Wednesday, November 30, 2022
spot_img

Delapan Santri Aceh Lulus Seleksi PBSB 2019

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Sebanyak 8 orang santri Aceh dinyatakan lulus seleksi Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) 2019, mereka yang dinyatakan lulus berhak untuk mengikuti pendidikan di sejumlah perguruan tinggi dan Ma’had Aly dalam negeri yang telah ditentukan.

Kakanwil Kemenag Aceh M Daud Pakeh menyampaikan pengumuman kelulusan tersebut dilakukan Kementerian Agama melalui Dirjen Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren di Jakarta, Senin (1/7). Sementara pelaksanaan ujian PBSB 2019 berbasis komputer atau Computer Based Test (CBT) serentak dilaksanakan di seluruh Indonesia pada 18 Juni 2019 lalu.

“Kami ucapkan selamat kepada anak-anak kami yang telah dinyatakan lulus, kalian adalah yang terbaik diantara yang baik, tetap istiqamah belajar dan jadilah teladan di tengah beragamnya budaya se Indonesia ketika anak-anak kami mulai pendidikan nanti, dimana santri dari berbagai daerah akan belajar bersama di perguruan tinggi tempat anak-anak kami lulus,” ucap Daud Pakeh.

Kepada 8 santri yang dinyatakan lulus seleksi PBSB 2019, Daud Pakeh juga berpesan supaya menjaga amanah orangtua dan guru, “Orangtua dan guru adalah orang yang telah mendidik anak-anak kami selama ini, jaga amanah mereka dengan baik yaitu melalui belajar dan memberikan prestasi terbaik serta menjaga diri dari hal-hal yang negatif,” pesan Kakanwil.

“Siapkan semua berkas dan dokumen yang diperlukan untuk pendaftaran ulang sesuai persyaratan, bila ada hal-hal yang ingin ditanyakan atau berkonsultasi dapat berhubungan dengan Bidang Pondok Pesantren di Kanwil Kemenag Aceh,” sebutnya.

Selain itu, Daud Pakeh juga berterima kasih kepada seluruh panitia yang telah menyukseskan penyelenggaraan PBSB 2019 di Aceh hingga selesai.

Seperti dilansir laman resmi Kemenag Aceh, berikut ini nama kedelapan santri Aceh dan program studi pada perguruan tinggi yang dinyatakan lulus (pengumuman selengkapnya dapat dilihat di sini) :

1. Dinah Fadhilah berasal dari Madrasah Ulumul Qur’an, Program Studi Kesehatan Masyarakat pada UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

2. Hani Uliya Pasya berasal dari Jabal Nur, Program Studi Pendidikan Dokter pada UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

3. Septiana Melala Gayo, berasal dari MA Ruhul Islam Anak Bangsa, Program Studi Ilmu Hadits.

4. Afifah Mulya Alamsyah, berasal dari Madrasah Ulumul Qur’an, Program Studi Ilmu Falak di UIN Walisongo Semarang.

5. M Ruful Athfal, dari MA Ruhul Islam Anak Bangsa, program studi Pengembangan Masyarakat Islam di UIN Sunan Ampel Surabaya.

6. Muhammad Hafidz, dari Dayah Insan Qur’ani, program studi Akutansi pada UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.

7. Husnan, dari Misbahul Ulum, program studi Tehnik Informatika pada Institut Teknologi 10 November Surabaya.

8. Rizka Zahara, dari Dayah Jeumala Amal, perguruan tinggi Ma’had Aly Hasyim Asyary.[]

Baca Tulisan Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Stay Connected

0FansLike
21,637FollowersFollow
23,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -

TERBARU