Wednesday, February 26, 2020

KPK Tetapkan Irwandi Yusuf Sebagai Tersangka Gratifikasi Dermaga Sabang

Must Read

Usai Dicambuk, Perempuan Ini Pingsan

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Kejaksaan Negeri Langsa mengeksekusi hukuman cambuk terhadap delapan pelaku pelanggaran syariat Islam di kota...

WH Tangkap Penjual dan Pembeli Makanan

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Petugas Wilayatul Hisbah dan Satuan Polisi Pamong Praja menggelar razia penjual makanan di siang...

Banda Aceh Wajibkan Bangunan Ramah Difabel

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Pemerintah Kota Banda Aceh akan menerapkan kebijakan setiap bangunan baru yang dibangun harus mengakomodasi...

Galang Bantuan Gempa, Biker Konvoi

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Bikers Aceh yang tergabung dalam beberapa club sepeda motor di Banda Aceh akan melakukan...
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

JAKARTA | ACEHKITA.COM – Gubernur Aceh nonaktif Irwandi Yusuf kembali dijerat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka.

Kali ini, Irwandi disangkakan menerima gratifikasi terkait proyek pembangunan dermaga di Sabang.

“KPK menemukan bukti permulaan yang cukup untuk meningkatkan status dua orang lagi sebagai tersangka dalam penyidikan ini: IY (Irwandi Yusuf) dan IA (Izil Azhar),” ungkap Kepala Biro Humas KPK Febri Diansyah di Jakarta, Senin (8/10/2018).

Izil disebut Febri sebagai orang kepercayaan Irwandi. Keduanya disangka telah melanggar Pasal 12 B Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Irwandi dan Izil diduga menerima gratifikasi Rp32 miliar dari proyek itu. Hingga saat ini, KPK telah menyita Rp4,3 miliar dari Irwandi.

“Total dugaan gratifikasi sekitar Rp32 miliar,” ujar Febri.

Perkara itu berawal dari penyidikan KPK pada korupsi pembangunan dermaga yang dibiayai APBN 2006-2011 itu pada 2013. Nilai total proyek itu Rp793 miliar.

KPK menduga terdapat kerugian keuangan negara Rp313 miliar karena adanya penyimpangan dalam proyek itu.

Dalam perjalanannya, sejumlah orang yang sudah divonis yaitu Heru Sulaksono (mantan Kepala PT Nindya Karya cabang Sumatera Utara), Ramadhani Ismy (mantan PPK), Ruslan Abdul Gani (mantan Kepala BPKS sekaligus KPA), Teuku Syaiful Ahmad (unfit to trial/dilimpahkan ke Kejagung untuk digugat perdata TUN), serta dua korportasi yaitu PT Nindya Karya dan PT Tuah Sejati.

Sebelumnya, Irwandi telah ditetapkan KPK sebagai tersangka suap. Dia diduga menerima duit suap Rp500 juta dari Bupati Bener Meriah nonaktif Ahmadi.

Uang itu diduga merupakan bagian dari commitment fee Rp 1,5 miliar atau 10 persen demi mendapatkan ijon proyek infrastruktur yang menggunakan alokasi Dana Otsus.

KPK menduga bagian 8 persen diperuntukkan bagi sejumlah pejabat di provinsi, sedangkan 2 persen di tingkat kabupaten.

Hingga kini, Irwandi dalam perkara suap tersebut belum disidangkan. Sedangkan Ahmadi yang juga ditetapkan sebagai tersangka sedang menjalani proses persidangan.[]

DETIK.COM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Jajan Pakai Uang Palsu, Dua Warga Aceh Ditangkap Polisi

LHOKSEUMAWE | ACEHKITA.COM - Dua warga Aceh ditangkap polisi di Kota Lhokseumawe, setelah jajan makanan dan minuman dengan uang...

Diskusi Quo Vadis Rencana Investasi Aceh, Yuk!

Institute for Strategic and Policy Studies (ISPS) yang berkantor di Jakarta, bekerja sama dengan Aceh Bisnis Club (ABC) Jakarta, dan Donya Ekonomi Aceh (DEA),...

Wali Nanggroe Bertemu Dubes Uni Eropa Bahas MoU Helsinki

JAKARTA | ACEHKITA.COM - Wali Nanggroe Malik Mahmud Al-haythar bertemu Duta Besar (Dubes) Uni Eropa delegasi untuk Indonesia dan Brunei Darussalam Vincent Piket, membahas...

Daftar Nama 22 Petugas Haji 2020 Kloter Aceh yang Lolos Seleksi

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh mengumumkan 22 nama calon petugas haji Aceh yang lulus dalam seleksi petugas haji...

Busana Rumoh Syar’i di Aceh Wedding Expo 2020 Dapat Pujian dari Ketua DWP

Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Setda Aceh, Safrida Yuliani, memuji keindahan busana muslim hasil karya Rumoh Syar'i. Ia terpukau menyaksikan peragaan model yang mengenakan...

More Articles Like This