Tuesday, February 18, 2020

BMKG Paparkan Kronologi Tsunami Selat Sunda

Must Read

KKR Aceh Mulai Ambil Kesaksian Korban

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi (KKR) Aceh merencanakan akan mulai mengambil pernyataan dan kesaksian dari...

FOTO | Hujan Belum Guyur Banda Aceh

Warga berkemas usai melaksanakan shalat istisqa di lapangan Blang Padang, Banda Aceh. Sampai hari ini, hujan belum mengguyur kota...

Tadah Hujan

Warga mengangkat bibit padi yang akan ditanam di Desa Keuneu-eu Kecamatan Peukan Bada, Aceh Besar, Minggu (13/12) pagi. Pola...

Irwandi Diminta Mundur

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), Jumat (17/12) petang...

JAKARTA | ACEHKITA.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkap kronologi secara rinci proses terjadinya tsunami Selat Sunda yang melanda pesisir pantai Banten dan Lampung pada Sabtu malam (22/12/2018) lalu.

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono menjelaskan Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) telah mendeteksi adanya aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau, Lampung, pada Jum’at (21/12).

Erupsi terjadi dengan tinggi kolom abu sekitar 400 meter di atas puncak dan 738 meter di atas permukaan laut. Kolom abu teramati berwarna hitam dengan intensitas tebal condong ke arah utara. Pada saat itu, Gunung Anak Krakatau berada pada status level II atau waspada.

“Sebelumnya, kami telah memberi peringatan dini gelombang tinggi yang berlaku pada 22 Desember 2018 pukul 07.00 WIB hingga tanggal 25 Desember 2018 pukul 07.00 WIB di wilayah perairan Selat Sunda dengan ketinggian 1,5-2,5 meter”, ujar Rahmat dalam keterangan tertulis, Minggu (30/12).

Kemudian, terjadi erupsi Gunung Anak Krakatau yang memicu longsor lereng Gunung Anak Krakatau seluas 64 Hektare pada Sabtu (22/12) pukul 20.56 WIB.

Selanjutnya, pukul 21.03 WIB peristiwa tercatat di sensor seismograph BMKG di Cigeulis Pandeglang (CGJ) dan beberapa sensor di wilayah Banten serta Lampung. Namun sistem proses otomatis gempa BMKG tidak memproses secara otomatis, karena sinyal getaran yang tercatat bukan merupakan sinyal gempabumi tektonik.

“Sistem Peringatan dini tsunami yang dimiliki BMKG saat ini hanya untuk tsunami yang disebabkan gempa bumi tektonik, sedangkan tsunami yang melanda Selat Sunda adalah akibat aktivitas vulkanik sehingga sistem peringatan dini tsunami tidak mampu memproses secara otomatis dan tidak memberikan warning tsunami,” papar Rahmat.

BMKG, lanjut Rahmar, tidak memonitor aktivitas Gunung Krakatau dan gunung api lainnya. Pengawasan ini dilakukan oleh pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Badan Geologi,Kementrian ESDM.

Tepat pukul 21.30 WIB, petugas Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG mendapat laporan kepanikan masyarakat di wilayah Banten dan Lampung, karena air laut pasang yang tidak normal. BMKG langsung melakukan pemeriksaan marigram Tide Gauge Badan Informasi Geospasial (BIG).

Hasilnya, terindikasi perubahan permukaan air laut di beberapa wilayah seperti di Pantai Jambu, Kabupaten Serang, dengan ketinggian air mencapai 0,9 meter, di Pelabuhan Ciwandan, Banten ketinggian airnya 0,35 meter, di Kota Agung, Lampung ketinggian air tercatat 0,36 meter, dan di Pelabuhan panjang, Kota Bandar Lampung tercatat ketinggian air 0,28 meter.

Melihat dari hasil catatan marigran tide gauge BIG, BMKG meyakini bahwa ini merupakan gelombang tsunami. Pukul 22.30 WIB, BMKG segera mengeluarkan keterangan pers terkait telah terjadi tsunami melanda Banten dan Lampung yang tidak dipicu oleh Gempa bumi tektonik. []

CNN INDONESIA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Daftar Nama 22 Petugas Haji 2020 Kloter Aceh yang Lolos Seleksi

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh mengumumkan 22 nama calon petugas haji Aceh yang...

Busana Rumoh Syar’i di Aceh Wedding Expo 2020 Dapat Pujian dari Ketua DWP

Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Setda Aceh, Safrida Yuliani, memuji keindahan busana muslim hasil karya Rumoh Syar'i. Ia terpukau menyaksikan peragaan model yang mengenakan...

Persiraja Resmi Kontrak Pemain Timnas Lebanon Samir Ayass

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Persiraja resmi mengikat kontrak pemain Timnas Lebanon, Samir Ahmed Ayass, selama satu musim. Tanda tangan kontrak pemain untuk slot...

Puluhan Anak Muda Aceh Suarakan Pemenuhan HKSR

Puluhan anak muda Aceh yang mewakili lintas komunitas dan Forum Perempuan Muda menyuarakan pemenuhan Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi (HKSR) untuk kelompok muda Aceh....

Jelang Kenduri Kebangsaan, Yayasan Sukma Gelar Seminar Keacehan di Unsyiah

Yayasan Sukma Bangsa bersama Forbes Anggota DPR dan DPD RI asal Aceh dan Universitas Syiah Kuala menggelar seminar Keacehan bertema ‘Kearifan Masa Lalu Kejayaan...

More Articles Like This