Thursday, April 2, 2020

Gempa Lombok: Korban Meninggal Dunia Jadi 392 Orang

Must Read

Hukuman Cambuk

Seorang pelaku maisir (judi) menjalani hukuman cambuk di depan Masjid Agung Almunawarah, Jantho, Aceh Besar, Jum’at (3/4).

FOTO | Irwandi Divisum

Mantan Gubernur Aceh Irwandi Yusuf usai mendapat visum di Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin, Senin sore. Irwandi dipukul usai...

Kantor Pusat Bank Aceh Terbakar

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Kantor Pusat Bank Aceh yang terletak di Jalan Teungku Muhammad Daud Beureu-eh, Kuta Alam,...

Pengungsi Gempa; Bantuan Oke, Air Bersih Kurang

MEUREUDU | ACEHKITA.COM - Posko pengungsian Desa Dayah Kleng, Meunasah Balek Kecamatan Meureudu, Pidie Jaya, ramai. Di bawah tenda...

LOMBOK | ACEHKITA.COM – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat korban meninggal dunia akibat gempabumi 7 SR di  Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Bali, bertambah menjadi 392 orang.

“Hingga Sabtu (12/8/2018) tercatat 392 orang meninggal dunia akibat gempabumi 7 SR di wilayah NTB dan Bali,” sebut Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho.

Sebaran korban meninggal dunia tersebut di Kabupaten Lombok Utara 339 orang, Lombok Barat 30 orang, Kota Mataram 9 orang, Lombok Timur 10 orang, Lombok Tengah 2 orang dan Kota Lombok 2 orang. Sebagian besar korban meninggal akibat tertimpa bangunan roboh saat gempa.

Lebih lanjut ia menyebutkan, korban luka-luka tercatat 1.353 orang, dimana 783 orang luka berat dan 570 orang luka ringan. Korban luka-luka paling banyak terdapat di Lombok Utara sebanyak 640 orang. Sementara itu pengungsi sebanyak 387.067 orang yang tersebar di ribuan titik pengungsian. Sebaran dari pengungsi adalah di Kabupaten Lombok 198.846 orang, Lombok Barat 91.372 orang, Kota Mataram 20.343 orang, dan Lombok Timur 76.506 orang.

Dijelaskannya juga, kerusakan fisik meliputi 67.875 unit rumah rusak, 606 sekolah rusak, 6 jembatan rusak, 3 rumah sakit rusak, 10 puskesmas rusak, 15 masjid rusak, 50 unit mushalla rusak, dan 20 unit perkantoran rusak.

“Pendataan dan verifikasi masih dilakukan petugas. Pendataan dan verifikasi rumah diprioritaskan agar terdata jumlah kerusakan rumah dengan nama pemilik dan alamat untuk selanjutnya di-SK-kan Bupati/Walikota dan diserahkan ke BNPB untuk selanjutnya korban menerima bantuan stimulus perbaikan rumah,” ujarnya.

.Sutopo menambahkan, hingga saat ini gempa susulan masih sering terjadi. Sudah 576 gempa susulan hingga 12 Agustus pukul 15.00 WITA sejak gempa 7 SR mengguncang wilayah NTB dan sekitarnya. Intensitas gempa susulan kecil. Diperkirakan gempa susulan ini masih akan terjadi hingga 4 minggu ke depan.

Beredar Info HOAKS
Sementara itu, Sutopo juga menyebutkan, di Lombok masih banyak beredar hoaks atau informasi menyesatkan di sosial media. “Isinya bahwa nanti malam pukul 22.30 WITA hingga 23.59 WITA diprakirakan kekuatan gempa susulan 7,5 SR dan diharapkan tidak berada di dalam rumah,” sebutnya.

Disebutkannya juga, ada juga hoaks yang disebarkan di sosial media dengan mencantumkan  foto dan nama dirinya sebagai Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB yang berisi bahwa adanya ramalan orang Belanda yang memperingatkan akan ada gempa besar. Planet ini sangat sibuk dengan peristiwa alam gempa dan gunung meletus. Akan terjadi gempabumi dangkal yang besar akan terjadi di Indonesia.

“Itu semua Hoaks. Tidak benar. Ilmu pengetahuan dan teknologi di dunia saat ini belum bisa memprediksi gempa secara pasti: dimana, kapan, berapa besar gempanya. Untuk itu jika masyarakat menerima informasi hal itu dalam bentuk apapun akan terjadi gempa dengan menyebutkan waktu, magnitude, lokasi. Itu tidak benar. Abaikan dan jangan ikut-ikutan menyebarkan,” pungkas Sutopo.[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Update Corona di Aceh: ODP Bertambah Jadi 893, PDP 45, dan Hasil Swab EY Negatif

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona atau COVID-19 di Aceh kembali bertambah. Kali ini...

Surat Wali Nanggroe Kepada Para Tenaga Medis

Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk Malik Mahmud Al Haytar menyampaikan rasa terima kasih kepada para tenaga medis yang saat ini menjadi garda...

Ruang Outbreak Pinere RSUDZA Dijadikan Tempat Isolasi Pasien COVID-19

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - RSUDZA Banda Aceh telah memiliki 12 ruang Outbreak Pinere (Penyakit Infeksi New-Emerging dan Re-Emerging) pada Selasa (31/3/2020). Ke-12 ruang...

Update Corona di Aceh: 5 Positif, 2 Meninggal, 44 PDP, 797 ODP

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Angka Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona di Aceh bertambah 177 orang menjadi 797 orang per Selasa (31/3/2020) pukul 15.00...

Cegah Corona, Masjid Raya Baiturrahman Disemprot Disinfektan Sebelum Salat Jumat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Enam belas personel gabungan dari unit KBR (kimia, biologi, radio aktif) Detasemen Gegana Satuan Brimob Kepolisian Daerah Aceh dan...

More Articles Like This