Sunday, November 17, 2019

DMDI Aceh Dikukuhkan

Must Read

Garuda Resmi Terbang ke Nagan Raya

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Maskapai Garuda Indonesia resmi mulai hari ini (Senin, 3 Februari 2015) melayani rute penerbangan...

Lagi, Gajah Sumatera Ditemukan Mati Mengenaskan

ACEH TIMUR -- Warga kembali menemukan seekor gajah Sumatera mati mengenaskan di areal perkebunan kelapa sawit di Desa Jambo...

Penembak Anggota TNI Divonis Bebas

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Majelis Hakim Pengadilan Negeri Banda Aceh memvonis bebas Briptu Yasir Arafat, pelaku penembak anggota...

Ketika Cinta Menjadi Salah Arti

DALAM satu jiwa, pasti telah ada sebuah gumpalan daging. Bila daging itu hitam maka hitam lah semua hidup ini,...

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Pengurus Dunia Melayu Dunia Islam  Aceh Periode 2016-2021 dikukuhkan, di Anjong Mon Mata Pendapa Gubernur Aceh, Minggu (04/12/2016).

DMDI Aceh dijabat oleh Zaini Abdullah dan Sekretaris Munawar Jalil. Para pengurus tersebut dilantik langsung oleh Presiden DMDI, Tan Sri Muhammad Ali bin Mohd Rustam.

Ketua DMDI Aceh, Zaini Abdullah, menyebutkan Bangsa Melayu memilili kekayaan khazanah budaya yang luar biasa. Mulai dari adat istiadat hingga kesenian Melayu, jika diamati semuanya mengandung unsur Islam. Namun demikian, seiring perubahan zaman, budaya melayu senantiasa mengalami perubahan. “Kita harus terus melestarikannya. Jika tidak akan terkikis,” ujarnya.

Presiden DMDI, Tan Sri Muhammad Ali bin Mohd Rustam, mengatakan Aceh punya peran besar dalam perkembangan dunia Islam dalam Bangsa Melayu. Ikatan kuat tersebut sudah terbangun sejak masa penjajahan Portugis. Kerajaan Aceh diketahui mengirim bantuan tentaranya ke Malaka untuk mengusir penjajah.

Tan Sri Muhammad Ali menyebutkan, semua bangsa Melayu harus bersama-sama mempertahankan kebudayaannya, adat serta agama Islam, sehingga tidak tergerus arus perubahan.

Sementara itu, Pelaksana Gubernur Aceh, Soedarmo, yang hadir dalam acara tersebut, mengharapkan mereka yang baru dikukuhkan bisa bekerja nyata dalam meningkatkan eksistensi dunia melayu dan dunia Islam di Aceh serta Indonesia.

Soedarmo yang kemudian membuka seminar internasional DMDI Aceh bertema Peran Perempuan Melayu dalam Percaturan Era Globalisasi menyebutkan semakin tua usia DMDI, organisasi tersebut harus lebih eksis dalam mensosialisasikan kebudayaan Melayu dan dunia Islam di berbagai belahan dunia.

“Semoga Melayu tidak pernah lekang ditelan zaman,” ujar Soedarmo. []

MH

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

‘Saweu Gampong’ Bertemu Ulama, Menag Fachrul Razi Tiba di Aceh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Menteri Agama Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn) Fachrul Razi tiba di Aceh melalui Bandara...

Bermain Imbang, Persiraja dan Sriwijaya FC Melaju ke Semifinal Liga 2 2019

Persiraja Banda Aceh lolos ke semifinal Liga 2 2019 setelah bermain imbang dengan Sriwijaya FC dalam laga terakhir babak 8 besar, Sabtu (16/11). Laga...

Masyarakat Aceh Masih Kurang Percaya Vaksin untuk Imunisasi Anak

Masyarakat Aceh masih kurang percaya dengan vaksin, hingga jumlah anak yang diimunisasi menjadi sangat rendah. Faktornya karena ada vaksin seperti untuk campak dan rubella...

Aceh Dilanda Gempa Magnitudo 5,1

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,1 dengan kedalaman 175 kilometer terjadi di perairan laut Kota Sabang, Aceh, Jumat (15/11/2019) pukul...

Gempa Berpotensi Tsunami Guncang Maluku Utara dan Sulut

JAKARTA | ACEHKITA.COM - Gempa bumi magnitudo 7,4 melanda perairan dekat Jailolo, Maluku Utara, dan Sulawesi Utara (Sulut) pada pukul 23.17 WIB. Badan Meteorologi...

More Articles Like This