Sunday, March 29, 2020

Kartu Elektronik untuk PNS Diluncurkan

Must Read

Rakyat Jakarta Memilih

Pengantar: Artikel ini dikutip secara utuh dari laman Facebook Presiden Indonesia Keenam, Susilo Bambang Yudhoyono, yang diunggah pada Sabtu...

Teror Berdampak pada Komitmen Donor: Walikota B. Aceh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Walikota Banda Aceh Mawardy Nurdin menyatakan kekhawatirannya terkait sejumlah aksi teror yang menimpa warga...

FOTO | Yunus Kiran

Mantan Kepala PDAM Aceh Utara Yunus Gani Kiran yang juga salah satu terpidana atas keterlibatannya dalam kasus bobolnya dana...

A Rani Terpilih Sebagai Dekan Fakultas Dakwah

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Abdul Rani Usman ditetapkan sebagai Dekan Fakultas Dakwah periode 2012-2016 di lingkungan kampus IAIN...
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Teknologi canggih kini juga merambah ke dunia Pegawai Negeri Sipil di Aceh. Kini, para PNS bisa menggunakan kartu pegawainya untuk berbelanja dan menarik uang di anjungan tunai mandiri (ATM).

Departemen Dalam Negeri dan Kementerian Aparatur Negara, kini telah mengeluarkan peraturan yang dituangkan dalam Peraturan Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Nomor 07/PKS/2008 tentang Penerapan Kartu PNS Elektronik (KPE) dalam sistem layanan PNS.

Dalam peluncuran kartu pegawai elektronik untuk Aceh, Sekjen Departemen Dalam Negeri Diah Anggraini, mengatakan, kini setiap PNS di Indonesia sudah mulai ditertibkan administrasinya.

“Kalau dulu masih ada nomor pegawai yang double, kini sudah tidak ada lagi, karena semua data PNS disimpan secara rapi dalam database elektronik. Sekarang bisa diakses oleh smua Pns yang ada, melalu anjungan pendataan KPE,” ujar Diah saat meluncurkan KPE untuk Aceh yang dilakukan di gedung Serbaguna Setda Aceh, Selasa (2/6).

Menariknya, kini KPE ini juga bisa digunakan untuk berbelanja layaknya kartu kredit dan menarik uang tunai di mesin ATM. “KPE juga bisa digunakan sebagai kartu askes, untuk keperluan berobat,” sebut Diah. KPE bisa diakses oleh anggota keluarga PNS yang terdaftar di kartu.

Sementara itu, Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara Taufik Efendi, menyambut baik adanya perbaikan pelayanan bagi para PNS di Indonesia. “Namun demikian, dengan adanya layanan yang canggih ini, hendaknya tetap membuat para pegawai tidak jumawa. Semua PNS harus tetap pada koridor berpikir mereka adalah pelayan bagi masyarakat,” kata Taufik.

Aceh merupakan provinsi keempat setelah DKI Jakarta, Kalimantan Timur, dan Sumatera Utara, yang menggunakan KPE. Provinsi Aceh telah melakukan pengambilan foto dan sidik jari sebanyak 7.447 PNS dan secara bertahap telah selesai mencetak sebanyak 5.445 kartu. Selanjutnya sedang dilakukan pembuatan perso dan pin sebanyak 1.299 kartu.

Untuk program KPE ini, menurut Gubernur Aceh Irwandi Yusuf, Pemerintah Aceh telah melakukan kerjasama dan koordinasi dengan Badan Kepegawaian Nasional (BKN) dan Bank BPD Aceh. “Kita berharapa Bank BPD segera bisa memperbanyak jumlah mesin ATM-nya di berbagai daerah tingkat dua, sehingga para pegawai bisa memanfaatkannya,” ujar Irwandi. []

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Cegah Corona, Masjid Raya Baiturrahman Disemprot Disinfektan Sebelum Salat Jumat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Enam belas personel gabungan dari unit KBR (kimia, biologi, radio aktif) Detasemen Gegana Satuan...

Cegah Penyebaran Corona, Arab Saudi Hentikan Shalat Berjamaah di Masjid

RIYADH – ACEHKITA.COM – Pemerintah Arab Saudi, hari Selasa waktu setempat (Rabu dini hari WIB), menghentikan sementara pelaksanaan shalat berjamaah di semua masjid negara...

Antisipasi Penyebaran Virus Corona, Pemerintah Aceh Liburkan Sekolah Mulai Besok

Mengantisipasi meluasnya penyebaran virus corona atau Covid-19, Pelaksana Tugas Gubernur Aceh Nova Iriansyah, meliburkan sekolah-sekolah di bawah kewenangan Pemerintah Aceh, mulai besok, Senin (16/3/2020). Penegasan...

Biaya Haji Aceh 2020 Rp 31.454.602, Termurah se-Indonesia

Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun 1441 H/2020 untuk Jamaah Calon Haji asal embarkasi Aceh sebesar Rp 31.454.602 per jamaah, sedangkan besaran Bipih 1441 H/2020...

Persiraja Jadi Klub Pertama di Liga 1 2020 yang Didenda Komdis PSSI

Komite Disiplin (Komdis) PSSI mengeluarkan keputusan dari hasil sidang yang dilakukan pada Senin (9/3/2020) lalu. Ada 3 hukuman yang diberikan buat klub dan individu...

More Articles Like This