Thursday, April 9, 2020

Festival TIK Wujudkan Ekonomi Digital Masyarakat

Must Read

Satpol PP Tangkap Puluhan Warga

SIGLI | ACEHKITA.COM - Puluhan warga dan seorang Kades di Kecamatan, Glumpang Baro, Kabupaten, Pidie tertangkap petugas gabungan sedang...

Inilah Putusan Akhir MK soal Pilkada Aceh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Mahkamah Konstitusi memutuskan untuk menguatkan putusan sela yang diucapkan 17 Januari lalu. MK juga...

Serba-serbi Ramadan di Turki

RAMADAN adalah bulan istimewa dan seluruh kaum muslimin adalah tuan rumahnya. Ramadan merupakan anugerah Allah yang luar biasa. Saya...

Persiraja vs Seri Musim Jadi Laga Penghormatan untuk Almarhum Irwansyah

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Sore ini, Sabtu (30/2), Persiraja Banda Aceh menggelar laga penghormatan untuk Almarhum Irwansyah. Laga...
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Festival Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) berskala nasional akan digelar di Banda Aceh pada 19-20 September 2017 mendatang di Gedung AAC Dayan Dawood, Darussalam, Banda Aceh. Event tahunan ini akan diisi dengan sejumlah acara workshop dan seminar dengan menghadirkan pengamat dan praktisi TIK Indonesia.

Panitia Festival TIK, Roni Muchtar, kepada ACEHKITA.COM, Rabu (13/9/2017) malam, menjelaskan, festival TIK yang mengusung tema “Literasi Internet, Pilar Ekonomi dan Pariwisata Digital Indonesia” bertujuan meningkatkan pemahaman kepada masyarakat akan pentingnya literasi internet sebagai pilar ekonomi digital masyarakat. “Kita ingin mewujudkan masyarakat informasi Indonesia yang berdaulat, membangun literasi internet masyarakat terutama untuk pengembangan usaha mikro, kecil dan menengah (UKM), sebagai pilar ekonomi digital Indonesia,” kata Roni Muchtar yang juga Ketua Regional Atjeh Movement (RATM) Kaskus Aceh.

Menurut Roni Muchtar, di era digital yang serba canggih ini, kehadiran internet telah mengubah pola distribusi informasi di kalangan masyarakat. Melalui kegiatan Festival TIK ini, masyarakat semakan sadar akan pentingnya penggunaan internet untuk sosialisasi wisata Indonesia secara menyeluruh. “Melalui acara ini juga kita berharap dapat membangun kapasitas Relawan TIK Indonesia sebagai bagian dari masyarakat informasi, penggerak ekonomi dan sosial berbasiskan TIK,” harapnya.

Roni Muchtar

Festik Aceh 2017 ini, kata dia, akan menghadirkan seminar yang diadakan dalam 2 sesi. Pada sesi pertama, tema yang dihadirkan adalah Membangun Ekonomi Kerakyatan UMKM melalui Literasi Internet. Pembicara yang akan hadir pada sesi pertama ini adalah Menkominfo Rudiantara, Gubernur Aceh Irwandi Yusuf, Ketua APJII Jamalul Izza, Rektor Unsyiah Samsul Rizal, Perwakilan ITU Mr. Wisit Atipayakoon, Chief Telkom Digital Service Arief Mustain, Ketua MPR RI Zulkifli Hasan, Anggota Wantiknas dan Ketua Umum Aptikom Prof. Zainal A. Hasibuan.

Pada seminar sesi 2, tema yang akan diangkat adalah TIK untuk Promosi Kebudayaan dan Pengembangan Kepariwisataan. Narasumber yang akan hadir pada sesi 2 ini adalah Direktur Pemberdayaan Informatika Kominfo Septriana Tangkary, SE.MM, Stafsus Menpar Bidang Komunikasi Don Kardono, Walikota Banda Aceh Aminullah Usman, Ketua PANDI Andi Budimansyah, Dirjen APTIKA Kominfo Semuel Pengerapan, ICT Watch Donny BU, Kabagdatin Setditjen Pothan Kemhan Kolonel Bagus Artijadi.

Roni menambahkan, Festik Aceh yang digelar Relawan TIK ini tak hanya berisi seminar. Festival TIK juga menghadirkan bermacam workshop dengan berbagai tema, di antaranya TIK Bagi Promosi dan Perlindungan Budaya, TIK Bagi Pemberdayaan Dayah dan Pesantren, TIK Bagi Pemberdayaan Gampong, TIK Bagi Usaha Mikro, Kecil dan Menegah, Menjaga Privasi Dan Sekuriti di Era Digital, Membangun Toko Online yang Sukses, dan Membangun Startup dan Teknopreneur.

Para peserta Festival TIK adalah pelajar, mahasiwa, penggiat wisata, pengembang UKM, aparatur pemerintah hingga tingkat gampong dan komunitas. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Tiga Pasien Positif COVID-19 di Aceh Sembuh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Tiga pasien positif corona atau COVID-19 di Aceh dinyatakan sembuh. Mereka diperbolehkan pulang setelah...

200 Pengemudi Ojek Daring di Aceh Peroleh Bantuan Sembako

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 200 pengemudi ojek daring di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar, Aceh, memproleh bantuan sembako dari Forum...

Update Corona di Aceh: Sudah 37 PDP COVID-19 Pulang dari RS dan Sehat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 37 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Virus Corona atau COVID-19 di Aceh dilaporkan sembuh dan telah pulang dari...

Update Corona di Aceh: ODP Bertambah Jadi 893, PDP 45, dan Hasil Swab EY Negatif

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona atau COVID-19 di Aceh kembali bertambah. Kali ini ODP bertambah 96 orang menjadi...

Surat Wali Nanggroe Kepada Para Tenaga Medis

Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk Malik Mahmud Al Haytar menyampaikan rasa terima kasih kepada para tenaga medis yang saat ini menjadi garda...

More Articles Like This