Wednesday, May 27, 2020

Bocah Lamseupeung Terkena Serpihan Granat di Kantor PA

Must Read

Harga Kedelai Mahal, Produsen Tahu Mogok Kerja

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM-- Sejumlah produsen tahu di Banda Aceh melakukan mogok kerja akibat mahalnya harga kacang kedelai yang...

Ini Agenda Hari Pertama Pj Gubernur di Aceh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Penjabat Gubernur Tarmizi A. Karim akan tiba di Banda Aceh besok siang. Apa saja...

Jurnalis Aceh Doakan Kontri Sun TV yang Tewas

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Puluhan wartawan di Aceh berdoa bersama untuk almarhum Ridwan Salamun, Kontributor SUN TV...

Belasan Pengungsi Rohingya Mau Nikah

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Belasan imigran Rohingya yang saat ini menghuni kamp penampungan sementara di Desa Blang Adoe,...
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Insiden penggranatan kantor Partai Aceh Kecamatan Lueng Bata menyebabkan seorang bocah menjadi korban. Sayed Habibi, bocah asal Desa Lamseupeung, Lueng Bata, terkena serpihan granat di kepala bagian belakang.

Informasi yang diperoleh acehkita.com, saat penggranatan kantor Partai Aceh Habibi dibonceng kakaknya melintas di jalan depan kantor Partai Aceh. Kakak-beradik ini hendak menuju Simpang Surabaya.

“Saat itu mereka mendengar suara ledakan sangat keras,” kata Razali Ismail, mantan kepala Desa Lamseupeung, Selasa (11/3/2014) malam.

Razali menyebutkan, kakak-beradik ini mengira suara ledakan keras tersebut berasal dari gardu PLN. Pasalnya, kantor Partai Aceh hanya terpaut 100 meter dari gudang PLN.

Bersaman dengan ledakan itu, Habibi mengeluhkan seperti terkena batu di kepala. Namun, saat diraba, kepalanya mengeluarkan darah. Melihat adiknya berdarah, sang kakak langsung pulang ke rumah. Habibi selanjutnya diboyong ke Rumah Sakit Kesdam untuk mendapat perawatan medis. “Lukanya dijahit tujuh kali,” kata Razali.

Sampai di sini, keluarga masih belum mengetahui Habibi terkena serpihan granat., hingga polisi menyambangi rumah korban. Polisi meminta Habibi untuk kembali dirawat di rumah sakit agar luka akibat serpohan granat itu diobati. Akhirnya, keluarga membawa Habibi ke Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin.

“Habibi mengaku agak demam,” ujar Razali yang ikut menemani keluarga Habibi.

Seperti diketahui, kantor Partai Aceh di Jalan Teungku Imuem Lueng Bata digranat pada Selasa (11/3) sekitar pukul 20.15 WIB. Granat jenis manggis itu meledak di halaman kantor. Serpihanya menyebabkan kaca jendela di lantai dua pecah, pingu berlubang, dan dua kubah masjid yang berada di samping kantor ikut bolong. [Attaya Alazkia]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Soal Larangan Mudik, Kankemenag Kabupaten/Kota se-Aceh Diminta Pantau ASN

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Pelaksana Tugas Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, Djulaidi, kembali mempertegas larangan mudik...

17 Tahun Darurat Militer Aceh: Merawat Ingatan Kolektif Dampak Kekerasan

KontraS Aceh menggelar diskusi publik via online Zoom Meeting, Selasa (19/5/2020). Pertemuan ini menguak pengalaman dari sudut pandang pembicara, yakni; Faisal Hadi (Manajer Program...

Update Corona 14 Mei: Kasus Positif Covid-19 di Aceh Tak Bertambah dalam Sepekan Terakhir

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Kasus positif terinfeksi virus Corona di Aceh tidak ada penambahan kasus baru dalam sepekan terakahir. Kasus positif Covid-19 terakhir...

Pasien Sembuh dari Covid-19 di Aceh Bertambah Jadi 12 Orang

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Pasien positif Covid-19 asal Bener Meriah berinisial BD (24), dinyatakan telah sembuh. Santri dari Pondok Pesantren Al-Fatah Temboro, Magetan,...

KONI Aceh Serahkan Bonus untuk Atlet Peraih Medali Pra-PON, Porwil dan SEA Games

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Komite Olahraga Nasiona Indonesia (KONI) Aceh menyerahkan bonus uang tunai kepada para atlet dan pelatih peraih medali di ajang...

More Articles Like This