsunami, 10 jenazah korban tsunami yang dikuburkan secara massal di belakang rumah...

Kantor Unicef Dilempari Granat

BANDA ACEH, acehkita.com. Kantor perwakilan Unicef di Jalan Masjid Assadakah Lorong 3 Lamlagang Banda Aceh, Selasa (17/3) sekitar pukul...

Duh, Anak Tega Bacok Ibu Kandung

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Kamisna, 47 tahun, guru sekolah dasar asal Desa Rukih Keupula, Indrapuri, terpaksa mendapat perawatan...

Shireen Berbaju Aceh

Shireen Sungkar, pemeran Fitri dalam sinetron Cinta Fitri didampingi Teuku Wisnu (Farel) mengenakan pakaian adat Aceh saat menghadiri pembukaan...

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Sebanyak 11 mahasiswa tata boga jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Syiah Kuala (PKK FKIP Unsyiah) memamerkan produk kreasi baru makanan lokal khas Aceh yang telah dimodifikasi. Kegiatan kulminasi inovasi karya boga ini berlangsung di lobi FKIP Unsyiah, Kamis (25/4).

Ketua Program Studi PKK Unsyiah, Yuli Heirina Hamid, mengatakan kegiatan tersebut sebagai upaya untuk mengembangkan pangan lokal menjadi produk makanan dan minuman yang mampu bersaing di dunia ekonomi kreatif.

Ia menyebutkan ada 11 bahan baku lokal yang dikreasikan oleh mahasiswa, yaitu ikan bandeng (eungkoet muloeh), kecombrang, keumamah, langkitang (chue), mengkudu (kumudee), ikan belanak (engkot belaneut), cepokak (boeh trueng cawieng), talas (empeuk), umbi uwi (boh gadong), terong belanda, dan rebung bambu betung.

Kegiatan yang merupakan bagian dari mata kuliah cipta karya boga itu juga untuk memfasilitasi mahasiswa tata boga dalam meningkatkan kemampuan memilih, mengolah, menyajikan, serta mengemas masakan. Sehingga diharapkan mereka dapat menghasilkan makanan unik dan menarik yang mampu diterima konsumen serta bernilai jual tinggi.

“Kegiatan ini menjadi motivasi bagi mahasiswa tata boga dalam mengembangkan potensi kuliner daerah menjadi makanan unik, menarik, kreatif, dan memiliki nilai jual tinggi,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Dekan III FKIP Unsyiah, Abu Bakar, menyampaikan bahwa sejak prodi PKK Unsyiah meraih akreditasi A pada 2016, jumlah peminat prodi ini terus meningkat setiap tahunnya.

Saat ini, sebut Abu Bakar, prodi PPK memiliki dua konsentrasi keahlian, yaitu tata busana dan tata boga. Unsyiah berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas mahasiswa, sehingga dapat melahirkan para profesional di bidang tata busana dan tata boga. Termasuk salah satunya menggelar program tahunan fashion show bagi mahasiswa tata busana dan pameran kulminasi inovasi karya boga bagi mahasiswa tata boga.

“Masing-masing konsentrasi memiliki tuntutan tersendiri untuk menghasilkan lulusan unggul, sehingga mereka dapat menjadi pendidik dan pengusaha profesional di bidangnya,” pungkasnya.[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

AJI-UNICEF Gelar Pelatihan Liputan Hak Anak untuk 25 Jurnalis Aceh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Banda Aceh menggelar workshop peliputan hak anak untuk 25 jurnalis...

Djulaidi Kasim Jabat Plt Kakanwil Kemenag Aceh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Menteri Agama RI Jenderal (Purn) Fachrul Razi menunjuk Drs Djulaidi Kasim, M. Ag sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor...

Pemerintah Aceh Sampaikan Duka Cita atas Meninggalnya Bupati Bireuen

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Pemerintah Aceh menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya Bupati Bireuen, Saifannur, di Rumah Sakit Siloam Dhirga Surya, Kota...

Bupati Bireuen Saifannur Meninggal Dunia

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Bupati Bireuen, Saifannur, dikabarkan meninggal dunia di Rumah Sakit Siloam Dhirga Surya, Kota Medan, Sumatera Utara. Ia menghembuskan nafas...

Panglima Militer Thailand Belajar Penanganan Konflik dan Teken Kerja Sama di Aceh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Panglima Angkatan Darat Kerajaan Thailand atau Royal Thailand Army (RTA), Jenderal Apirat Kongsompong, melakukan kunjungan ke Aceh, pada Selasa...

More Articles Like This