Sunday, February 23, 2020

Blogger Diminta Beretika dalam Menulis

Must Read

Bitung Kagumi PPID Banda Aceh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Pemerintah Kota Bitung, Sulawesi Utara, memuji kinerja pelayanan informasis publik yang dikelola Pejabat Pengelola...

Tgk Saiful Tersangka, Pengacara Nilai “Aneh”

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Muzakar, anggota Tim Pembela Muslim (TPM) Aceh yang menjadi pengacara Tgk Saiful Bahri, menilai...

FOTO | Buaya Sitaan

Petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam memindahkan dua ekor buaya hasil sitaan di Banda Aceh, Jumat (30/5). BKSDA bersama...

Curi Ikan, Kapal Malaysia Ditenggelamkan di Kuala Langsa

LANGSA -- Otoritas di Aceh menenggelamkan sebuah kapal berbendera Malaysia karena terlibat dalam kasus pencurian ikan di kawasan perairan...
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

JAKARTA | ACEHKITA.COM – Pertemuan blogger dalam event ASEAN Blogger Conference yang berlangsung 16-17 November yang lalu di Museum Pasifika, Nusa Dua, Bali, akhirnya membuahkan deklarasi bersama.

Para blogger bersepakat untuk menghormati hak kekayaan interlektual dan beretika. Dalam deklarasi itu, seorang blogger Risa Amrikasi sempat menyinggung masalah hukum yang dihadapi seorang blogger yang meniru tampilan situs jejaring sosial Facebook.

Makanya, pada deklarasi, di poin 5, mereka bersepakat untuk berikrar seperti ini: ‘We, the ASEAN bloggers, are committed to ethical and positive demeanor, respectful of the rights of authors attached to articles, photos, and videos, and other creative products‘.

Poin ini menurut Risa cocok untuk diterapkan kepada semua blogger, terlebih di Indonesia.

“Untuk itu, deklarasi yang sudah digaungkan bersama blogger perwakilan negara – negara ASEAN bisa jadi rujukan bahwa sudah seharusnya kesadaran Blogger Indonesia menghargai HAKI orang lain lebih ditingkatkan. Selama ini saya selalu mengajak para blogger untuk mengedepankan etika dalam menulis blog, berekspresi tanpa mengganggu hak- hak orang lain, dan menjunjung tinggi kesadaran akan Hak kekayaan intelektual orang lain,” ungkap Risa yang juga konsultan bidang HAKI ini, seperti dikutip dari Antara.

“Tetapi dalam kaitannya dengan kasus blogger Indonesia yang disomasi Facebook, kita harus tahu dulu duduk persoalan yang sebenarnya. Yang jelas, sebagai pegiat HAKI, saya ingin sekali rekan-rekan saya sesama blogger bisa paham mengenai HAKI terkait dengan dunia penulisan online agar mereka bisa lebih berhati-hati,” kata Risa.

Menurut Risa, dirinya sudah menyampaikan usulan untuk mengadakan sosialisasi HAKI bagi para blogger Indonesia dalam diskusi kecil di Museum Pasifika, Nusa Dua, dengan Advisor ASEAN Blogger Community Chapter Indonesia, Hazairin Pohan.

“Mengingat dalam presentasi perwakilan blogger dari negara-negara anggota ASEAN, isu terkait HAKI ini selalu disebut oleh mereka dan dalam sesi itu saya sebagai moderatornya,” ungkap pengamat hukum dan sosial itu.

“Keluhan mengenai ‘dimanfaatkan’nya karya intelektual mereka oleh pihak lain secara online maupun offline, adalah isu yang diungkap hampir sebagian besar dari mereka. Itu menunjukkan bahwa blogger adalah pihak yang rentan terhadap pembajakan, tetapi di lain pihak juga potensial menjadi pelaku pembajakan,” tambahnya.

Konferensi Blogger ASEAN yang digagas oleh ASEAN Blogger Community merupakan bagian partisipasi masyarakat ASEAN agar membuat para peserta yang ikut dari berbagai perwakilan Indonesia dan negara ASEAN untuk melakukan sumbangsih ide dan gagasan tentang implementasi piagam ASEAN menuju pembentukan komunitas ASEAN 2015 yang people oriented dan people driven.

Namun diakui oleh Risa, si penulis novel Good Lawyer ini, acara konferensi tingkat ASEAN tersebut kurang seru serta dirinya hanya menjadi sebagai penengah sekaligus pendengar saja.[*/antara]

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Diskusi Quo Vadis Rencana Investasi Aceh, Yuk!

Institute for Strategic and Policy Studies (ISPS) yang berkantor di Jakarta, bekerja sama dengan Aceh Bisnis Club (ABC) Jakarta,...

Wali Nanggroe Bertemu Dubes Uni Eropa Bahas MoU Helsinki

JAKARTA | ACEHKITA.COM - Wali Nanggroe Malik Mahmud Al-haythar bertemu Duta Besar (Dubes) Uni Eropa delegasi untuk Indonesia dan Brunei Darussalam Vincent Piket, membahas...

Daftar Nama 22 Petugas Haji 2020 Kloter Aceh yang Lolos Seleksi

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh mengumumkan 22 nama calon petugas haji Aceh yang lulus dalam seleksi petugas haji...

Busana Rumoh Syar’i di Aceh Wedding Expo 2020 Dapat Pujian dari Ketua DWP

Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Setda Aceh, Safrida Yuliani, memuji keindahan busana muslim hasil karya Rumoh Syar'i. Ia terpukau menyaksikan peragaan model yang mengenakan...

Persiraja Resmi Kontrak Pemain Timnas Lebanon Samir Ayass

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Persiraja resmi mengikat kontrak pemain Timnas Lebanon, Samir Ahmed Ayass, selama satu musim. Tanda tangan kontrak pemain untuk slot...

More Articles Like This