Monday, April 6, 2020

HAkA Kampanye Selamatkan Leuser di Banda Aceh Car Free Day

Must Read

Kyrgystan Taklukkan Brunei, 4-0

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Tim nasional (Timnas) Kyrgystan berhasil mengalahkan timnas Brunei Darussalam dengan skor 4-0 dalam lanjutan...

Ini Ragam Acara Peringati 2 Tahun @iloveaceh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Komunitas @iloveaceh pada hari ini (Kamis, 23/2) telah genap dua tahun menyapa dan memberi...

Panwaslu Aceh Yakin Hari H Tak Ricuh

BANDA ACEH, acehkita.com. Berdasarkan pengalaman masa lalu, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Aceh yakin pada 9 April 2009, saat pemungutan...

Belum Terkalahkan di Dimurthala, Persiraja Geser Persita

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Persiraja Banda Aceh kembali sukses mengamankan poin kandang setelah menang 2-0 atas Persita Tangerang...

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Selamatkan Kawasan Ekosistem Leuser (KEL) dikampanyekan di Banda Aceh Car Free Day, Ahad 16 Desember 2018, oleh pegiat lingkungan yang tergabung dalam Yayasan Hutan Alam Lingkungan Aceh (HAkA). Mereka mengajak masyarakat untuk menjaga Leuser.

Ketua Yayasan HAkA, Farwiza Farhan, menyebutkan kampanye selamatkan KEL di Banda Aceh Car Free Day bertujuan untuk mensosialisasikan pentingnya KEL dalam menyediakan fungsi lingkungannya, untuk keberlangsungan hidup sekitar empat juta masyarakat Aceh di sekitar KEL.

“Kawasan Ekosistem Leuser merupakan Kawasan Strategis Nasional karena fungsi lingkungannya. Sangat penting menjaga KEL karena fungsinya yang menyediakan air dan udara bersih, juga untuk mitigasi bencana alam, erosi, penanggulangan hama dan penyerapan karbon (perubahan iklim),” ujar Wiza.

Ia menyebutkan, acara tersebut juga diramaikan oleh maskot satwa kunci yang berada di KEL seperti gajah, harimau dan badak sumatera. “KEL merupakan tempat terakhir di dunia dimana gajah, orang utan, harimau dan badak sumatera hidup bersama di alam.”

“KEL merupakan harapan terakhir kita untuk melestarikan satwa-satwa tersebut. Jika KEL terus dihancurkan dengan pembukaan lahan untuk perkebunan, pembangunan industri dan pembukaan jalan, maka sangat besar kemungkinan mereka akan punah,” kata Wiza.

Dalam keterangan kepada Acehkita.com disebutkan, HAkA juga turut mengajak Band Apache13 tampil dalam kampanye selamatkan KEL di Banda Aceh Car Free Day. Para peserta CFD juga diajak untuk mengikuti senam gembira, talkshow, bazaar umum, lomba mewarnai, donor darah, dan ngopi bareng.

“Kami sadar tidak banyak masyarakat, khususnya Banda Aceh, yang tahu apa itu KEL, sehingga kami tergerak untuk memperkenalkan bentang alam yang luar biasa ini ke masyarakat luas di Banda Aceh Car Free Day, dimana masyarakat berkumpul bersama keluarga,” ujar Wiza.

Menurutnya, masyarakat Aceh sudah berabad-abad hidup berdampingan menggantungkan hidupnya pada Kawasan Ekosistem Leuser. Sebutnya, nenek moyang kita hidup karena air dan udara yang disediakan oleh Leuser. Mereka turut melestarikan Leuser agar anak cucunya bisa melanjutkan hidup dengan sejahtera dan sehat.

“Sekarang adalah giliran kita untuk menjaga Leuser, untuk anak cucu kita ke depannya,” pungkas Wiza.[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Tiga Pasien Positif COVID-19 di Aceh Sembuh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Tiga pasien positif corona atau COVID-19 di Aceh dinyatakan sembuh. Mereka diperbolehkan pulang setelah...

200 Pengemudi Ojek Daring di Aceh Peroleh Bantuan Sembako

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 200 pengemudi ojek daring di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar, Aceh, memproleh bantuan sembako dari Forum...

Update Corona di Aceh: Sudah 37 PDP COVID-19 Pulang dari RS dan Sehat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 37 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Virus Corona atau COVID-19 di Aceh dilaporkan sembuh dan telah pulang dari...

Update Corona di Aceh: ODP Bertambah Jadi 893, PDP 45, dan Hasil Swab EY Negatif

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona atau COVID-19 di Aceh kembali bertambah. Kali ini ODP bertambah 96 orang menjadi...

Surat Wali Nanggroe Kepada Para Tenaga Medis

Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk Malik Mahmud Al Haytar menyampaikan rasa terima kasih kepada para tenaga medis yang saat ini menjadi garda...

More Articles Like This