Wednesday, February 26, 2020

Kabupaten Aceh Selatan Terpilih Sebagai Juara Umum PKA 7

Must Read

Jemaah Calon Haji Kloter Pertama Embarkasi Aceh Tiba di Tanah Suci

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - 393 jemaah calon haji  (JCH) embarkasi Aceh yang tergabung dalam kelompok terbang (Kloter) 1...

Panwas Black Campaign: Adli Abdullah

Oleh: Maisal BANDA Aceh, acehkita.com. Adli Abdullah, calon Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Aceh, menyatakan protes terhadap laporan Panwas Aceh yang...

Peringati Hari Perempuan, Mahasiswa Turun ke Jalan

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Puluhan mahasiswa yang menamakan diri Gerakan Pro-Pemimpin Peduli Perempuan berunjuk rasa di depan kantor...

Kapal Pencuri Ikan Ditangkap di Sabang

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- KRI Teuku Umar berhasil menangkap sebuah kapal berbendera asing di perairan Sabang, Kamis (13/8/2015)...

BANDA ACEH — Setelah berlangsung selama 10 hari, Kabupaten Aceh Selatan terpilih sebagai juara umum Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) 7 yang berlangsung di Taman Sulthanah Safiatuddin, Banda Aceh, 5-15 Agustus 2018. Tak hanya juara umum, Aceh Selatan juga dinobatkan sebagai anjungan terbaik dan stand terbaik di Expo PKA 7.

Menariknya, penantian lama kabupaten yang terkenal ‘Negeri Pala’ yang lebih dari satu dekade ini terbayar sudah saat diumumkan oleh Ketua Dewan Juri PKA 7, Nazaruddin Awe, Rabu (15/8) malam, dari atas panggung utama PKA.

Aceh Selatan berhasil mengumpulkan poin 1.870, diikuti juara II Kabupaten Aceh Besar dengan poin 1.820 dan Kota Banda Aceh dengan raihan angka 1.740.

Sedangkan Juara Harapan I, II, dan III secara berurutan diperoleh Kabupaten Bireuen dengan 1.520 poin, Aceh Tengah 1.510 poin, dan Aceh Barat dengan 1.100 poin.

“Gubernur Aceh menimbang, mengingat dan seterusnya, memutuskan dan menetapkan juara umum atau juara I dengan perolehan nilai 1.870 diraih Kabupaten Aceh Selatan,” ujar Nazaruddin dalam pidatonya yang disambut riuh dengan tepuk tangan.

Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah dalam sambutannya mengatakan, ajang PKA merupakan sarana untuk melestarikan budaya Aceh yang sangat beragam.

“Melalui semangat berkebudayaan, kita bangun kebersamaan guna menyongsong terwujudnya Aceh Hebat dengan adat budaya yang bersyariat,” ujarnya.

Penutupan PKA 7 ditandai dengan ‘teut bude trieng’ yang ditutup secara langsung oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) RI yang juga Kepala Badan Pertanahan Nasional, Sofyan Djalil, yang tampil dengan pakaian adat serta kupiah meukeutop khas Aceh.

[*]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Jajan Pakai Uang Palsu, Dua Warga Aceh Ditangkap Polisi

LHOKSEUMAWE | ACEHKITA.COM - Dua warga Aceh ditangkap polisi di Kota Lhokseumawe, setelah jajan makanan dan minuman dengan uang...

Diskusi Quo Vadis Rencana Investasi Aceh, Yuk!

Institute for Strategic and Policy Studies (ISPS) yang berkantor di Jakarta, bekerja sama dengan Aceh Bisnis Club (ABC) Jakarta, dan Donya Ekonomi Aceh (DEA),...

Wali Nanggroe Bertemu Dubes Uni Eropa Bahas MoU Helsinki

JAKARTA | ACEHKITA.COM - Wali Nanggroe Malik Mahmud Al-haythar bertemu Duta Besar (Dubes) Uni Eropa delegasi untuk Indonesia dan Brunei Darussalam Vincent Piket, membahas...

Daftar Nama 22 Petugas Haji 2020 Kloter Aceh yang Lolos Seleksi

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh mengumumkan 22 nama calon petugas haji Aceh yang lulus dalam seleksi petugas haji...

Busana Rumoh Syar’i di Aceh Wedding Expo 2020 Dapat Pujian dari Ketua DWP

Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Setda Aceh, Safrida Yuliani, memuji keindahan busana muslim hasil karya Rumoh Syar'i. Ia terpukau menyaksikan peragaan model yang mengenakan...

More Articles Like This