Friday, April 10, 2020

Hari Ini KPK Periksa 16 Saksi Terkait Kasus Irwandi Yusuf

Must Read

Proust, Jejaring Sosial Rasa Kekeluargaan

JAKARTA | ACEHKITA.COM - Punya cerita menarik dan ingin berbagi dengan sesama keluarga, kerabat, dan teman? Jejaring sosial rasa...

Bertemu Presiden, Petinggi GAM Bahas Pilkada

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Sejumlah petinggi Gerakan Aceh Merdeka dan Partai Aceh bertemu dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono...

Insiden Bulan Bintang, ACSTF: DPRA Jangan Terprovokasi

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Insiden upaya pengibaran bendera bulan bintang di kantor Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) disesalkan....

Separuh Hati di Bawah Batu Nisan

"Tak pernah terpikir olehku // tak sedikitpun ku bayangkan // kau akan pergi tinggalkan kusendiri // begitu sulit kubayangkan...

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini melakukan pemeriksaan terhadap 16 saksi untuk tersangka Irwandi Yusuf dalam kasus dugaan suap terkait Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) tahun anggaran 2018. Pemeriksaan tersebut dilakukan di Kantor Dirkrimsus Polda Aceh.

“Para saksi berasal dari unsur staf khusus Gubernur, Pejabat di Biro Hukum, PNS, pejabat dan anggota TAPA, BPKS dan staf PUPR,” ujar Kabiro Humas KPK, Febri Diansyah, dalam keterangannya, Senin (13/8)

Febri menyebutkan, penyidikan dalam kasus ini terus dilakukan KPK untuk memperdalam proses-proses pembahasan dan pengalokasian DOKA. Sebelumnya, KPK juga telah memeriksa sejumlah saksi dari pejabat Aceh dan bahkan pejabat dari Kementerian Dalam Negeri.

“Rincian informasi aliran dana yang diduga terkait Aceh Marathon juga terus diklarifikasi oleh penyidik. KPK semakin mendapatkan bukti-bukti yang kuat dalam kasus ini,” sebut Febri.

Adapun dalam kasus ini, KPK telah menetapkan Irwandi Yusuf dan dua orang lainnya dari pihak swasta, Hendri Yuzal dan Syaiful Bahri sebagai tersangka penerima suap. Sementara, Bupati Bener Meriah Ahmadi ditetapkan sebagai tersangka pemberi suap.

KPK menyangka Ahmadi memberikan uang suap dengan total Rp 1,5 miliar terkait ijon proyek yang bersumber dari dana otsus Aceh tahun anggaran 2018. Uang itu diduga sebagian dari jatah 8 persen untuk pejabat pemerintah Aceh dalam setiap proyek yang dibiayai dana otsus.

Terungkapnya kasus suap Irwandi Yusuf ini bermula dari operasi tangkap tangan yang digelar KPK di Aceh pada 3 Juli 2018. Dalam operasi itu, KPK menyita uang tunai dan bukti transfer senilai Rp 500 juta. Sebagian dari duit suap Rp 500 juta itu diduga akan digunakan untuk kegiatan Aceh Marathon 2018.[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Banyak Warga Aceh Belum Peroleh Pengetahuan Terkait COVID-19

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebagian besar warga di Aceh sampai saat ini disebut belum memperoleh pengetahuan mengenai virus...

Tiga Pasien Positif COVID-19 di Aceh Sembuh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Tiga pasien positif corona atau COVID-19 di Aceh dinyatakan sembuh. Mereka diperbolehkan pulang setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit...

200 Pengemudi Ojek Daring di Aceh Peroleh Bantuan Sembako

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 200 pengemudi ojek daring di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar, Aceh, memproleh bantuan sembako dari Forum...

Update Corona di Aceh: Sudah 37 PDP COVID-19 Pulang dari RS dan Sehat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 37 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Virus Corona atau COVID-19 di Aceh dilaporkan sembuh dan telah pulang dari...

Update Corona di Aceh: ODP Bertambah Jadi 893, PDP 45, dan Hasil Swab EY Negatif

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona atau COVID-19 di Aceh kembali bertambah. Kali ini ODP bertambah 96 orang menjadi...

More Articles Like This