Wednesday, July 6, 2022
spot_img

Dana Wakaf Baitul Asyi Mulai Dibagikan untuk Jemaah Haji Aceh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Jemaah haji asal Aceh bakal mendapat kucuran dana wakaf Habib Bugak Asyi yang kini dikenal sebagai Wakaf Baitul Asyi. Besaran uang wakaf yang bakal diterima tiap jemaah mulai hari ini, Senin (6/8), sebesar 1.200 Riyal Saudi (SAR) atau sekira Rp 4.500.000.

Kegiatan pengambilan dana wakaf Baitul Asyi dipusatkan di masing-masing mushalla hotel/pemondokan yang ditempati jemaah Aceh, Senin 6 Agustus 2018.

“Pendistribusian uang wakaf tersebut akan dihadiri langsung nadzir wakaf Baitul Asyi Prof Dr Abdurrahman Abdullah Asyi, Syaikh Abdullatif Baltho dan Ustadz Muhammad Said sebagai bendahara wakaf,” terang salah satu petugas Wakaf Baitul Asyi, Jamaluddin Affan di Mekkah, sebaimana dikutip laman resmi Kemenag RI, Senin (6/8).

Pengambilan uang wakaf, sebut Jamal, tidak boleh diwakilkan kepada siapa pun. “Kecuali bagi jemaah yang benar-benar sakit berat, bisa diwakilkan,” katanya.

“Total dana wakaf yang dikeluarkan tahun ini sebesar Rp 20.286.000.000,” urai Jamal. Dijelaskannya, pembagian dana wakaf ini sendiri sudah berlangsung sejak satu dekade silam.

Laman resmi Kemenag menyebutkan, warisan Habib Bugak Asyi kepada masyarakat Aceh kini telah berharga lebih dari 200 juta riyal atau setara Rp 5,2 triliun sebagai wakaf fisabilillah. Pada saat ini, harta wakaf tersebut telah berkembang menjadi aset penting, di antaranya berupa Hotel Ajyad bertingkat 25. Hotel ini berjarak 500 meter dari Masjidil Haram.

Selain itu, Baitul Asyi kini juga menjelma menjadi Menara Ajyad bertingkat 28 yang berjarak sekitar 600 meter dari Masjidil Haram. Kedua hotel besar ini mampu menampung lebih 7.000 orang dan dilengkapi dengan infrastruktur yang lengkap.[]

Baca Tulisan Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Stay Connected

0FansLike
21,547FollowersFollow
23,400SubscribersSubscribe
- Advertisement -

TERBARU