Tuesday, April 7, 2020

Aceh Buka Akses bagi UNHCR dan IOM

Must Read

Partai Aceh Deklarasi Calon Gubernur dan Bupati

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Partai Aceh mendeklarasikan bakal calon gubernur dan bupati/walikota yang akan mengikuti pemilihan kepala daerah...

Aneh, Terdakwa Sabu Kabur Saat Disidang

BANDA ACEH -- Tomi Zulkarnaini kabur tak lama setelah hakim Pengadilan Negeri Banda Aceh membuka persidangan, Rabu (6/1/2016). Sejatinya,...

Tangani Ebola, MSF Tambah Tim ke Mali

MALI -- Setelah satu kasus baru Ebola terdeteksi di Bamako, ibukota Mali pada 11 November, organisasi medis internasional Médécins...

FOTO | Lepas Tukik

Seekor tukik penyu belimbing mencoba bertahan dari ombak saat dilepasliarkan ke laut lepas di Pantai Jalang Kecamatan Lhoknga, Aceh...
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Otoritas Aceh akhirnya memberikan kelonggaran bagi Badan PBB urusan Pengungsi (UNHCR) dan IOM dalam menangani para migran Tamil, Srilanka, di pantai Lhoknga, Aceh Besar. Sikap melunak ini diambil setelah kondisi kapal migran semakin kandas diterpa gelombang dan badai.

Akses terhadap staf UNHCR dan IOM dibuka mulai Selasa pagi. Dua staf UNHCR diizinkan berbicara dengan sejumlah migran di lokasi penampungan sementara. Sedangkan tim dokter IOM juga dilibatkan dalam pemeriksaan kesehatan.

Sikap melunak ini diperlihatkan otoritas Aceh setelah kapal migran yang berada di bibir pantai, kembali kandas dihantam gelombang dan angin badai. Kini posisi kapal tidak memungkinkan lagi digunakan berlayar, karena mesin terendam air. Kapal pun sudah miring 45 derajat dan sangat mudah dimasuki air gelombang.

Kepala Divisi Keimigrasian Kemenkumham Aceh Achmad Samadan menyebutkan, kehadiran UNHCR dan IOM untuk proses pendataan migran secara menyeluruh.

“Keberadaan mereka untuk mendata saja, supaya lebih lengkap datanya secara keseluruhan agar kita jadi tahu siapa mereka sebenarnya. Jangan2 data yang diberikan ke kita sebelumnya tidak valid, banyak singkatan-singkatannya,” ujarnya.

Kemarin, Senin, upaya penarikan kapal migran ke laut lepas sempat berhasil. Namun karena gelombang tinggi dan angin kencang, kapal kembali diseret ke bibir pantai.

Kapal berbendera itu sempat mengalami kebocoran dan kerusakan mesin. Otoritas Aceh telah memperbaiki kerusakan mesin dan menambal bodi yang bolong. Selain itu, Aceh juga mempersiapkan 7 ton solar, oli, makanan, minuman, serta kebutuhan selama pelayaran.

Menurut rencana awal, kapal akan ditarik ke lautan lepas dan dikawal oleh KRI Teluk Sibolga hingga ke perbatasan.

Para migran mengaku ogah kembali ke India. Mereka meminta Pemerintah Indonesia menyediakan kapal baru agar bisa melanjutkan perjalanan ke.Chrismas Island di Australia.

“Saya tidak mau kembali ke India,” kata Sudha, salah seorang migran.

Bersama suami dan seorang anaknya, Sudha ingin menuju tanah harapan di Chrismas Island. “Saya mau mencari kehidupan yang lebih baik,” ujar perempuan yang tengah hamil enam bulan ini. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Tiga Pasien Positif COVID-19 di Aceh Sembuh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Tiga pasien positif corona atau COVID-19 di Aceh dinyatakan sembuh. Mereka diperbolehkan pulang setelah...

200 Pengemudi Ojek Daring di Aceh Peroleh Bantuan Sembako

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 200 pengemudi ojek daring di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar, Aceh, memproleh bantuan sembako dari Forum...

Update Corona di Aceh: Sudah 37 PDP COVID-19 Pulang dari RS dan Sehat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 37 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Virus Corona atau COVID-19 di Aceh dilaporkan sembuh dan telah pulang dari...

Update Corona di Aceh: ODP Bertambah Jadi 893, PDP 45, dan Hasil Swab EY Negatif

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona atau COVID-19 di Aceh kembali bertambah. Kali ini ODP bertambah 96 orang menjadi...

Surat Wali Nanggroe Kepada Para Tenaga Medis

Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk Malik Mahmud Al Haytar menyampaikan rasa terima kasih kepada para tenaga medis yang saat ini menjadi garda...

More Articles Like This