Wednesday, February 26, 2020

Aceh Jalur Masuk Sabu-sabu ke Indonesia

Must Read

Mayat di Pulo Aceh Berkelamin Perempuan

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM- Tim Badan Search and Rescue Nasional (Basarnas) berhasil mengevakuasi jenazah wanita yang belum diketahui identitasnya...

Tahapan Pilkada Mengacu Pada Qanun Lama

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh akan menggunakan Qanun No 7/2006 sebagai landasan pelaksanaan pemilihan...

Pengamanan Pilpres Tidak Ditambah

BANDA ACEH| ACEHKITA.COM – Pemerintah Aceh tidak menambah jumlah personil pengamanan Pemilu presiden, 8 Juli mendatang. Irwandi Yusuf, Gubernur...

FOTO | Rosa Telah Berumur Setahun

Rosa, bayi gajah sumatera berumur setahun di lokasi Pusat Latihan Gajah Saree, Aceh Besar, Minggu (29/9) malam. Rosa bersama...
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Kepala Kepolisian Daerah Aceh Inspektur Jenderal Iskandar Hasan menyebutkan, Aceh menjadi jalur peredaran sabu-sabu internasional yang dipasok ke Indonesia.

“Aceh hanya buat lewat, karena ini dulu jalur klasik,” kata Kapolda Iskandar Hasan kepada wartawan di Mapolda Aceh, Senin (10/10).

Pernyataan ini disampaikan Kapolda setelah berhasil menangkap tiga pelaku penyelundupan sabu-sabu dari Malaysia, Jumat lalu. Tak hanya menangkap tiga pelaku, polisi dan Bea Cukai Bandara Sultan Iskandar Muda juga berhasil menyita 4,3 kilogram sabu-sabu senilai Rp8 miliar lebih.

Menurut Kapolda, jalur yang sering dijadikan sebagai pintu masuk peredaran sabu-sabu dari jaringan internasional yaitu melalui laut. Namun, belakangan modus operandi mereka mulai berubah dengan menempuh jalur udara.

Jalur laut dipilih, sebut Kapolda, karena pengawasan di pesisir pantai relatif longgar. “Gampang lewat melalui laut. Bisa di sela-sela pohon bakau untuk memasukkan sabu-sabu ke Indonesia,” kata Iskandar.

Jalur klasik Aceh dulu digunakan untuk memasok senjata pada masa konflik masih membuncah di Provinsi Aceh.

Iskandar Hasan menambahkan, sabu-sabu yang masuk ke Aceh umumnya berasal dari Malaysia. “Aceh hanya buat lewat. Dan orang-orang Aceh dipakai hanya untuk pembawa, kurir. Bosnya ada di Medan dan Jakarta,” tandas mantan Kepala Divisi Humas Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia ini. “Kurir dibayar dengan biaya cukup menjanjikan, 25 juta rupiah per kilogram.”

Kapolda Iskandar Hasan menduga, sabu-sabu ini diperoleh dari sindikat internasional. Sebelum dipasok ke Malaysia, sabu-sabu ini berasal dari Iran atau negara Timur Tengah lainnya.

Karena Aceh digunakan sebagai jalur penyebaran sabu-sabu oleh sindikat internasional, Kapolda mengajak masyarakat Aceh untuk ikut membantu polisi memberantas peredaran barang haram itu. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Jajan Pakai Uang Palsu, Dua Warga Aceh Ditangkap Polisi

LHOKSEUMAWE | ACEHKITA.COM - Dua warga Aceh ditangkap polisi di Kota Lhokseumawe, setelah jajan makanan dan minuman dengan uang...

Diskusi Quo Vadis Rencana Investasi Aceh, Yuk!

Institute for Strategic and Policy Studies (ISPS) yang berkantor di Jakarta, bekerja sama dengan Aceh Bisnis Club (ABC) Jakarta, dan Donya Ekonomi Aceh (DEA),...

Wali Nanggroe Bertemu Dubes Uni Eropa Bahas MoU Helsinki

JAKARTA | ACEHKITA.COM - Wali Nanggroe Malik Mahmud Al-haythar bertemu Duta Besar (Dubes) Uni Eropa delegasi untuk Indonesia dan Brunei Darussalam Vincent Piket, membahas...

Daftar Nama 22 Petugas Haji 2020 Kloter Aceh yang Lolos Seleksi

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh mengumumkan 22 nama calon petugas haji Aceh yang lulus dalam seleksi petugas haji...

Busana Rumoh Syar’i di Aceh Wedding Expo 2020 Dapat Pujian dari Ketua DWP

Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Setda Aceh, Safrida Yuliani, memuji keindahan busana muslim hasil karya Rumoh Syar'i. Ia terpukau menyaksikan peragaan model yang mengenakan...

More Articles Like This