Tuesday, February 18, 2020

Mahasiswa Tata Boga Unsyiah Pamer Modifikasi Makanan Khas Aceh

Must Read

Polisi Masih Buru Pemerkosa Janda di Langsa

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Lima pelaku pemerkosaan terhadap seorang janda di Kecamatan Langsa Barat, kini menjadi buronan aparat...

Gerakan Kutuk PLN Aceh Muncul di Facebook

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Kecaman atas pemadaman listrik di Aceh akhir-akhir ini terus terdengar dari pelanggannya....

Mantan Kombatan Sandera Mobil Wakil Bupati Aceh Timur

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Sejumlah mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka menyandera mobil dinas milik Pemerintah Kabupaten Aceh Timur...

FOTO | Kebakaran di Depan Masjid Raya

Tiga unit toko terbakar di Jalan Diponegoro (depan Masjid Raya Baiturrahman) Banda Aceh, Kamis (5/7).

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Sebanyak 11 mahasiswa tata boga jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Syiah Kuala (PKK FKIP Unsyiah) memamerkan produk kreasi baru makanan lokal khas Aceh yang telah dimodifikasi. Kegiatan kulminasi inovasi karya boga ini berlangsung di lobi FKIP Unsyiah, Kamis (25/4).

Ketua Program Studi PKK Unsyiah, Yuli Heirina Hamid, mengatakan kegiatan tersebut sebagai upaya untuk mengembangkan pangan lokal menjadi produk makanan dan minuman yang mampu bersaing di dunia ekonomi kreatif.

Ia menyebutkan ada 11 bahan baku lokal yang dikreasikan oleh mahasiswa, yaitu ikan bandeng (eungkoet muloeh), kecombrang, keumamah, langkitang (chue), mengkudu (kumudee), ikan belanak (engkot belaneut), cepokak (boeh trueng cawieng), talas (empeuk), umbi uwi (boh gadong), terong belanda, dan rebung bambu betung.

Kegiatan yang merupakan bagian dari mata kuliah cipta karya boga itu juga untuk memfasilitasi mahasiswa tata boga dalam meningkatkan kemampuan memilih, mengolah, menyajikan, serta mengemas masakan. Sehingga diharapkan mereka dapat menghasilkan makanan unik dan menarik yang mampu diterima konsumen serta bernilai jual tinggi.

“Kegiatan ini menjadi motivasi bagi mahasiswa tata boga dalam mengembangkan potensi kuliner daerah menjadi makanan unik, menarik, kreatif, dan memiliki nilai jual tinggi,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Dekan III FKIP Unsyiah, Abu Bakar, menyampaikan bahwa sejak prodi PKK Unsyiah meraih akreditasi A pada 2016, jumlah peminat prodi ini terus meningkat setiap tahunnya.

Saat ini, sebut Abu Bakar, prodi PPK memiliki dua konsentrasi keahlian, yaitu tata busana dan tata boga. Unsyiah berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas mahasiswa, sehingga dapat melahirkan para profesional di bidang tata busana dan tata boga. Termasuk salah satunya menggelar program tahunan fashion show bagi mahasiswa tata busana dan pameran kulminasi inovasi karya boga bagi mahasiswa tata boga.

“Masing-masing konsentrasi memiliki tuntutan tersendiri untuk menghasilkan lulusan unggul, sehingga mereka dapat menjadi pendidik dan pengusaha profesional di bidangnya,” pungkasnya.[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Daftar Nama 22 Petugas Haji 2020 Kloter Aceh yang Lolos Seleksi

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh mengumumkan 22 nama calon petugas haji Aceh yang...

Busana Rumoh Syar’i di Aceh Wedding Expo 2020 Dapat Pujian dari Ketua DWP

Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Setda Aceh, Safrida Yuliani, memuji keindahan busana muslim hasil karya Rumoh Syar'i. Ia terpukau menyaksikan peragaan model yang mengenakan...

Persiraja Resmi Kontrak Pemain Timnas Lebanon Samir Ayass

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Persiraja resmi mengikat kontrak pemain Timnas Lebanon, Samir Ahmed Ayass, selama satu musim. Tanda tangan kontrak pemain untuk slot...

Puluhan Anak Muda Aceh Suarakan Pemenuhan HKSR

Puluhan anak muda Aceh yang mewakili lintas komunitas dan Forum Perempuan Muda menyuarakan pemenuhan Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi (HKSR) untuk kelompok muda Aceh....

Jelang Kenduri Kebangsaan, Yayasan Sukma Gelar Seminar Keacehan di Unsyiah

Yayasan Sukma Bangsa bersama Forbes Anggota DPR dan DPD RI asal Aceh dan Universitas Syiah Kuala menggelar seminar Keacehan bertema ‘Kearifan Masa Lalu Kejayaan...

More Articles Like This