Saturday, May 18, 2024
spot_img

Kondisi Kapal Migran Tamil Makin Parah

PULAU KAPUK | ACEHKITA.COM — Badai dan gelombang tinggi menghantam kapal migran Tamil yang sejak sepekan lalu terdampar di pantai Pulau Kapuk, Lhoknga, Aceh Besar. Selasa pagi ini, kondisi kapal itu makin kandas.

Pantauan acehkita.com, posisi kapal migran berbendera India itu makin tidak memungkinkan ditarik ke tengah laut. Pasalnya, kapal sudah oleng dengan kemiringan 45 derajat. Ombak dengan mudah mengantarkan air ke dalam kapal. Mesin terendam air laut.

Hingga saat ini gelombang tinggi dan angin kencang masih melanda Lhoknga.

Kepala Divisi Keimigrasian Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Aceh Achmad Samadan menyebutkan, faktor cuaca menghambat proses penarikan kapal migran.

“Kalau dilihat dari kondisi kapal sekarang ini tidak memungkinkan ditarik,” katanya usai melihat kondisi terakhir kapal, Selasa.

Meski begitu, Samadan menyebutkan bahwa keputusan pemerintah masih pads posisi awal, yaitu menghalau kapal itu kembali ke perairan internasional. Namun, “kita lihat situasi dan kondisinya terlebih dahulu,” kata dia.

Keimigrasian, sebut Samadan, akan berkoordinasi dengan banyak pihak untuk penanganan menyeluruh para migran Tamil di Lhoknga.

Mulai hari ini, pihak berwenang Aceh telah membuka akses bagi staf UNHCR dan IOM untuk bertemu para migran. Setidaknya, UNHCR sudah berbicara dengan Sudha, migran hamil enam bulan, dan suaminya.

Dokter dari IOM juga diperkenankan ikut terlibat dalam pemeriksaan medis terhadap migran. Tadi, ada dua migran yang dirujuk ke Rumah Sakit Harapan Bunda Banda Aceh untuk pemeriksaan rontgen kaki terkilir. []

Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

Baca Tulisan Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Stay Connected

0FansLike
21,903FollowersFollow
24,500SubscribersSubscribe
- Advertisement -

TERBARU