Friday, April 3, 2020

Lagi, Gajah Obrak-abrik Kebun Warga

Must Read

Irwandi Ungkap Kejanggalan Penangkapannya

JAKARTA | ACEHKITA.COM – Setelah ditunda selama seminggu, sidang praperadilan yang didaftar Gubernur Aceh nonaktif Irwandi Yusuf terhadap Komisi...

El Barca Tetap Kokoh

Zorilla-Barcelona menang atas Valladolid berkat gol tunggal Samuel Eto'o dengan skor 1-0, pada pertandingan La Liga di Stadion Zorilla,...

SBY Bertemu Jokowi

JAKARTA | ACEHKITA.COM – Presiden Joko “Jokowi” Widodo menerima kunjungan Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), di Istana...

Etnis Rohingya Diberangkatkan ke Medan

Pengungsi etnis Rohingya dikawal aparat kepolisian saat diberangkatkan dari pelabuhan Ulee Lheue Banda Aceh menuju Medan, Kamis (17/12) pagi....
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

SAMPOINIET | ACEHKITA.COM – Belasan kawanan gajah liar di pegunungan Sampoiniet, Aceh Jaya, kembali menyerang perkebunan milik warga Desa Teupin Hasan, Rabu (4/11) malam. Kawanan gajah ini merusak dan memakan hasil kebun.

Kepala Desa Teupin Hasan, Idris, mengatakan, amukan gajah liar ini terjadi pada Rabu malam dan menyebabkan sebagian besar hasil kebun warga, seperti pisang, ubi, dan pinang, habis dimakan dan dirusak gajah liar.

Akibatnya, warga yang terdiri atas perempuan dan anak, terpaksa harus diungsikan sementara pada malam hari ke Desa Masen.

“Karena kebun-kebun masyarakat ini tidak jauh dari rumah-rumah mereka, jadi bisa dibayangkan betapa dekat gajah-gajah itu dengan rumah,” jelas Idris.

Mengatasi hal ini, Idirs dan sejumlah warga desa sudah melapor kepada polisi hutan dan petugas patroli gajah yang bermarkas di Ligan, Sampoiniet.

“Untuk sementara, pada malam hari kami berjaga-jaga bersama pawang gajah, untuk memantau kedatangan gajah liar tersebut,” kata Idris.

Sementara itu, Ahmady, pawang gajah dari Conservation Response Unit (CRU) Sarah Dheue, Sampoiniet, mengaku sudah menyiagakan petugas ranger yang berjaga dan melakukan patroli di kawasan Desa Teupin Hasan, untuk mengusir kembali gajah liar ke hutan.

Desa Teupin Hasan merupakan desa yang sering mengalami gangguan gajah liar, karena lokasinya yang berbatasan langsung dengan huta Ulu Masen. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Update Corona di Aceh: Sudah 37 PDP COVID-19 Pulang dari RS dan Sehat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 37 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Virus Corona atau COVID-19 di Aceh dilaporkan...

Update Corona di Aceh: ODP Bertambah Jadi 893, PDP 45, dan Hasil Swab EY Negatif

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona atau COVID-19 di Aceh kembali bertambah. Kali ini ODP bertambah 96 orang menjadi...

Surat Wali Nanggroe Kepada Para Tenaga Medis

Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk Malik Mahmud Al Haytar menyampaikan rasa terima kasih kepada para tenaga medis yang saat ini menjadi garda...

Ruang Outbreak Pinere RSUDZA Dijadikan Tempat Isolasi Pasien COVID-19

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - RSUDZA Banda Aceh telah memiliki 12 ruang Outbreak Pinere (Penyakit Infeksi New-Emerging dan Re-Emerging) pada Selasa (31/3/2020). Ke-12 ruang...

Update Corona di Aceh: 5 Positif, 2 Meninggal, 44 PDP, 797 ODP

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Angka Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona di Aceh bertambah 177 orang menjadi 797 orang per Selasa (31/3/2020) pukul 15.00...

More Articles Like This