Tuesday, May 26, 2020

Fidel Castro Meninggal Dunia

Must Read

FAKTA Beberkan Penyimpangan di Dinas Pendidikan

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Forum Anti-Korupsi dan Transparansi Anggaran (FAKTA) membeberkan temuan penyimpangan di Dinas Pendidikan Aceh, pada...

Mobil Mewah Eks Singapura untuk DPRA Tiba

BANDA ACEH -- Sebanyak 37 unit mobil mewah eks Singapura yang diminta izin impornya oleh DPR Aceh melalui Kementrian...

Jangan Lewatkan Festival Kopi Gayo di Redolong

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Anda pencinta kopi? Jangan lewatkan Festival Kopi Gayo 2015 yang akan digelar di Redelong,...

Warga Keumala Geger Dengan Penemuan Mayat Perempuan

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM—Sesosok mayat perempuan ditemukan di dalam sungai menuju Cot Seutui, Keumala, Pidie, Sabtu (21/9/2013). Penemuan mayat...

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Pemimpin Revolusioner Kuba, Fidel Castro, meninggal dunia, Jumat (26/11/2016), di Havana, ibu kota negera tersebut. Fidel yang oleh majalah TIME dimasukkan sebagai salah satu dari 100 tokoh paling berpengaruh di dunia meninggal dalam usia 90 tahun.

“Panglima tertinggi revolusi Kuba meninggal dunia pada pukul 22.29 malam ini (Jumat),” ujar Presiden Kuba, Raul Castro seperti dilansir kantor berita AFP.

Fidel Castro dikenal sebagai pemimpin terlama di negera Amerika Latin tersebut. Ia memimpin hingga 5 dekade lamanya. Sejak melepaskan jabatan kepada sang adik, Raul Castro, Fidel sangat jarang menampakkan dirinya ke publik. Ia hanya sesekali terlihat dan dalam keadaan membungkuk saat berjalan.

Karir politik penguasa negara ke tiga terlama di dunia ini tidak mudah. Ia mengaku banyak mendapatkan ancaman pembunuhan. Dalam pengakuannya, ia menyebutkan, selamat dari 634 kali percobaan pembunuhan. Hampir semuanya dialakukan oleh organisi Amerika Serikat seperti Central Intelllegence Agency (CIA).

Oleh Dewan PBB, Fidel dicatat sebagai pemimpin yang menyampaikan pidato terlama. Di hadapan PBB ia pernah berpidato selama empat jam dan 29 menit pada 26 September 1960 lalu. Sementara saat terpilih menjadi Presiden Kuba di tahun 1989, Fidel menyampaikan pidato hingga tujuh jam lebih.

Fidel Castro dikenal dengan Presiden Indonesia pertama, Soekarno. Saat Bung Karno terbang ke Kuba di tahun 1960, Fidel langsung menyambutnya dari bandara di Havana. Ribuan masyarakat bahkan ikut mendampingi kedua pemimpin revolusioner itu.

Situs CNN melansir, kedua pecinta cerutu itu punya pemikiran revolusioner yang sama. Mereka “sama-sama ingin memajukan negara, menyejahterakan rakyat, dan ‘membenci’ negara-negara pelaku kapitalis seperti Amerika,” tulis CNN.

Dalam pertemuan dengan Fidel tersebut, Soekarno membahas konsep Marhaenisme yang dipegangnya dan berbagi saran bagaimana membuat negara lebih mandiri. “Tidak sedikit yang menyebut Soekarno sebagai ‘guru’ Castro. Sahabat paling baik,” tulis CNN lagi.

Persahabatan ke duanya dibuktikan dengan dikeluarkannya pranko esklusif terbatas bergambar Soekarno-Castro, saat mantan Presiden Kuba itu merayakan ulang tahunnya yang ke 80 lalu. []

MH | CNN | AFP | dbs

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Soal Larangan Mudik, Kankemenag Kabupaten/Kota se-Aceh Diminta Pantau ASN

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Pelaksana Tugas Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, Djulaidi, kembali mempertegas larangan mudik...

17 Tahun Darurat Militer Aceh: Merawat Ingatan Kolektif Dampak Kekerasan

KontraS Aceh menggelar diskusi publik via online Zoom Meeting, Selasa (19/5/2020). Pertemuan ini menguak pengalaman dari sudut pandang pembicara, yakni; Faisal Hadi (Manajer Program...

Update Corona 14 Mei: Kasus Positif Covid-19 di Aceh Tak Bertambah dalam Sepekan Terakhir

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Kasus positif terinfeksi virus Corona di Aceh tidak ada penambahan kasus baru dalam sepekan terakahir. Kasus positif Covid-19 terakhir...

Pasien Sembuh dari Covid-19 di Aceh Bertambah Jadi 12 Orang

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Pasien positif Covid-19 asal Bener Meriah berinisial BD (24), dinyatakan telah sembuh. Santri dari Pondok Pesantren Al-Fatah Temboro, Magetan,...

KONI Aceh Serahkan Bonus untuk Atlet Peraih Medali Pra-PON, Porwil dan SEA Games

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Komite Olahraga Nasiona Indonesia (KONI) Aceh menyerahkan bonus uang tunai kepada para atlet dan pelatih peraih medali di ajang...

More Articles Like This