Tuesday, April 7, 2020

Jambore Nusantara Digelar di Ketambe Aceh Tenggara 23-26 Juli 2019

Must Read

16 Tim Aceh Lolos ke Babak Perdelapan Final Kualifikasi Aqua DNC

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Kompetisi Aqua DNC 2016 untuk regional Aceh resmi dimulai pada Sabtu. Pada pertandingan kemarin,...

Surat Terbuka untuk Wakapolda Aceh

Sehubungan dengan pernyataan Wakapolda Aceh, Brigjen Herman Efendi yang dimuat di harian Serambi Indonesia tanggal 19 Maret 2009 yang...

10 Tahun Lagi Irwandi Pasti Bisa!

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Ribuan massa propemerintah Aceh meminta sejumlah pihak, memberi waktu hingga sepuluh tahun kepada Irwandi...

Foto-foto Kampanye Lingkungan di Car Free Day

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Arena hari bebas kendaraan (car free day) di Jalan Daud Beureu-eh Banda Aceh pada...

KETAMBE | ACEHKITA.COM – Sebanyak 31 pemimpin perempuan, pemuda masyarakat adat, dan komunitas lokal dari 11 wilayah di Indonesia akan mengikuti Jambore Nusantara yang diselenggarakan di Desa Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara, Aceh, 23-26 Juli 2019.

Mereka akan bergabung dengan peserta dan panitia lokal dari Ketambe Aceh Tenggara dengan total yang hadir di Jambore Nusantara berjumlah 100 orang.

Kesebelas wilayah yang akan mengikuti Jambore Nusantara terdiri dari Papua, Papua Barat, Sulawesi Selatan, Kalimantan Barat, Maluku, NTB, NTT, Bali, Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Aceh. Jambore Nusantara ini diselenggarakan Samdhana Institute berkolaborasi dengan Sekolah Ekologi Leuser (SEL).

Ita Natalia, Head of Capacity Development Program Samdhana Institute, mengatakan Jambore Nusantara di antaranya bertujuan menyediakan kesempatan bertukar cerita, pengalaman, dan keterampilan dalam menghadapi krisis sosial ekologi di kampung dan di sekitar wilayah hidup para peserta.

“Selain itu juga menyusun agenda tindak lanjut dalam rangka mengatasi krisis sosial ekologi,” ujarnya.

Para peserta juga mendapatkan contoh inspirasi melalui praktek cerdas dalam pengelolaan sumber daya alam, pertanian berkelanjutan, pangan lokal, produk herbal dan organik, serta kerajinan dan anyaman.

Kegiatan jambore lainnya adalah memberikan inspirasi dan motivasi, khususnya kepada anak muda dalam membangun kewirausahaan sosial untuk kemandirian komunitas.

“Para peserta juga didorong melakukan inovasi teknologi melalui platform media sosial dalam menumbuh kembangkan budaya dan kearifan lokal dengan memperhatikan dinamika dan perkembangan zaman,” kata Ita.

Selain saling-belajar, para peserta juga akan mendapatkan materi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian Desa PDTT, Pemerintah daerah, organisasi masyarakat sipil, organisasi pemberdayaan lokal, dan praktisi.

Selama jambore berlangsung, peserta mengikuti ragam kegiatan seperti diskusi dan dialog publik, kelas inspirasi, menyusun cita-cita, malam budaya dan solidaritas, petualangan, olah rasa, karsa, dan karya, serta pameran produk dan kerajinan.

Pada kegiatan petualangan, para peserta akan mengikuti Jelajah Alam Leuser dan menyusuri Sungai Alas. Sedangkan pada acara olah rasa, karsa, dan karya, para peserta akan mengikuti acara kopi ritual, olah produk arkeologi, kerajinan komunitas, dan eco-print.

Jambore Nusantara di Ketambe juga bakal dimeriahkan dengan kenduri adat dan penampilan acara kesenian dan budaya Aceh Tenggara.

Koordinator Sekolah Ekologi Leuser, Tarmizi Alba, menyebutkan kegiatan lapangan dalam Jambore Nusantara sepenuhnya mengandalkan kader-kader lokal Sekolah Ekologi Leuser (SEL) yang terorganisir dan terlatih. SEL sendiri merupakan laboratorium bagi Pengembangan Kawasan di 10 desa di sekeliling wilayah Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) di Kecamatan Ketambe, Aceh Tenggara.[RIL]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Tiga Pasien Positif COVID-19 di Aceh Sembuh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Tiga pasien positif corona atau COVID-19 di Aceh dinyatakan sembuh. Mereka diperbolehkan pulang setelah...

200 Pengemudi Ojek Daring di Aceh Peroleh Bantuan Sembako

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 200 pengemudi ojek daring di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar, Aceh, memproleh bantuan sembako dari Forum...

Update Corona di Aceh: Sudah 37 PDP COVID-19 Pulang dari RS dan Sehat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 37 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Virus Corona atau COVID-19 di Aceh dilaporkan sembuh dan telah pulang dari...

Update Corona di Aceh: ODP Bertambah Jadi 893, PDP 45, dan Hasil Swab EY Negatif

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona atau COVID-19 di Aceh kembali bertambah. Kali ini ODP bertambah 96 orang menjadi...

Surat Wali Nanggroe Kepada Para Tenaga Medis

Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk Malik Mahmud Al Haytar menyampaikan rasa terima kasih kepada para tenaga medis yang saat ini menjadi garda...

More Articles Like This