Sunday, April 5, 2020

KKR Aceh Terima 91 Laporan Kesaksian Korban Penyiksaan Masa Konflik

Must Read

Bachrum Manyak Tergeser

BANDA ACEH, acehkita.com. Posisi Bachrum Manyak terpental ke urutan kedua setelah Abdurrrahman BTM memperoleh suara terbanyak sementara untuk pemilihan...

FOTO | Demo Soal Rumah Ibadah

Perwakilan mahasiswa asal Aceh Singkil menyerahkan "mayat" kepada Wakil Ketua DPR Aceh Amir Helmi saat berunjukrasa di gedung Parlemen,...

SKULL Tolak Merger Persiraja

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Rencana merger Persiraja dengan Aceh United menuai penolakan dari tifosi setianya, Suporter Kutaraja untuk...

Sisa Dana MDF tak Bisa Dialihkan

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Sisa dana Multi Donor Fund (MDF) yang dialokasikan untuk Aceh tidak bisa dialihkan ke...

Lima lembaga terdiri dari KontraS, KontraS Aceh, LBH Apik Aceh, Pusat Kegiatan Sosial Ekonomi Aceh (PASKA), dan Asia Justice and Rights (AJAR), tergabung dalam Tim Submisi Penyiksaan di Aceh, menyerahkan hasil investigasi terhadap 91 korban penyiksaan masa konflik, kepada Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi (KKR) Aceh, Rabu 26 Juni 2019.

Penyerahan laporan tersebut bagian dari memperingati Hari Dukungan Internasional untuk Korban Penyiksaan ke-22. Hasil kesaksian para korban diserahkan oleh Faisal Hadi (KontraS Aceh), Indria Fernida (AJAR), Samsidar (LBH Apik) dan Faridah (Paska) kepada Ketua KKR Aceh, Afridal Darmi, dan anggotanya Masthur Yahya, serta Evi Narti Zein.

Afridal Darmi mengatakan submisi ini merupakan bentuk partisipasi masyarakat untuk memperkuat proses pengungkapan kebenaran yang sedang dijalankan oleh KKR Aceh, khususnya berkaitan dengan peristiwa pelanggaran HAM berupa penyiksaan dan perlakuan tak manusiawi. “Ini merupakan data-data kesaksian warga Aceh yang pernah mengalami penyiksaan semasa konflik dulu,” katanya.

Menurutnya, mekanisme submisi untuk mengumpulkan kesaksian korban penyiksaan oleh sejumlah lembaga, dilakukan sesuai aturan di KKR Aceh. Sehingga nantinya, dokumen tersebut dapat menjadi dokumen resmi.

Perwakilan dari KontraS Aceh, Faisal Hadi mengatakan penelitian dan pendokumentasian yang terverifikasi dalam laporan submisi ini, dilakukan sejak 2013 sampai 2018, dengan metode wawancara dan penelitian partisipatif kepada korban penyiksaan.

Laporan yang diserahkan kepada KKR Aceh berisikan 91 kesaksian para penyintas konflik Aceh yang terdiri dari 64 orang laki-laki dan 27 orang perempuan. Mereka berasal dari 8 kabupaten/kota Provinsi Aceh, yaitu: Aceh Besar, Pidie, Pidie Jaya, Bireun, Lhoksumawe, Aceh Utara, Aceh Timur dan Aceh Jaya.

Selengkapnya baca di acehkini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Update Corona di Aceh: Sudah 37 PDP COVID-19 Pulang dari RS dan Sehat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 37 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Virus Corona atau COVID-19 di Aceh dilaporkan...

Update Corona di Aceh: ODP Bertambah Jadi 893, PDP 45, dan Hasil Swab EY Negatif

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona atau COVID-19 di Aceh kembali bertambah. Kali ini ODP bertambah 96 orang menjadi...

Surat Wali Nanggroe Kepada Para Tenaga Medis

Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk Malik Mahmud Al Haytar menyampaikan rasa terima kasih kepada para tenaga medis yang saat ini menjadi garda...

Ruang Outbreak Pinere RSUDZA Dijadikan Tempat Isolasi Pasien COVID-19

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - RSUDZA Banda Aceh telah memiliki 12 ruang Outbreak Pinere (Penyakit Infeksi New-Emerging dan Re-Emerging) pada Selasa (31/3/2020). Ke-12 ruang...

Update Corona di Aceh: 5 Positif, 2 Meninggal, 44 PDP, 797 ODP

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Angka Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona di Aceh bertambah 177 orang menjadi 797 orang per Selasa (31/3/2020) pukul 15.00...

More Articles Like This