Friday, December 2, 2022
spot_img

Duet Irwandi-Nova Dideklarasikan

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Pasangan Irwandi Yusuf dan Nova Iriansyah resmi dideklarasikan sebagai bakal calon gubernur dan wakil gubernur yang akan meramaikan bursa pemilihan kepala daerah Aceh 2017. Pasangan Irwandi-Nova diusung oleh lima partai politik.

Deklarasi pasangan Irwandi-Nova berlangsung di Taman Budaya Aceh, Jalan Teuku Umar Seutui, Banda Aceh, Kamis (25/8/2016). Mereka diusung oleh Partai Demokrat, Partai Nasional Aceh, Partai Damai Aceh, Partai Kebangkitan Bangsa, dan PDI Perjuangan. Deklarasi Irwandi Yusuf dan Nova Iriansyah dihadiri ratusan relawan dan kader partai pengusung, termasuk Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Pandjaitan. Pasangan ini mengusung jargon “pilkada halal”.

Irwandi Yusuf merupakan gubernur Aceh periode 2007-2012. Ia mantan petinggi Gerakan Aceh Merdeka yang belakangan mendirikan partai politik lokal, Partai Nasional Aceh. Sedangkan Nova Iriansyah merupakan mantan anggota DPR RI dan kini menjabat ketua DPD Partai Demokrat Aceh.

Irwandi menyatakan keinginan kembali maju dalam pemilihan kepala daerah karena dilandasi beberapa hal. “Ada banyak yang pernah saya lakukan (selama menjabat dulu), bisa saya teruskan kembali. Yang belum terlaksanakan selama saya memimpin dan kali ini ingin saya laksanakan,” ujar mantan juru propaganda GAM itu. “Ada kekeliruan yang pernah saya buat, saya ingin mengoreksinya.”

Ia lantas bercerita tentang Aceh pada masa kepemimpinannya. Saat terpilih pada pilkada 2006, sebut Irwandi, Aceh berada pada tingkat kemiskinan paling parah di Indonesia. Ada 30 persen penduduknya hidup dalam kemiskinan.

Hanya saja, sebut Irwandi, pada saat itu ia hanya memfokuskan diri pada menjaga perdamaian Aceh yang baru seumur jagung. Seperti diketahui, saat itu GAM dan RI baru saja menandatangani pakta perdamaian. Selain itu, Aceh juga baru dihumbalang bencana tsunami.

“Saat itu saya hanya berambisi membuat Aceh aman pascakonflik dan menjaga perdamaian supaya tidak ada lagi tumpah darah,” kata Irwandi.

Namun, “ada pekerjaan ekstra yang harus saya lakukan, yaitu menurunkan angka kemiskinan,” ujar Irwandi, “angka kemiskinan yang 30 persen itu turun menjadi 17,8 persen pada tahun 2012.”

Irwandi bersama Muhammad Nazar mengakhiri tampuk kekuasaannya pada Februari 2012. Ia sempat mencalonkan diri lagi melalui jalur perseorangan pada pilkada 2012, namun gagal.

Maju di pilkada 2017 ini, Irwandi mengaku akan menitikberatkan program pada pengentasan kemiskinan. Pada masa menjabat dulu, Irwandi dikenal dengan program populisnya yaitu mengasuransikan kesehatan seluruh pemegang KTP Aceh melalui program Jaminan Kesehatan Aceh. Selain itu, ia menggagas pemberian beasiswa pendidikan bagi anak yatim dan dana desa. []

Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

Baca Tulisan Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Stay Connected

0FansLike
21,636FollowersFollow
23,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -

TERBARU