Istana Wali Diresmikan

0
2510

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Gubernur Aceh Zaini Abdullah meresmikan penggunaan istana Wali Nanggroe yang dibangun di atas lahan seluas 11 hektare, Rabu (13/4/2016).

Istana Wali yang akrab disapa Gedung Putih itu dibangun sejak tahun 2010 lalu dengan menelan biaya mencapai 97 miliar rupiah. Ini merupakan gedung mewah bergaya Eropa yang diperuntukkan bagi kantor Malik Mahmud Al Haythar, yang selama ini dinobatkan sebagai wali nanggroe.

Meski sudah diresmikan pagi tadi, sejumlah fasilitas belum dibangun sempurna, masih dalam pengerjaan.

“Masih ada fasilits yang belum tersedia di sini, ke depan akan terus kita bangun,” ujar Zaini Abdullah.

Kompleks ini terdiri atas kantor, rumah dinas wali nanggroe, mes, masjid. Sedangkan gedung untuk sekretariat wali nanggroe, masih dalam tahap pengerjaan.

Wali Nanggroe sejatinya merupakan penguasa adat, yang membawahi Majelis Adat Aceh dan beberapa lembaga lainnya. Namun, wali nanggroe sering berbicara mengenai politik dan hadir pada kegiatan politik tertentu. []

GHAISAN

ACEHKITA.COM mendapatkan bantuan dana dari Google News Initiative (GNI) melalui program Journalism Emergency Relief (JER) Fund sebesar US$5.000

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.