KKR Aceh Terima 91 Laporan Kesaksian Korban Penyiksaan Masa Konflik

0
1066
Foto: Adi W

Lima lembaga terdiri dari KontraS, KontraS Aceh, LBH Apik Aceh, Pusat Kegiatan Sosial Ekonomi Aceh (PASKA), dan Asia Justice and Rights (AJAR), tergabung dalam Tim Submisi Penyiksaan di Aceh, menyerahkan hasil investigasi terhadap 91 korban penyiksaan masa konflik, kepada Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi (KKR) Aceh, Rabu 26 Juni 2019.

Penyerahan laporan tersebut bagian dari memperingati Hari Dukungan Internasional untuk Korban Penyiksaan ke-22. Hasil kesaksian para korban diserahkan oleh Faisal Hadi (KontraS Aceh), Indria Fernida (AJAR), Samsidar (LBH Apik) dan Faridah (Paska) kepada Ketua KKR Aceh, Afridal Darmi, dan anggotanya Masthur Yahya, serta Evi Narti Zein.

Afridal Darmi mengatakan submisi ini merupakan bentuk partisipasi masyarakat untuk memperkuat proses pengungkapan kebenaran yang sedang dijalankan oleh KKR Aceh, khususnya berkaitan dengan peristiwa pelanggaran HAM berupa penyiksaan dan perlakuan tak manusiawi. “Ini merupakan data-data kesaksian warga Aceh yang pernah mengalami penyiksaan semasa konflik dulu,” katanya.

Menurutnya, mekanisme submisi untuk mengumpulkan kesaksian korban penyiksaan oleh sejumlah lembaga, dilakukan sesuai aturan di KKR Aceh. Sehingga nantinya, dokumen tersebut dapat menjadi dokumen resmi.

Perwakilan dari KontraS Aceh, Faisal Hadi mengatakan penelitian dan pendokumentasian yang terverifikasi dalam laporan submisi ini, dilakukan sejak 2013 sampai 2018, dengan metode wawancara dan penelitian partisipatif kepada korban penyiksaan.

Laporan yang diserahkan kepada KKR Aceh berisikan 91 kesaksian para penyintas konflik Aceh yang terdiri dari 64 orang laki-laki dan 27 orang perempuan. Mereka berasal dari 8 kabupaten/kota Provinsi Aceh, yaitu: Aceh Besar, Pidie, Pidie Jaya, Bireun, Lhoksumawe, Aceh Utara, Aceh Timur dan Aceh Jaya.

Selengkapnya baca di acehkini

ACEHKITA.COM menerima bantuan dana dari Google News Initiative (GNI) melalui program Journalism Emergency Relief (JER) Fund sebesar US$5.000

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.