Tuesday, June 18, 2024
spot_img

KKN Internasional Pertama di Aceh, Universiti Teknologi Malaysia Kolaborasi dengan Unsyiah

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Universiti Teknologi Malaysia (UTM) cabang Kuala Lumpur mengajak 20 mahasiswa Unsyiah untuk mengikuti program Community Engagement & Humanity yang diselenggarakan di Gampong Lamdingin, kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, 20 – 27 April 2019.

Dalam keterangan tertulis kepada Acehkita.com, disebutkan Program Community Engagement & Humanity atau disebut sebagai program KKN (Kerja Kuliah Nyata) berupa bentuk rangkaian kegiatan-kegiatan seperti anak asuh, bengkel tanaman fertegasi, penanaman tanaman bakau, bengkel fibreglass, malam kebudayaan, lawatan tempat bersejarah dan diskusi mahasiswa.

Pada Jumat (26/4), dalam kunjungannya ke Unsyiah disambut Wakil Rektor I Unsyiah, Marwan, bersama Kepala Kantor Urusan Internasional (OIA), Muzailin Affan, dan Koordinator Program KKN Internasional, Sulastri.

“Bagi mahasiswa Unsyiah, KKN adalah program wajib yang harus diikuti selama satu bulan tinggal di kampung. Kemungkinan KKN ke depannya akan dilaksanakan di Bireuen. Jika pihak UTM ingin bergabung, mungkin bisa mengirimkan mahasiswanya untuk sama-sama menjalankan program ini,” sebut Prof. Marwan dalam jamuan di Balai Senat Unsyiah.

Madya Ahmad bin Khalid, Penasehat Program UTM menyampaikan bahwa program KKN tersebut merupakan program yang sudah lama direncanakan untuk dilaksanakan di Aceh. Pihaknya sangat senang akhirnya program KKN itu dapat berlangsung dengan sukses dan didukung baik oleh Unsyiah. “Program ini juga merupakan program KKN internasional pertama kami di Aceh,” ujarnya.

Sementara itu, Sulastri mengatakan tujuan KKN tersebut untuk membangun kemampuan jejaring mahasiswa ke ranah internasional, memperkenalkan budaya, makanan, dan parawisata Aceh serta sistem qanun hingga ekonomi syariah di Aceh.

“Untuk ke depannya Unsyiah dan universitas-universitas yang ada di Malaysia dapat terus bekerja sama untuk program KKN agar antar mahasiswa dapat berbagi ilmu dan pengalamannya,” sebutnya.

KKN internasional dipelopori oleh OIA bekerja sama dengan Badan Pengelola KKN Unsyiah. Sebelumnya, program ini telah dilaksanakan pada Agustus 2018 dan Januari 2019 di Malaysia.

“Tugas kami di OIA untuk memperbanyak kerja sama seperti Research Colaboration, Exchange Student, Part of Mobility untuk student dan staff, dan sebagainya,” pungkasnya.[]

Baca Tulisan Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Stay Connected

0FansLike
21,903FollowersFollow
24,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -

TERBARU