Daurah Al-Qur’an Ramadhan Kembali Digelar di Masjid Oman Al Makmur Banda Aceh

Daurah Al-Qur’an Ramadhan Kembali Digelar di Masjid Oman Al Makmur Banda Aceh
Daurah Al-Qur’an Ramadhan Kembali Digelar di Masjid Oman Al Makmur Lampriek Banda Aceh. (Foto: Dok. AMMAR)

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Setelah sempat batal dilaksanakan saat Ramadhan tahun lalu karena wabah corona, Daurah Al-Qur’an Ramadhan kembali digelar di Masjid Oman Al Makmur Lampriek, Kota Banda Aceh. Daurah Al-Qur’an pada Ramadhan tahun ini 1442 H berlangsung selama 20 hari terhitung sejak 16 April hingga 5 Mei mendatang.

Kegiatan Daurah Al-Qur’an Ramadhan tahun ini terasa berbeda, mengingat agenda tahunan Remaja Masjid Oman atau yang juga dikenal dengan AMMAR ini sudah sangat dirindukan oleh warga kota Banda Aceh terutama kalangan anak muda dan kanak-kanak yang pada tahun lalu tidak bisa mengikuti daurah karena pandemi COVID-19 yang melanda seluruh dunia.

AMMAR dalam keterangan tertulisnya menyebutkan, hal tersebut terlihat dari jumlah peserta yang mendaftar sebanyak 400 lebih pendaftar. Tapi peserta yang dapat diterima tahun ini hanya 290 peserta melihat kondisi pandemi yang belum berakhir meskipun angka kasus positif di Aceh sudah menurun sehingga peserta juga tetap diarahkan untuk menjaga protokoler kesehatan selama mengikuti kegiatan tersebut.

Daurah Al-Qur’an tersebut dibuka langsung oleh Ketua Umum Dewan Pengurus BKM Al-Makmur, Dr. Tgk. H. M. Jamil Ibrahim, pada Kamis (15/4/2021) bertempat di Masjid Oman Al Makmur Gampong Bandar Baru Lampriek, Banda Aceh.

Dalam sambutannya, Tgk Jamil Ibrahim menyampaikan bahwa di masa mendatang, kegiatan pendidikan dan pelatihan kaderisasi untuk para remaja dan anak-anak seperti ini harus lebih ditingkatkan, termasuk memberikan hadiah kepada yang berprestasi baik dari segi keteladanan (akhlak) maupun prestasi. Pengurus masjid nanti akan memberikan hadiah spesial bagi peserta teladan putra maupun putri.

“Pada tahun yang akan datang kegiatan seperti ini akan dibuat lebih meriah, dan bila memungkinkan, perlu juga disediakan baju seragam sehingga menambah semangat dan kesan positif dari para peserta,” sebutnya dalam keterangan tertulis dari Remaja Masjid Oman Al Makmur.

Tgk Jamil menyebut, para penghafal Al-Qur’an ini diharapkan mampu mengambil hikmah dan pelajaran dari Al-Qur’an yang mereka hafalkan untuk diterapkan dalam kehidupan. Sebagaimana sudah lazim diketahui bahwa membaca Al-Qur’an pada bulan Ramadhan akan mendapatkan pahala yang lebih banyak, apalagi bila ditambah dengan mempelajari dan menghafalkannya.

“Membaca Al-Qur’an akan membuat kita jadi cerdas dan di dalam hadits sudah dijelaskan bahwa sebaik-baik manusia adalah orang yang belajar dan mengajarkan Al-Qur’an,” ujarnya.

Di akhir sambutan, Tgk Jamil mengingatkan kepada panitia, peserta dan semua yang terlibat agar tetap mematuhi protokol kesehatan selama kegiatan berlangsung sesuai pedoman dari pemerintah terutama dalam pemakaian masker.

Daurah Al-Qur’an Ramadhan 1442 H ini akan berlangsung selama 20 hari, mulai 16 April hingga 5 Mei 2021, dan diikuti oleh 290 peserta dengan dibimbing 18 muhafidz (putra) dan 19 muhafidzah (putri), yang akan menyimak hafalan mereka setiap harinya.

Sementara itu, Ketua Panitia sekaligus Ketua Umum AMMAR Ustadz Mardani mengatakan, program Daurah Al-Qur’an yang menitikberatkan pada hafalan Al-Qur’an ini akan berlangsung dari pagi hari pukul 07.00 WIB hingga menjelang waktu Dzuhur. Kegiatan ini tidak hanya fokus pada menghafal Al-Qur’an saja, melainkan juga nanti akan diisi dengan materi tahsin selama 15 hari, 4 hari materi motivasi menghafal Al-Qur’an, dan di hari terakhir akan ditutup dengan lomba tahfizh surah Al-Baqarah bagi para peserta.

Ia menyebut, sebagai tambahan motivasi bagi peserta dan muhafizh-muhafizah, panitia juga akan memberikan hadiah spesial bagi peserta dan muhafizh teladan putra dan putri, “Karena kita berkomitmen menjadikan kegiatan Daurah Al-Qur’an di Masjid Oman ini senyaman dan sebahagia mungkin, sehingga peserta yang mengikuti kegiatan ini bisa menghidupkan bulan suci Ramadhan dengan fokus menghafal Al-Qur’an dan setelah selesai mengikuti kegiatan ini memiliki kesan baik yang sulit untuk dilupakan,” ujar Mardani.[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.