Wednesday, February 28, 2024
spot_img

Banda Aceh Lantik 669 Pejabat, Diklaim Lebih Efisien

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Sebanyak 669 pejabat Eselon II, III dan IV di lingkungan Pemerintah Kota Banda Aceh dilantiK. Mereka dilantok secara terpisah dalam beberapa kelompok. Gelombang pertama yang dilantik oleh Plt Walikota Banda Aceh Ir Hasanuddin Ishak dilakukan di Aula Madani Lantai IV, Gedung A Balaikota, Jumat 30 Desember 2016.

Kelompok pertama dilantik berjumlah 134 orang. Mereka adalah Eselon II 27 orang, Eselon IIIa 57 orang, Eselon IIIb 3 orang jajaran BKPSDM, Eselon IV jajaran BKPSDM 13 orang, Eselon II jajaran Setda Kota 28 orang dan Eselon IV jajaran Sekwan 6 orang.

Sementara untuk kelompok kedua, dilantik pada pukul 14.30 Wib di tempat yang sama sebanyak 147 orang. Pelantikan dilakukan oleh Sekda kota Banda Aceh, Ir Bahagia. Kemudian pada waktu yang sama juga dilakukan pelantikan oleh Asisten Admintrasi Umum Setdakota Banda Aceh, M Nurdin S Sos di Gedung ITLC Banda Aceh. Ada 178 pejabat yang dilantik M Nurdin.

Pelantikan juga berlangsung di Aula Lantai II Gedung C Komplek Balaikota Banda Aceh. Sebanyak 97 pejabat di jajaran Satpol PP, Kecamatan, MPU, MPD, MAA, Baitul Mal dan DPMG akan dilantik oleh Asisten Pemerintahan, Keistimewaan dan Kesejahteraan Rakyat, Bachtiar.

Selanjutnya Jumat malam juga dilakukan pelantikan oleh Sekdakota di Aula Madani lantai II, gedung A Balaikota Banda Aceh. Sebanyak 113 pejabat di jajaran Dinkes, Damkar, Dinsos, Disnaker, PPKB, Dinas Pangan, RSUD Meuraxa dan Dinas Pariwisata akan dilantik.

Hasanuddin Ishak dalam sambutannya menyampaikan Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 tentang perangkat daerah telah mengamanatkan penataan organisasi perangkat daerah yang rasional, proporsional, efektif serta efisien.

“Peraturan tersebut mengharuskan setiap daerah untuk menata organisasi perangkat daerah baik Dinas, Badan, sekretariat maupun Kecamatan,” ujarnya.

Meski ada beberapa Dinas dan Badan baru yang muncul, namun Hasanuddin mengungkapkan penataan organisasi perangkat daerah di Kota Banda Aceh mengalami efisiensi sebanyak 4 persen.

“Dari total jabatan lama sebanyak 707 jabatan di 39 SKPD, setelah dilakukan penataan menjadi 679 jabatan dengan jumlah SKPD 45,” ungkap Hasanuddin.

Menurutnya, banyak pejabat yang dilantik mengalami mutasi tugas, baik di tingkat eselon II, eselon III, maupun eselon IV. Namun banyak juga yang tetap dikukuhkan pada jabatannya semula. Keputusan tersebut tentunya dilakukan dengan berbagai pertimbangan akan kebutuhan dari organisasi. Pertimbangan tersebut telah dibahas di berbagai level yang berbeda dan telah disepakati oleh tim Baperjakat dan Pimpinan Daerah tanpa adanya intervensi dan pengaruh dari pihak-pihak tertentu.

”Penilaian kami adalah objektif sesuai dengan kebutuhan teknis organisasi maupun hasil evaluasi kinerja dari aparatur yang bersangkutan,” tegasnya.

Berikut beberapa nama-nama pejabat eselon II yang dilantik;

–   Bachtiar S.Sos, sebagai Asisten Pemerintahan, Keistimewaan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakota

–   Iskandar S.Sos, sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakota

–   M Nurdin S.Sos, sebagai Asisten Administrasi Umum Setdakota

–   Syaridin S.Pd, M.Pd, sebagai Kepala Dinas Pensisikan dan Kebudayaan

–   dr Media Yulizar MPH, sebagai Kepala Dinas Pemeberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana

–   Ir Samsul Bahri M.Si, Sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang

–   Jalaluddin ST, MT, sebagai Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman

–   Drs Ridwan, sebagai Kelapa Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan

–   Drs Dwi putrasyah, sebagai Kepala Dinas Sosial

–   Ir T Iwan Kesuma, sebagai Kepala Dinas Pangan, Pertanian, Kelautan dan Perikanan

–   Drs T Samsuar M.Si, sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Keindahan Kota

–   Drs Muzakkir M.Si, sebagai kepala Dinas Perhubungan

–   Ir Syukri M.Sc, sebagai Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik

–   Rizal Junaedi SE, sebagai Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan

–   Drs Rizha MM, sebagai Kepala Dinas Pariwisata

–   Ir Gusmeri MT, sebagai Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan

–   Drs Purnama Karya MM, sebagai Kepala Badan Pengelolaan Keuangan

–   Dra Emila Sovayana, sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya manusia

–   Fadhil S.Sos MM, sebagai Kepala badan Penanggulangan Bencana Daerah. []

Baca Tulisan Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Stay Connected

0FansLike
21,903FollowersFollow
24,300SubscribersSubscribe
- Advertisement -

TERBARU