Wednesday, December 11, 2019

Korban Tenggelam di Pantai Rukui Aceh Tamiang Ditemukan Meninggal

Must Read

Masyarakat Aceh Diajak Lawan Intimidasi

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Pelaksana Tugas Gubernur Aceh Soedarmo mengajak masyarakat untuk melawan tindak intimidasi dan tekanan yang...

Mengamuk, Seorang Warga Dilumpuhkan Polisi

ACEH UTARA | ACEHKITA.COM -- Seorang warga Desa Bangka Jaya, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara, terpaksa dilumpuhkan polisi dengan timah...

Misa Natal

Seorang anak melintasi koridor saat berlangsungnya Misa Natal di Gereja Kahtolik Hati Kudus Banda Aceh, Kamis (24/12). Polisi mengerahkan...

Posko DVI Ambil Data Keluarga Korban Kapal Karam

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Kepolisian Daerah Aceh membuka Posko Disaster Victim Identification (DVI) di Rumah Sakit Bhayangkara Banda...

TAMIANG | ACEHKITA.COM – Riki (17 tahun) remaja korban tenggelam di lokasi objek wisata Pantai Pulai Rukui di Kampung Alur Nunang, Kecamatan Banda Mulia, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, karena terseret ombak pada Minggu (14/7), ditemukan meninggal oleh Tim SAR Gabungan.

“Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban yang tenggelam pada Senin malam pukul 20.45 WIB, 5000 meter dari lokasi korban hanyut,” ujar Kepala Basarnas Banda Aceh, Budiono, kepada jurnalis usai menerima laporan dari Pos SAR Langsa pada Senin malam.

Ia menyebutkan, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban berawal dari informasi warga setempat untuk mengecek muara di lokasi yang berjarak 500 meter dari tempat korban hanyut. Dimana biasanya di lokasi itu banyak terdapat tumpukan sampah dari laut pada saat air pasang.

“Tim SAR Gabungan yang menerima informasi tersebut langsung melakukan penyisiran dari laut menggunakan perahu karet dan dibantu oleh masyarakat yang menyisir dari bibir pantai, pada saat penyisiran sekitar pukul 21.45 WIB korban berhasil ditemukan 500 meter ke arah barat dari lokasi korban hanyut,” sebut Budiono.

Usai ditemukan, korban langsung dievakuasi menggunakan perahu karet dan kemudian diserahkan ke pihak keluarga.

Budiono mengatakan, pencarian malam hari tersebut dilakukan setelah mendapat informasi yang akurat dari pengelola objek wisata tersebut. Pencarian malam itu melibatkan personel Pos SAR Langsa, Satgas SAR Aceh Tamiang, Koramil Bandar Mulia, Polsek, BPBD Aceh Tamiang, nelayan serta masyarakat.

Sebelumnya, Tim rescue Pos SAR Langsa bersama Satgas SAR Aceh Tamiang sudah melakukan pencarian korban tenggelam di lokasi objek wisata begitu menerima informasi pada Minggu sore hingga pukul 19.00 WIB. Namun karena belum membuahkan hasil, pencarian kembali dilanjutkan pada Senin pagi (15/7) hingga kemudian korban berhasil ditemukan pada malam harinya.

“Dalam tindakan pencarian korban tersebut menggunakan dua unit perahu perahu karet dan dua unit perahu nelayan,” tutur Budiono.[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

LPSK: Saatnya Pemerintah Selesaikan Pelanggaran HAM Berat Masa Lalu

JAKARTA | ACEHKITA.COM — Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) berpendapat inilah saatnya negara...

Aceh Butuh Tenaga Non-kependidikan

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Majelis Pendidikan Aceh (MPA) melakukan Focus Group Discussion (FGD) hasil kajiannya tentang Tenaga Kependidikan Non Guru SMA/SMK dan Madrasah...

5 Pelari ‘Run To Care’ Anak Aceh Telah Selesaikan 250 Km

Memori perjuangan anak Aceh, menggerakkan kaki lima pelari Run To Care untuk lakukan misi kebaikan. Nicky Hogan, Carla Felany, Gatot Sudariyono, Vonny Anggraini, dan...

Mengabdi di Pedalaman Aceh, Sulastri Terima Penghargaan Guru Inspiratif dari Menag

Kepala Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Kala Wih Ilang, Sulastri mendapat penghargaan dari Menteri Agama RI dalam acara Ekspose Kompetensi dan Profesionalitas Guru Madrasah 2019....

Ambil Video acehkita dan acehkini, EO Festival Danau Lut Tawar Minta Maaf

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Event Organizer (EO) Bima Rakan Sejahtera (BRS), yang menjadi panitia pelaksana Festival Danau Lut Tawar 2019 meminta maaf atas...

More Articles Like This