Wednesday, April 8, 2020

Buku Pengalaman Istbat Nikah Pascakonflik, Diluncurkan

Must Read

Bantuan Terus Mengalir untuk Para Imigran

KUALA LANGSA | ACEHKITA.COM -- Pemerintah Kota Langsa mengarantina imigran asal Bangladesh dan Rohingya (Myanmar) di Kompleks Pelabuhan Kuala...

Gerebek Bandar Sabu, Polisi Langsa Ditembak

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Seorang personel Kepolisian Resort Langsa, Brigadir Syaril Rahmat (30), ditembak di bagian punggung atas...

FOTO | Peringatan Maulid Nabi

Ribuan warga menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad saw dengan penceramah Ustadz Syamsul Arifin Nababan di Masjid Raya Baiturrahman, Banda...

13 Imigran Sri Lanka Dipindahkan ke Jakarta

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Sebanyak 13 imigran Sri Lanka yang terdampar di Nagan Raya April lalu, akan dipindahkan...

LHOKSEUMAWE | ACEHKITA.COM – Relawan Perempuan untuk Kemanusiaan (RPuK) meluncurkan buku pengalaman pelayanan terpadu itsbat nikah di Aceh Utara yang berjudul ‘Melawan Takdir Kelam’ pada Rabu 8 Agustus 2018 di aula Hotel Rajawali, Lhokseumawe.

Buku yang ditulis oleh Teuku Kemal Fasya, Laila Juari dan Seri Rahayu ini mengangkat salah satu permasalahan pascakonflik di Aceh, yaitu masih banyaknya pasangan yang pernikahannya tidak tercatat secara kenegaraan.

Sekretaris Eksekutif RPuK, Laila Juari mengatakan selama empat tahun melakukan kerja-kerja pengorganisasian di Kecamatan Nisam Antara, pihaknya menemukan kebutuhan masyarakat di sana terhadap akta nikah.

Setelah Aceh damai, dokumen kependudukan khususnya akta nikah memiliki beragam fungsi. “Banyaknya kasus pernikahan yang tidak tercatat di masa lalu menyebabkan keluarga terhalang untuk memperoleh pelayanan perlindungan sosial seperti pelayanan kesehatan dan pendidikan yang menjadi hak dasar warga negara,” kata Laila.

Bahkan perempuan yang terikat dalam perkawinan tak tercatat ini tidak bisa melakukan apapun saat dirinya telah ditinggalkan oleh suaminya tanpa nafkah. Setelah melewati proses yang panjang, melalui Program Peduli dengan dukungan Kementerian Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan pelayanan terpadu itsbat nikah di Nisam Antara berhasil dilaksanakan.

Peluncuran buku ini dihadiri oleh Kepala Bappeda Aceh Utara, Zulkifli Yusuf, MTP, aktifis perempuan Indonesia, Samsidar dan tim penulis, Teuku Kemal Fasya. []

RPuK

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Tiga Pasien Positif COVID-19 di Aceh Sembuh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Tiga pasien positif corona atau COVID-19 di Aceh dinyatakan sembuh. Mereka diperbolehkan pulang setelah...

200 Pengemudi Ojek Daring di Aceh Peroleh Bantuan Sembako

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 200 pengemudi ojek daring di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar, Aceh, memproleh bantuan sembako dari Forum...

Update Corona di Aceh: Sudah 37 PDP COVID-19 Pulang dari RS dan Sehat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 37 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Virus Corona atau COVID-19 di Aceh dilaporkan sembuh dan telah pulang dari...

Update Corona di Aceh: ODP Bertambah Jadi 893, PDP 45, dan Hasil Swab EY Negatif

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona atau COVID-19 di Aceh kembali bertambah. Kali ini ODP bertambah 96 orang menjadi...

Surat Wali Nanggroe Kepada Para Tenaga Medis

Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk Malik Mahmud Al Haytar menyampaikan rasa terima kasih kepada para tenaga medis yang saat ini menjadi garda...

More Articles Like This