Wednesday, January 22, 2020

KKR Aceh Terima 91 Laporan Kesaksian Korban Penyiksaan Masa Konflik

Must Read

Di Tenda

Pasien sedang dirawat dalam tenda darurat di RSU M. Djamil, Padang, Senin (5/10). Sebagian besar bangunan RSU Muhammad...

Gempa Bener Meriah, 12 Orang Hilang

Takengon |ACEHKITA.COM-- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sebanyak 12 warga Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah hingga kini...

Tempo.co Penuhi Somasi AJI Banda

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Redaksi Tempo.co akhirnya memenuhi tuntutan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Banda Aceh yang disampaikan...

Warga Bantu Polisi Buru Teroris

LAMKABEU | ACEHKITA.COM – Pengejaran kelompok bersenjata yang diduga teroris di kawasan Lamkabeu, Seulimum, masih berlanjut. Tadi pagi, puluhan...

Lima lembaga terdiri dari KontraS, KontraS Aceh, LBH Apik Aceh, Pusat Kegiatan Sosial Ekonomi Aceh (PASKA), dan Asia Justice and Rights (AJAR), tergabung dalam Tim Submisi Penyiksaan di Aceh, menyerahkan hasil investigasi terhadap 91 korban penyiksaan masa konflik, kepada Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi (KKR) Aceh, Rabu 26 Juni 2019.

Penyerahan laporan tersebut bagian dari memperingati Hari Dukungan Internasional untuk Korban Penyiksaan ke-22. Hasil kesaksian para korban diserahkan oleh Faisal Hadi (KontraS Aceh), Indria Fernida (AJAR), Samsidar (LBH Apik) dan Faridah (Paska) kepada Ketua KKR Aceh, Afridal Darmi, dan anggotanya Masthur Yahya, serta Evi Narti Zein.

Afridal Darmi mengatakan submisi ini merupakan bentuk partisipasi masyarakat untuk memperkuat proses pengungkapan kebenaran yang sedang dijalankan oleh KKR Aceh, khususnya berkaitan dengan peristiwa pelanggaran HAM berupa penyiksaan dan perlakuan tak manusiawi. “Ini merupakan data-data kesaksian warga Aceh yang pernah mengalami penyiksaan semasa konflik dulu,” katanya.

Menurutnya, mekanisme submisi untuk mengumpulkan kesaksian korban penyiksaan oleh sejumlah lembaga, dilakukan sesuai aturan di KKR Aceh. Sehingga nantinya, dokumen tersebut dapat menjadi dokumen resmi.

Perwakilan dari KontraS Aceh, Faisal Hadi mengatakan penelitian dan pendokumentasian yang terverifikasi dalam laporan submisi ini, dilakukan sejak 2013 sampai 2018, dengan metode wawancara dan penelitian partisipatif kepada korban penyiksaan.

Laporan yang diserahkan kepada KKR Aceh berisikan 91 kesaksian para penyintas konflik Aceh yang terdiri dari 64 orang laki-laki dan 27 orang perempuan. Mereka berasal dari 8 kabupaten/kota Provinsi Aceh, yaitu: Aceh Besar, Pidie, Pidie Jaya, Bireun, Lhoksumawe, Aceh Utara, Aceh Timur dan Aceh Jaya.

Selengkapnya baca di acehkini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Djulaidi Kasim Jabat Plt Kakanwil Kemenag Aceh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Menteri Agama RI Jenderal (Purn) Fachrul Razi menunjuk Drs Djulaidi Kasim, M. Ag sebagai...

Pemerintah Aceh Sampaikan Duka Cita atas Meninggalnya Bupati Bireuen

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Pemerintah Aceh menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya Bupati Bireuen, Saifannur, di Rumah Sakit Siloam Dhirga Surya, Kota...

Bupati Bireuen Saifannur Meninggal Dunia

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Bupati Bireuen, Saifannur, dikabarkan meninggal dunia di Rumah Sakit Siloam Dhirga Surya, Kota Medan, Sumatera Utara. Ia menghembuskan nafas...

Panglima Militer Thailand Belajar Penanganan Konflik dan Teken Kerja Sama di Aceh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Panglima Angkatan Darat Kerajaan Thailand atau Royal Thailand Army (RTA), Jenderal Apirat Kongsompong, melakukan kunjungan ke Aceh, pada Selasa...

Bruno Dybal Resmi Diperkenalkan sebagai Pemain Persiraja di Liga 1

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Manajemen Persiraja Banda Aceh secara resmi memperkenalkan Bruno Dybal sebagai pemain barunya di Liga 1 2020. Bruno Dybal merupakan...

More Articles Like This