Tuesday, April 7, 2020

Mahasiswa Tata Boga Unsyiah Pamer Modifikasi Makanan Khas Aceh

Must Read

Harga Daging Ayam Beranjak Naik

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Sejak memasuki bulan maulid pada Desember lalu, hingga saat in harga daging sapi, kerbau...

Keluarga Korban Pesawat Kecewa

BAHOROK | ACEHKITA.COM -- Proses evakuasi pesawat Cassa 212-200 milik PT Nusantara Buana Air dinilai lamban. Pihak keluarga korban...

Aktivis Aceh Desak Jokowi Tuntaskan Kasus Pembunuhan Munir

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Aktivis sipil di Aceh mendesak pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla untuk menuntaskan kasus...

Kalah dari Persik Kediri, Persiraja Masih Punya Satu Peluang Lolos Liga 1

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Peluang Persiraja Banda Aceh untuk promosi ke Liga 1 masih terbuka kendati kalah adu...

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Sebanyak 11 mahasiswa tata boga jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Syiah Kuala (PKK FKIP Unsyiah) memamerkan produk kreasi baru makanan lokal khas Aceh yang telah dimodifikasi. Kegiatan kulminasi inovasi karya boga ini berlangsung di lobi FKIP Unsyiah, Kamis (25/4).

Ketua Program Studi PKK Unsyiah, Yuli Heirina Hamid, mengatakan kegiatan tersebut sebagai upaya untuk mengembangkan pangan lokal menjadi produk makanan dan minuman yang mampu bersaing di dunia ekonomi kreatif.

Ia menyebutkan ada 11 bahan baku lokal yang dikreasikan oleh mahasiswa, yaitu ikan bandeng (eungkoet muloeh), kecombrang, keumamah, langkitang (chue), mengkudu (kumudee), ikan belanak (engkot belaneut), cepokak (boeh trueng cawieng), talas (empeuk), umbi uwi (boh gadong), terong belanda, dan rebung bambu betung.

Kegiatan yang merupakan bagian dari mata kuliah cipta karya boga itu juga untuk memfasilitasi mahasiswa tata boga dalam meningkatkan kemampuan memilih, mengolah, menyajikan, serta mengemas masakan. Sehingga diharapkan mereka dapat menghasilkan makanan unik dan menarik yang mampu diterima konsumen serta bernilai jual tinggi.

“Kegiatan ini menjadi motivasi bagi mahasiswa tata boga dalam mengembangkan potensi kuliner daerah menjadi makanan unik, menarik, kreatif, dan memiliki nilai jual tinggi,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Dekan III FKIP Unsyiah, Abu Bakar, menyampaikan bahwa sejak prodi PKK Unsyiah meraih akreditasi A pada 2016, jumlah peminat prodi ini terus meningkat setiap tahunnya.

Saat ini, sebut Abu Bakar, prodi PPK memiliki dua konsentrasi keahlian, yaitu tata busana dan tata boga. Unsyiah berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas mahasiswa, sehingga dapat melahirkan para profesional di bidang tata busana dan tata boga. Termasuk salah satunya menggelar program tahunan fashion show bagi mahasiswa tata busana dan pameran kulminasi inovasi karya boga bagi mahasiswa tata boga.

“Masing-masing konsentrasi memiliki tuntutan tersendiri untuk menghasilkan lulusan unggul, sehingga mereka dapat menjadi pendidik dan pengusaha profesional di bidangnya,” pungkasnya.[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Tiga Pasien Positif COVID-19 di Aceh Sembuh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Tiga pasien positif corona atau COVID-19 di Aceh dinyatakan sembuh. Mereka diperbolehkan pulang setelah...

200 Pengemudi Ojek Daring di Aceh Peroleh Bantuan Sembako

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 200 pengemudi ojek daring di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar, Aceh, memproleh bantuan sembako dari Forum...

Update Corona di Aceh: Sudah 37 PDP COVID-19 Pulang dari RS dan Sehat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 37 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Virus Corona atau COVID-19 di Aceh dilaporkan sembuh dan telah pulang dari...

Update Corona di Aceh: ODP Bertambah Jadi 893, PDP 45, dan Hasil Swab EY Negatif

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona atau COVID-19 di Aceh kembali bertambah. Kali ini ODP bertambah 96 orang menjadi...

Surat Wali Nanggroe Kepada Para Tenaga Medis

Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk Malik Mahmud Al Haytar menyampaikan rasa terima kasih kepada para tenaga medis yang saat ini menjadi garda...

More Articles Like This