Thursday, April 9, 2020

Distribusi Air Macet, PDAM Salahkan Pompa Warga

Must Read

SBY Peroleh 92,93 Persen

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh merilis hasil perhitungan cepat lembaga itu pada pukul 17.00...

Bangun Jalan di Gayo Lues, Pemerintah Aceh Alokasikan Anggaran Rp84,5 M

Pemerintah Aceh mengalokasikan anggaran sebesar Rp84,5 miliar untuk pembangunan enam ruas jalan dan satu abutmen jembatan di Gayo Lues....

Wisata Pantai

Sejumlah cafe tenda di pinggir Pantai Padang mulai dibuka kembali. Setiap harinya banyak warga Kota Padang berkunjung sambil menikmati...

Doa untuk Turki

Warga berdoa untuk korban gempa Turki di Masjid Rahmatullah Lampuuk, Aceh Besar, Jumat (28/10). Aksi ini bentuk keprihatinan rakyat...
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

BANDA ACEH|ACEHKITA.COM — Penggunaan pompa air oleh warga diklaim menjadi penyebab tersendatnya upaya PDAM Tirta Daroy menyalurkan air ke seluruh pelanggan di Kota Banda Aceh. Kebiasaan itu dipastikan tidak akan menyelesaikan permasalahan distribusi air jika warga tidak segera menghentikannya.

“Kita minta warga tidak menggunakan pompa untuk menarik air ke rumah, karena mengganggu distribusi,” kata Direktur PDAM Banda Aceh Junaidi, dalam konferensi pers di Water Treatment Plant (WTP) Lambaro, Aceh Besar, Jumat (5/2).

Kualitas distribusi air PDAM sering dikeluhkan warga. Sehingga penarikan air menggunakan pompa menjadi alternatif untuk mengaliri air ke rumah-rumah. Menurut Junaidi, penggunaan pompa menambah permasalahan PDAM dalam distribusi air, di samping kendala lain yakni instalasi yang rusak akibat tsunami dan kebocoran akibat sambungan ilegal.

“Kami tidak pernah produksi di bawah kebutuhan, tapi distribusi air terus dikeluhkan. Rupanya pompa air warga juga memicunya,” ujarnya pada acara yang dihadiri Walikota Banda Aceh Mawardi Nurdin, Perwakilan Swiss Agency For Develoment & Corporation, Laurent Nicole.

Junaidi mengatakan saat ini pihaknya telah mengaktifkan lima pompa yang setiap detiknya menghasilkan lima ratus liter air perdetik. ”Dengan asumsi 125 liter/orang/hari, ini harus sudah cukup untuk dua ratus ribu jiwa penduduk Banda Aceh,” ujarnya.

Sedang untuk instalasi yang rusak, pihak PDAM berjanji akan melakukan perbaikan, termasuk menertibkan sambungan liar. “Memang sejumlah bantuan pascatsunami telah diberikan untuk memperbaiki 400 kilometer jaring yang rusak, tapi belum mencukupi,” sebutnya. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Tiga Pasien Positif COVID-19 di Aceh Sembuh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Tiga pasien positif corona atau COVID-19 di Aceh dinyatakan sembuh. Mereka diperbolehkan pulang setelah...

200 Pengemudi Ojek Daring di Aceh Peroleh Bantuan Sembako

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 200 pengemudi ojek daring di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar, Aceh, memproleh bantuan sembako dari Forum...

Update Corona di Aceh: Sudah 37 PDP COVID-19 Pulang dari RS dan Sehat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 37 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Virus Corona atau COVID-19 di Aceh dilaporkan sembuh dan telah pulang dari...

Update Corona di Aceh: ODP Bertambah Jadi 893, PDP 45, dan Hasil Swab EY Negatif

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona atau COVID-19 di Aceh kembali bertambah. Kali ini ODP bertambah 96 orang menjadi...

Surat Wali Nanggroe Kepada Para Tenaga Medis

Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk Malik Mahmud Al Haytar menyampaikan rasa terima kasih kepada para tenaga medis yang saat ini menjadi garda...

More Articles Like This