Wednesday, April 8, 2020

Langsa Raih Juara Umum O2SN SMA 2019 se-Aceh

Must Read

6 Terduga Anggota Din Minimi Ditangkap

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Tim Gabungan Polres Aceh Timur dan Polda Aceh menangkap enam orang yang diduga anggota...

Turis Nyaris Diperkosa di Sabang

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Seorang turis asing, Sarah Winter (28), nyaris jadi korban pemerkosaan di Pantai Gapang, Sabang,...

Pilkada 2006, Awal Retaknya Para Kombatan [2]

Pengantar Menyongsong Pilkada 2017, para punggawa bekas Gerakan Aceh Merdeka (GAM) saling berebut kuasa untuk memimpin Aceh. Mereka duduk...

DPRA Minta Masukan Pegiat Antikorupsi

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Aceh menggelar pertemuan dengan sejumlah lembaga swadaya masyarakat antikorupsi,...

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Sebanyak 16 siswa SMA terpilih untuk mewakili Provinsi Aceh pada Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Nasional tahun 2019 yang bakal berlangsung di Kota Banda Aceh, pada 25- 31 Agustus mendatang. Kontingen Kota Langsa berhasil meraih juara umum pada O2SN tingkat SMA se-Aceh tahun 2019 dengan torehan lima medali emas, tiga perak dan dua perunggu.

Adapun ke-16 pelajar SMA yang bakal mewakili Aceh di O2SN tingkat nasional masing-masingnya cabang olahraga atletik 100 meter yaitu Hafiz Prasetia (Kota Langsa) dan Zakiatul Fauzah (Pidie), atletik lompat jauh atas nama Agustrianda (Aceh Barat Daya) dan Elfina Damayanti (Aceh Tamiang), Rafi Fajar Satya (Kota Langsa) dan Cut Safira Alya (Aceh Barat) untuk cabang olahraga bulu tangkis, dan dua siswa Kota Langsa Agung Suanda dan Farah Diva untuk cabang olahraga renang gaya dada.

Kemudian cabang olahraga karate kata diwakili oleh Milri Jaza Muridi (Pidie) dan Devi Wulandari (Banda Aceh), sementara karate komite bebas oleh Yusuf Kamil (Banda Aceh) dan Qathrine Nada (Kota Langsa). Selanjutnya cabang olahraga silat kelas F putra oleh Gunter Lowe (Banda Aceh), untuk kelas D putri diwakili Rena Putriana (Aceh Tamiang), sedangkan silat tunggal putra oleh Muhammad Farhan (Aceh Tamiang) dan silat tunggal putri oleh Rizka Sri Wulandari dari Banda Aceh.

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Syaridin, di hadapan para atlet dan pelatih menyampaikan bahwa pihaknya akan melakukan pembinaan secara intensif selama sebulan penuh terhadap para atlet yang mewakili Provinsi Aceh, dengan memberi kemudahan dalam belajar dan mencari pelatih yang berkompeten untuk mereka.

“Kita akan meminta persetujuan dari kepala sekolah masing-masing, terutama yang berasal dari daerah agar memberikan izin bagi para atlet yang terpilih ini, untuk bisa berlatih secara maksimal pada tempat yang akan diperuntukkan untuk perlombaan O2SN Nasional nanti,” ujar Syaridin saat menutup O2SN SMA 2019 tingkat Provinsi Aceh pada Minggu (23/6) malam di Banda Aceh,

Lebih lanjut, ia menambahkan, secara teknis bagi mereka yang berasal dari luar daerah, maka nantinya akan diwajibkan belajar juga pada pagi hari di sekolah-sekolah yang ditunjuk oleh Dinas Pendidikan di wilayah Kota Banda Aceh. Lalu pada sore harinya mereka akan mengadakan latihan dengan pelatih yang telah ditunjuk oleh pihaknya.

“Hal ini akan memberikan manfaat bagi peserta didik, selain bisa fokus latihan pada cabang olahraga. Juga akan memberikan pengalaman baru bagi mereka tentang proses pembelajaran yang berada di sekolah perkotaan,” sebut Kadisdik Aceh dalam keterangan tertulis, Senin (24/6).

Khusus untuk cabang olahraga seperti renang, karate dan silat, menurutnya hampir setiap tahun Provinsi Aceh meloloskan atletnya hingga tingkat internasional. Demikian juga untuk tahun ini, katanya, pihaknya juga menargetkan hal tersebut bisa berulang kembali.

“Kami juga sangat berterima kasih kepada seluruh siswa dan siswi terutama para pembimbingnya sehingga kita bisa mengikuti semua cabang olahraga di tingkat provinsi dengan sukses dan tanpa kendala satu apa pun,” kata Syaridin.

Kepada para juara untuk semua cabang olahraga yang dilombakan di O2SN SMA tingkat Provinsi Aceh tahun 2019 ini, Dinas Aceh memberikan hadiah berupa piagam penghargaan, medali dan uang tunai kepada mereka. Besaran uang tunai untuk juara pertama diberikan sebesar 3 juta rupiah, sedangkan juara kedua sebesar 2 juta rupiah dan kepada juara ketiga setiap cabang olahraga diberikan sebesar 1,5 juta rupiah.[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Tiga Pasien Positif COVID-19 di Aceh Sembuh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Tiga pasien positif corona atau COVID-19 di Aceh dinyatakan sembuh. Mereka diperbolehkan pulang setelah...

200 Pengemudi Ojek Daring di Aceh Peroleh Bantuan Sembako

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 200 pengemudi ojek daring di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar, Aceh, memproleh bantuan sembako dari Forum...

Update Corona di Aceh: Sudah 37 PDP COVID-19 Pulang dari RS dan Sehat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 37 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Virus Corona atau COVID-19 di Aceh dilaporkan sembuh dan telah pulang dari...

Update Corona di Aceh: ODP Bertambah Jadi 893, PDP 45, dan Hasil Swab EY Negatif

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona atau COVID-19 di Aceh kembali bertambah. Kali ini ODP bertambah 96 orang menjadi...

Surat Wali Nanggroe Kepada Para Tenaga Medis

Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk Malik Mahmud Al Haytar menyampaikan rasa terima kasih kepada para tenaga medis yang saat ini menjadi garda...

More Articles Like This