Tuesday, July 7, 2020

Mahasiswa Malaysia Tanam Pohon Bakau di Alue Naga

Must Read

Bantuan Mulai Datang ke Beureuneut

KRUENG RAYA | ACEHKITA.COM -- Pascabanjir semalam, bantuan dari berbagai kalangan mulai datang ke Desa Beureneut, Kecamatan Seulimuem, Aceh...

Gubernur Belum Teken Qanun Jinayah

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Qanun Hukum Jinayat dan Qanun Acara Jinayat yang disahkan parlemen Aceh periode 2004-2009 pada...

Besok, MK Sidangkan Gugatan Dirjen Otda ke KIP

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Mahkamah Konstitusi akan kembali menyidangkan gugatan terhadap pemilihan kepala daerah Aceh, pada Jumat (13/1)...

Pemerintah Aceh Upayakan Lahan 10 Ha untuk LP

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Pemerintah Aceh telah mengupayakan lahan seluas 10 hektar untuk dijadikan sebagai Lembaga Pemasyarakatan (LP)...

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Mahasiswa dari Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI) Malaysia bersama mahasiswa FKIP Universitas Syiah Kuala melakukan penanaman pohon bakau (mangrove) di Pantai Alue Naga, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh, Rabu (10/4). Kegiatan itu salah satu dari serangkaian kegiatan program ‘Global Hadari Engagement and Collaboration’ oleh UPSI.

Kunjungan delegasi dari UPSI ke Unsyiah terdiri dari 22 mahasiswa dan 2 dosen. Kunjungan salah satu universitas terkemuka di Malaysia itu berlangsung mulai Senin hingga Jumat, 8-12 April 2019.

Ketua delegasi UPSI, Muhamad Hadi Kamil, menyatakan lewat program penanaman pohon bakau tersebut diharapkan dapat membantu pelestarian lingkungan pantai Alue Naga sebagai bentuk pelayanan masyarakat. “Meskipun yang kami lakukan adalah hal yang kecil, tetapi ini adalah salah satu langkah jangka panjang untuk melestarikan lingkungan di sekitar Pantai Aceh,” sebut Hadi dalam keterangan tertulis kepada Acehkita.com, Sabtu (13/4).

Sementara itu, Ketua Himpunan Mahasiswa Geografi (Himageo) Unsyiah, Edy Sudirman pada pembukaan acara tersebut menyampaikan pentingnya penanaman pohon bakau untuk membantu pengembangan ekosistem laut di pantai Alue Naga.

“Semoga pohon bakau ini melambangkan kerja sama dan ikatan antara mahasiswa Universitas Syiah Kuala dan mahasiswa Universitas Pendidikan Sultan Idris. Juga kami berharap kerjasama antara kedua universitas ini dapat berlanjut dari waktu ke waktu,” ujar Edy.[]

ACEHKITA.com menerima bantuan dana dari Google News Initiative (GNI) melalui program Journalism Emergency Relief (JER) Fund senilai US$5.000.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

220 PNS Kemenag Aceh Dilantik Secara Virtual karena Pandemi Corona

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - 220 CPNS formasi 2018 dalam lingkup Kantor Wilayah Kementerian Agama Aceh dilantik dan diambil...

Bangunan Makam Cut Meutia di Aceh Utara Rusak Tertimpa Pohon

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Bangunan makam Pahlawan Nasional, Cut Meutia, rusak tertimpa pohon tumbang akibat angin kencang beberapa waktu lalu. Kejadian ini turut...

Wilayahnya Rawan Bencana, Unsyiah dan Unand Kolaborasi Penelitian Kebencanaan

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sama-sama berada di wilayah rawan bencana, Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Banda Aceh dan Universitas Andalas (Unand) Padang, Sumatera Barat...

Anggota DPR RI Apresiasi UTBK Unsyiah di Tengah Pandemi COVID-19

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Anggota Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Muhammad Kadafi, meninjau langsung pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer...

Webinar Harganas 2020 di Aceh: Jaga Keluarga dari COVID-19

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Aceh bekerjasama dengan Perhimpunan Dokter Keluarga Indonesia (PDKI) dan BKKBN Aceh menyelenggarakan webinar Hari...

More Articles Like This