Thursday, April 2, 2020

Batalkan Usaha Tambang, Plt Gubernur Aceh Temui Menteri ESDM

Must Read

Jelang Pembukaan, Arena PKPJ Ramai

TRIENG GADENG | ACEHKITA.COM -- Arena Pekan Kebudayaan Pidie Jaya (PKPJ) II yang dipusatkan di Pantai Kuthang Trieng Gadeng...

Polda Aceh Sebar 840 Personil ke Daerah

Kepolisian Daerah Aceh melakukan apel kesiapan personil pengamanan Tempat Pemungutan Suara di Mapolda Aceh, Banda Aceh (10/2/2017). Sebanyak 840...

Mahasiswa IAIN Diskusi ‘Garamku Tak Asin Lagi’

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Lebih dari 100 mahasiswa Syariah IAIN Ar-Raniry hadir pada pemutaran dan diskusi film “Garamku...

Panorama Taman Laut Sabang

Ini adalah panorama bawah laut di sekitar Pulau Rubiah dan Seulako, Sabang. Aneka ragam biota laut ini bisa ditemukan...
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

Pelaksana Tugas Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, pada hari ini, Kamis (25/4) bertemu dengan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan untuk membicarakan pembatalan izin pertambangan PT Emas Mineral Mumi (PT EMM) di Beutong Ateuh dan Takengon, Aceh.

Dalam pertemuan tersebut, Plt. Gubernur Aceh tampak serius dan bersahaja di ruang kerja Menteri ESDM di jalan Merdeka Selatan, Jakarta. “Alhamdulillah Bapak Menteri mendukung upaya pemerintah dan masyarakat Aceh guna pembatalan tersebut,” ujar Plt. Gubernur Aceh Nova Iriansyah, Kamis, 25 April 2019.

Pemerintah Aceh menyesalkan dengan diterbitkannya Izin Usaha Pertambangan (IUP) ekspoitasi emas di Aceh oleh PT EMM. Sebab, hal tersebut tidak sesuai dengan kekhususan Aceh sebagaimana ditegaskan dalam Pasal 156 Undang-undang Pemerintahan Aceh (UUPA).

Diketahui, pada awal April ribuan mahasiswa dari berbagai kampus di Aceh menggelar unjuk rasa selama tiga hari menuntut Pemerintah Aceh mencabut izin PT EMM. Perusahaan tambang yang bakal beroperasi di Nagan Raya, Aceh ini mendapat izin untuk menguasai 10 ribu hektare lahan.

Dalam pertemuan yang berlangsung selama 20 menit bersama Ignasius Jonan, turut hadir istri Plt. Gubernur Aceh Dyah Erti Idawati, Asisten II, Taqwallah, dan Kepala Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA), Almuniza Kamal.[ADV]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Update Corona di Aceh: ODP Bertambah Jadi 893, PDP 45, dan Hasil Swab EY Negatif

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona atau COVID-19 di Aceh kembali bertambah. Kali ini...

Surat Wali Nanggroe Kepada Para Tenaga Medis

Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk Malik Mahmud Al Haytar menyampaikan rasa terima kasih kepada para tenaga medis yang saat ini menjadi garda...

Ruang Outbreak Pinere RSUDZA Dijadikan Tempat Isolasi Pasien COVID-19

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - RSUDZA Banda Aceh telah memiliki 12 ruang Outbreak Pinere (Penyakit Infeksi New-Emerging dan Re-Emerging) pada Selasa (31/3/2020). Ke-12 ruang...

Update Corona di Aceh: 5 Positif, 2 Meninggal, 44 PDP, 797 ODP

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Angka Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona di Aceh bertambah 177 orang menjadi 797 orang per Selasa (31/3/2020) pukul 15.00...

Cegah Corona, Masjid Raya Baiturrahman Disemprot Disinfektan Sebelum Salat Jumat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Enam belas personel gabungan dari unit KBR (kimia, biologi, radio aktif) Detasemen Gegana Satuan Brimob Kepolisian Daerah Aceh dan...

More Articles Like This