Wednesday, February 26, 2020

Jambore Nusantara Digelar di Ketambe Aceh Tenggara 23-26 Juli 2019

Must Read

Kalahkan Persis Solo, Aceh United Raih Angka Penuh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Aceh United berhasil meraih angka penuh, setelah mengalahkan Persis Solo dengan skor 2-1, pada...

Doakan Kesembuhan Mahasiswa Aceh di Mesir, Nova: Mari Kita Bantu

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Muhammad Ikram Zamzami, mahasiswa asal Aceh di Mesir saat ini masih kritis dan dirawat...

AJI: Ungkap Dalang Peneror Tabloid Modus

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Banda Aceh menuntut agar pihak Kepolisian Daerah Aceh mengungkap...

LSM Sorot Kinerja Dewan

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Kinerja Dewan Perwakilan Daerah Aceh dinilai belum memberikan apresiasi yang bagus. Sering molornya pengesahan...

KETAMBE | ACEHKITA.COM – Sebanyak 31 pemimpin perempuan, pemuda masyarakat adat, dan komunitas lokal dari 11 wilayah di Indonesia akan mengikuti Jambore Nusantara yang diselenggarakan di Desa Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara, Aceh, 23-26 Juli 2019.

Mereka akan bergabung dengan peserta dan panitia lokal dari Ketambe Aceh Tenggara dengan total yang hadir di Jambore Nusantara berjumlah 100 orang.

Kesebelas wilayah yang akan mengikuti Jambore Nusantara terdiri dari Papua, Papua Barat, Sulawesi Selatan, Kalimantan Barat, Maluku, NTB, NTT, Bali, Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Aceh. Jambore Nusantara ini diselenggarakan Samdhana Institute berkolaborasi dengan Sekolah Ekologi Leuser (SEL).

Ita Natalia, Head of Capacity Development Program Samdhana Institute, mengatakan Jambore Nusantara di antaranya bertujuan menyediakan kesempatan bertukar cerita, pengalaman, dan keterampilan dalam menghadapi krisis sosial ekologi di kampung dan di sekitar wilayah hidup para peserta.

“Selain itu juga menyusun agenda tindak lanjut dalam rangka mengatasi krisis sosial ekologi,” ujarnya.

Para peserta juga mendapatkan contoh inspirasi melalui praktek cerdas dalam pengelolaan sumber daya alam, pertanian berkelanjutan, pangan lokal, produk herbal dan organik, serta kerajinan dan anyaman.

Kegiatan jambore lainnya adalah memberikan inspirasi dan motivasi, khususnya kepada anak muda dalam membangun kewirausahaan sosial untuk kemandirian komunitas.

“Para peserta juga didorong melakukan inovasi teknologi melalui platform media sosial dalam menumbuh kembangkan budaya dan kearifan lokal dengan memperhatikan dinamika dan perkembangan zaman,” kata Ita.

Selain saling-belajar, para peserta juga akan mendapatkan materi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian Desa PDTT, Pemerintah daerah, organisasi masyarakat sipil, organisasi pemberdayaan lokal, dan praktisi.

Selama jambore berlangsung, peserta mengikuti ragam kegiatan seperti diskusi dan dialog publik, kelas inspirasi, menyusun cita-cita, malam budaya dan solidaritas, petualangan, olah rasa, karsa, dan karya, serta pameran produk dan kerajinan.

Pada kegiatan petualangan, para peserta akan mengikuti Jelajah Alam Leuser dan menyusuri Sungai Alas. Sedangkan pada acara olah rasa, karsa, dan karya, para peserta akan mengikuti acara kopi ritual, olah produk arkeologi, kerajinan komunitas, dan eco-print.

Jambore Nusantara di Ketambe juga bakal dimeriahkan dengan kenduri adat dan penampilan acara kesenian dan budaya Aceh Tenggara.

Koordinator Sekolah Ekologi Leuser, Tarmizi Alba, menyebutkan kegiatan lapangan dalam Jambore Nusantara sepenuhnya mengandalkan kader-kader lokal Sekolah Ekologi Leuser (SEL) yang terorganisir dan terlatih. SEL sendiri merupakan laboratorium bagi Pengembangan Kawasan di 10 desa di sekeliling wilayah Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) di Kecamatan Ketambe, Aceh Tenggara.[RIL]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Jajan Pakai Uang Palsu, Dua Warga Aceh Ditangkap Polisi

LHOKSEUMAWE | ACEHKITA.COM - Dua warga Aceh ditangkap polisi di Kota Lhokseumawe, setelah jajan makanan dan minuman dengan uang...

Diskusi Quo Vadis Rencana Investasi Aceh, Yuk!

Institute for Strategic and Policy Studies (ISPS) yang berkantor di Jakarta, bekerja sama dengan Aceh Bisnis Club (ABC) Jakarta, dan Donya Ekonomi Aceh (DEA),...

Wali Nanggroe Bertemu Dubes Uni Eropa Bahas MoU Helsinki

JAKARTA | ACEHKITA.COM - Wali Nanggroe Malik Mahmud Al-haythar bertemu Duta Besar (Dubes) Uni Eropa delegasi untuk Indonesia dan Brunei Darussalam Vincent Piket, membahas...

Daftar Nama 22 Petugas Haji 2020 Kloter Aceh yang Lolos Seleksi

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh mengumumkan 22 nama calon petugas haji Aceh yang lulus dalam seleksi petugas haji...

Busana Rumoh Syar’i di Aceh Wedding Expo 2020 Dapat Pujian dari Ketua DWP

Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Setda Aceh, Safrida Yuliani, memuji keindahan busana muslim hasil karya Rumoh Syar'i. Ia terpukau menyaksikan peragaan model yang mengenakan...

More Articles Like This